Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kendal Tornado Siap Adu Mental
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Kendal Tornado Siap Adu Mental

Kalau stadion bisa ngomong, Jatidiri mungkin sudah hafal rasanya laga panas. Jumat, (30/1/2026) nanti, stadion kebanggaan Semarang ini lagi-lagi jadi panggung ujian mental, bukan cuma soal taktik, tapi soal nyali.

T. Budianto
Last updated: Januari 29, 2026 2:56 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Pelatih Kepala Kendal Tornado FC, Stefan Rulin Kelches didampingi pemain Haikal Al Hafiz memebrikan keterangan dalam Pre Match Press Conference, Kamis (29/1/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang bakal menjamu Kendal Tornado FC di Stadion Jatidiri dalam laga lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026, Jumat (30/1/2026). Sejak jadwal diumumkan, laga ini sudah diprediksi berjalan panas sejak peluit awal.

Kendal Tornado FC datang dengan kewaspadaan penuh. Bukan tanpa sebab, PSIS sekarang bukan versi lama. Sejak ditangani pelatih anyar Jafri Sastra, performa Mahesa Jenar disebut mengalami peningkatan signifikan, lebih rapi, lebih solid, dan lebih percaya diri.

Pengakuan itu datang langsung dari pelatih kepala Kendal Tornado FC, Stefan Rulin Kelches, Kamis (29/1/2026). Menurut Stefan, PSIS yang akan dihadapi besok adalah tim yang jauh lebih matang dibanding pertemuan di putaran pertama. Kombinasi pengalaman pelatih baru dan komposisi pemain membuat tekanan laga kali ini terasa berbeda.

“Tekanan pertandingan jelas beda. Tensinya juga beda. PSIS punya suporter besar, fanatisme tinggi, pelatih baru, dan materi pemain yang kuat,” ujar Stefan dalam konferensi pers di Stadion Jatidiri, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Bos PSIS Pengin Jatidiri Tetap Jadi Tempat Panen Poin

Apalagi, PSIS sedang berada di jalur positif. Hasil-hasil meyakinkan di beberapa laga terakhir bikin kepercayaan diri tuan rumah naik. Tapi hal itu tak lantas bikin Kendal Tornado FC ciut nyali.

“Mereka memang punya skuad baru dan hasil positif. Tapi kami juga tidak kalah percaya diri,” tegasnya. Rasa pede Kendal Tornado FC bukan sekadar modal omongan. Dari delapan laga terakhir, tim asal Kendal ini sukses meraih poin di enam pertandingan. Dua kekalahan tetap ada, tapi Stefan menilai capaian itu wajar, mengingat mayoritas pemainnya masih muda.

Tantangan Berbeda

“Enam dari delapan laga kami bisa ambil poin. Itu bukan hasil buruk, apalagi ini musim pertama kami mencicipi atmosfer Liga 2,” jelasnya. Stefan juga menyinggung kerasnya persaingan di Grup Timur Liga 2. Setiap laga disebut punya tantangan berbeda dan menuntut mental kuat, terutama bagi pemain muda.

“Grup Timur itu keras. Tapi justru di situ anak-anak belajar. Kami terus evaluasi, bicara dari hati ke hati dengan pemain, supaya besok bisa tampil maksimal,” katanya.

Menariknya, bermain di Stadion Jatidiri justru dianggap keuntungan tersendiri bagi Kendal Tornado FC. Stadion ini pernah jadi home base mereka, sehingga kondisi lapangan bukan hal asing.

“Kami sudah tahu kualitas lapangan di sini. Panjang, lebar, semuanya. Jadi tidak ada alasan tidak kenal lapangan. Itu keuntungan buat kami,” ungkap Stefan.

Baca juga: COO PSIS: Enam Poin Harga Mati

Laga ini juga punya nilai emosional bagi sang pelatih. Ia mengaku sudah lama tak merasakan atmosfer Jatidiri yang dikenal bergemuruh oleh dukungan suporter PSIS.

“Untuk saya pribadi, ini juga keuntungan. Sudah lama saya tidak merasakan atmosfer Jatidiri. Besok saya ingin membawa suasana itu ke permainan Kendal Tornado FC,” pungkasnya.

Jadi, laga yang bakal mentas Jumat, (30/1/2026) di Jatidiri bukan cuma soal rumput dan tribun. Ini soal siapa yang kuat menahan tekanan, siapa yang goyah oleh sorak. Karena di Liga 2, kadang yang kalah bukan yang lemah strategi, tapi yang kalah mental duluan.  (tebe)

You Might Also Like

Final Soekarno Cup 2025: Adu Tajam Wawan vs Ade Ivan, Siapa Jadi Raja Gol?

Rafinha Jadi Pembeda, PSIS Pulang Bawa Tiga Poin

Kebumen vs Magelang, Perebutkan Tiket Terakhir ke Perempat Final Soekarno Cup 2025

Dua Kiper Timnas Menang, Sinyal Bagus Jelang ASEAN Cup

Mental Lagi Naik, Barito Jadi Korban Berikutnya?

TAGGED:kendal tornadoliga 2Mahesa JenarPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand
Next Article Banyak Jalan Ambyar: DPRD Minta Pemkot Gercep Perbaiki

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Diperkuat Bagus-Bagas, Kabupaten Magelang Berpeluang Menangi Play Off Soekarno Cup 2025

Juni 13, 2025
Sepak Bola

Mees Hilgers Kembali Gabung Timnas

Mei 30, 2025
Sepak Bola

Andri Minta Pemain Tetap Fokus

Februari 24, 2026
Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9).
Sepak Bola

Garuda Muda Tumbang, SUGBK Banjir Airmata

Agustus 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kendal Tornado Siap Adu Mental
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?