BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang menghadapi tantangan jelang duel kontra Deltras FC di Stadion Jatidiri, Sabtu (17/1/2026). Bukan cuma soal strategi, tapi juga urusan administrasi yang bikin pelatih Jafri Sastra harus tarik napas panjang.
Tiga pemain asing anyar PSIS, Rafael Rodrigues alias Rafinha (Brasil), Denilson (Brasil), dan Aldair Simanca (Kolombia) belum tentu bisa debut. Jafri mengaku masih menunggu kepastian dari manajemen terkait pendaftaran ketiganya ke operator liga.
“Kami masih nunggu update dari manajemen. Harapannya sih semua sudah clear dan bisa dimainkan,” kata Jafri usai latihan di Lapangan Pongangan, Gunungpati, Rabu (14/1/2026).
Padahal, tambahan tenaga asing ini krusial. PSIS dipastikan kehilangan dua pemain inti saat menjamu Deltras. Aqsha Saniskara masih berkutat dengan pemulihan cedera, sementara Dani Ibrahim terancam absen akibat akumulasi kartu. “Yang cedera jelas belum bisa dimainkan. Aqsha masih pemulihan, Dani kemungkinan absen karena kartu. Yang lain aman,” jelas Jafri.
Soal lawan, Jafri tak mau meremehkan Deltras. Tim asal Sidoarjo itu terbukti punya mental baja, termasuk saat comeback dramatis kontra Kendal Tornado FC. Meski begitu, PSIS tetap mengincar poin penuh, apalagi main di kandang sendiri.
Baca juga: PSIS Beres-beres: Empat Pemain Resmi Pamitan
“Lawan tidak mudah, tapi motivasi tim besar untuk dapat poin,” tegas pelatih berusia 60 tahun tersebut. Pada sesi latihan, tim pelatih tancap gas. Materi lengkap digelontorkan, mulai dari bertahan, transisi, sampai penyelesaian akhir.
Jafri menilai progres tim positif dan para pemain tampak antusias menyerap menu latihan. “Progres lancar. Anak-anak semangat setelah balik dari Yogya. Tinggal nanti mental bertandingnya diaplikasikan di lapangan,” ujarnya.
Wajib Menang
Sementara itu, kapten PSIS Otavio Dutra menegaskan laga kandang wajib dimaksimalkan. Kekalahan dari PSS Sleman pekan lalu jadi cambuk agar tak terpeleset lagi.
“Main di kandang, targetnya jelas tiga poin,” kata Dutra, Kamis (15/1/2026). Bek senior berusia 42 tahun itu juga menyebut evaluasi sudah dilakukan, termasuk soal chemistry yang kini disebut makin klop. Dukungan suporter Jatidiri dan kondisi tim yang semakin komplet diharapkan jadi modal meredam Deltras yang sedang on fire.
“Komunikasi terus kami perbaiki, saling tahu karakter masing-masing. Biar di lapangan nggak ada salah paham,” tambahnya. Dutra berharap semua pemain bisa diturunkan, termasuk tiga pemain asing anyar, agar PSIS tampil dengan kekuatan maksimal. “Kalau bisa semua main, tentu lebih bagus. Kami butuh semua tenaga untuk menang,” pungkasnya.
Baca juga: Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil
Jadi, Sabtu nanti Jatidiri bukan cuma nunggu kick-off, tapi juga nunggu kabar: tiga pemain asing turun bareng atau cuma jadi penonton VIP. Kalau administrasi lancar, PSIS gaspol. Kalau belum? Ya, sepak bola memang kadang lebih tegang di meja admin daripada di kotak penalti. (tebe)

