Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dulu Kayu, Sekarang Beton: Jembatan Persen Gunungpati Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Dulu Kayu, Sekarang Beton: Jembatan Persen Gunungpati Naik Kelas

Ada kabar baik dari Gunungpati. Jembatan Persen yang dulu bikin waswas karena masih kayu-kayuan, sekarang resmi “naik level”. Pemkot Semarang bikin jembatan ini jadi lebih gagah, lebih aman, dan pastinya nggak bikin deg-degan pas dilewati.

T. Budianto
Last updated: Januari 22, 2026 3:07 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DIBETON: Jembatan Persen di Jalan Kali Kidang, Gunungpati yang sudah dibeton dan siap digunakan. Sebagai penghubung kawasan Jembatan Persen sendiri punya peran penting sebagai jalur tembus strategis yang menghubungkan kawasan kampus Unnes dan Undip, jembatan ini memiliki peran vital. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang melalalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menuntaskan pembangunan Jembatan Persen di Jalan Kali Kidang, Gunungpati. Dengan anggaran Rp4,61 miliar, jembatan yang dulunya berbahan kayu kini disulap jadi konstruksi baja yang dicor beton.

Hasilnya? Lebih kokoh dan nyaman buat warga yang melintas. Saat ini, jembatan sudah bisa dilewati mobil pribadi dan motor. Tapi catat ya, kendaraan berat macam truk masih dilarang lewat.

“Larangan ini untuk menjaga usia teknis jembatan baja yang baru selesai dibangun, sesuai masukan masyarakat,” kata Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, Rabu (21/1).

Jembatan Persen sendiri punya peran penting sebagai jalur tembus strategis yang menghubungkan kawasan kampus Unnes dan Undip. Nggak cuma bangun jembatan, proyek ini juga sekalian ngebut perbaikan akses pendukung.

Respons Pemkot

Mulai dari pengaspalan jalan pendekat, pemasangan bronjong, dinding penahan tanah sepanjang 58 meter, sampai sistem drainase biar awet jangka panjang.

Menariknya, renovasi ini bukan ide yang tiba-tiba turun dari langit. Proyek ini merupakan respons Pemkot Semarang atas laporan warga yang masuk lewat kanal aduan AWP “Lapor Semar” dan media sosial DPU. “Kami berterima kasih kepada masyarakat yang aktif melaporkan kondisi infrastruktur,” lanjut Suwarto.

Ke depan, DPU Kota Semarang juga mengerahkan tim rencana teknis yang rutin blusukan ke lapangan. Targetnya jelas: jalan-jalan penghubung antarwilayah tetap mulus dan nggak menghambat aktivitas warga.

“Prioritas perbaikan ditentukan dari tingkat kerusakan, intensitas penggunaan, dan banyaknya aduan masyarakat,” pungkasnya. (tebe)

 

You Might Also Like

Roadshow Bunda Literasi Semarang, Agustina: Kobarkan Semangat Gemar Membaca kepada Anak-anak

Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

“Jangan Sampai Ping Telu!”, Luthfi: Pengadaan Barang-Jasa Harus Transparan

Kontingen Jateng Siap Berlaga di Pornas Korpri 2025, Sekda: Main Jujur dan Sportif!

Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol

TAGGED:headlinejembatan persenpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi petugas mengevakuasi warga korban banjir di Pati. Nestapa Warga Pati: Sudah 2 Minggu Kebanjiran, Eh Bupatinya Ditangkap KPK
Next Article Lawan TBC, Pemprov Gas Kolaborasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ANTAN PUNGGAWA TIMNAS - Kendal Tornado FC mendatangkan wing back M Fatchu Rochman. Mantan punggwa timnas U-19 itu berambisi membawa Kendal Tornado berlaga di Liga 1 pada musim depan.

Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1

BELAJAR PERTANIAN - Emak-emak Semarang bersama Yayasan El Wahid Foundation belajar pertanian hidroponik yang tak membutuhkan lahan luas.

Emak-emak Semarang Belajar Pertanian Hidroponik: Gak Perlu Lahan Luas

207 Buruh Teken Pesangon 0,5 Kali, Said Iqbal Minta Dugaan Intimidasi Diusut

Ilustrasi konten rekayasa kecerdasan buatan atau deepfake AI.

Petir Ungkap 7 Mahasiswi Jadi Korban Konten Cabul, Terduga Pelaku Teman SMA

Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra)

Survei SMRC: Tingkat Kepuasan ke Prabowo Anjlok 30 Persen dalam 9 Bulan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Saleh di Fisip Undip: Politik Now Nggak Cuma Teori, Tapi Narasi dan Konten

Mei 23, 2026
Ilustrasi personel TNI yang menjalankan tugas menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB.
Unik

Militer Israel Serang Sesama Anggota BoP, Satu Personel TNI di Lebanon Gugur

Maret 30, 2026
Ilustrasi demonstrasi warga Aceh meminta penetapan status bencana nasional, dengan mengibarkan bendera bulan bintag.
Info

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

Desember 26, 2025
Ilustrasi rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah dijaga ketat personel TNI.
Hukum

Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?

Juli 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dulu Kayu, Sekarang Beton: Jembatan Persen Gunungpati Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?