Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Beda Sikap! China Tolak Keras Dewan Perdamaian Trump, Indonesia Manut Amerika
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Beda Sikap! China Tolak Keras Dewan Perdamaian Trump, Indonesia Manut Amerika

R. Izra
Last updated: Januari 24, 2026 9:02 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Presiden China Xi Jinping.
Presiden China Xi Jinping.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Di saat Indonesia resmi ikut Dewan Perdamaian -ada juga yang nyebut Dewan Keamanan- bentukan Donald Trump, China justru ambil sikap kebalikannya.

Presiden Xi Jinping dengan tegas bilang: urusan perdamaian dunia itu jalurnya PBB, bukan forum baru bikinan satu negara, apalagi Amerika Serikat (AS).

Pesan itu disampaikan Xi saat teleponan dengan Presiden Brasil Lula, di tengah ramainya perdebatan soal Dewan Perdamaian yang dinilai bisa “menyalip” peran PBB.

Bacaaja: Indonesia Gabung Dewan Keamanan Trump Bayar Rp16,9 Triliun? Nurut Banget Sama Amerika
Bacaaja: Blak-blakan! Alasan Trump Serang Venezuela: Mari Kita Hasilkan Uang!

Awalnya, dewan ini digadang-gadang buat ngawasin rekonstruksi Gaza. Tapi masalahnya, mandatnya nggak dibatasi cuma Palestina. Artinya, dewan ini bisa ngurus hampir apa saja.

Bahkan Trump sendiri bilang, setelah terbentuk penuh, dewan itu bisa “melakukan hampir apa pun”. Klaim ini yang bikin banyak negara Eropa, plus China dan Brasil, langsung pasang kuda-kuda.

China jelas: PBB tetap harus jadi pusat tata kelola global. Xi menegaskan, di dunia yang lagi berantakan, negara seperti China dan Brasil harus berdiri di “sisi sejarah yang benar”—menjaga keadilan internasional dan peran PBB.

Sikap ini konsisten dengan posisi Beijing selama ini yang menolak reformasi global versi sepihak, apalagi kalau ujungnya bikin lembaga internasional kehilangan taring.

Di sisi lain, Indonesia memilih jalur berbeda. Presiden Prabowo memutuskan masuk ke Dewan Perdamaian Trump dengan alasan ingin ikut mengawal perdamaian dari dalam.

Langkah ini dinilai pragmatis: daripada ditinggal, mending ikut dan punya suara. Tapi risikonya juga nyata—Indonesia bisa dianggap ikut melegitimasi forum baru yang posisinya abu-abu dan belum jelas akuntabilitasnya ke PBB.

Kontrasnya makin kelihatan. China dan Brasil masih menahan diri, khawatir Dewan Perdamaian justru jadi jalan pintas kekuasaan global yang melewati mekanisme multilateral.

Indonesia malah ambil posisi adaptif, meski konsekuensinya harus siap dikritik soal konsistensi dukungan terhadap sistem PBB yang selama ini juga kita junjung.

Singkatnya, ini bukan cuma soal ikut atau nggak ikut. Ini soal cara main di panggung global. China pilih jalur institusional dan jangka panjang.

Indonesia pilih jalur cepat dan politis. Pertanyaannya: ini langkah strategis, atau justru bikin posisi Indonesia makin serba tanggung? (*)

You Might Also Like

Mahasiswa Internasional Ikut Nongkrong di Perpustakaan Desa Campuranom

Inovatif! Petani Klaten Usir Tikus Pakai TBS, Panen Padi Aman Lagi

Polda Gelar Mudik Gratis Khusus Pemotor

PSIS Gas Pol Cari Nafas, Persipal Ogah Jadi Penonton

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

TAGGED:brasilchinadewan keamanan trumpdewan perdamaiandewan perdamaian trumpdonald trumpheadlineindonesiapbb
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi jambret beraksi dengan mengendarai sepeda motor. Nolong Istri yang Dijambret, Pria Sleman Malah Jadi Tersangka: Keadilan Lagi Error?
Next Article Ilustrasi warga binaan dalam penjara. Suami Jadi Tersangka saat Bela Istri Kejambret, Pakar UGM: Ini Jadi Rumit karena . . .

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
Opini

Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos

September 10, 2025
Info

Kota Nggak Bisa Bersih Sendiri, Pemkot Ajak Semua Turun Tangan

Februari 4, 2026
MENCERDASKAN ANAK BANGSA - Ilustrasi guru honorer sedang mengajar siswa. Meski mereka berjuang sekuat tenaga mencerdaskan anak bangsa, nasib mereka acap kali terbaikan oleh kebijakan.
Info

Anggaran Lagi Diketatkan, Saleh Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Jangan Diabaikan

Juni 17, 2026
Olahraga

Resmi Nahkodai Perbasi Jateng, Paman John Gaspol Bikin Basket Jadi Industri

September 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Beda Sikap! China Tolak Keras Dewan Perdamaian Trump, Indonesia Manut Amerika
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?