Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

R. Izra
Last updated: Desember 27, 2025 9:49 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Tanggul Sungai Plumbon jebol, membuat air melimpah hingga menggenangi permukiman warga di Semarang.
Tanggul Sungai Plumbon jebol, membuat air melimpah hingga menggenangi permukiman warga di Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Hujan deras lagi-lagi bikin Semarang kebanjiran. Kali ini, tanggul Sungai Plumbon jebol dan bikin ratusan keluarga di Kecamatan Tugu kena imbasnya.

Air langsung masuk ke permukiman warga di Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon, Kamis (26/12/2025) sore.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martanto bilang, total ada 315 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir akibat tanggul jebol ini.

Bacaaja: Butuh Anggaran Rp 1.300 Triliun, Prabowo Ajak Swasta Garap Tanggul Laut Raksasa
Bacaaja: Detik-detik Maut di Umbul Ponggok: Niat Foto Estetik, Remaja Malah Jaksel Tewas Tenggelam

“Di Mangunharjo ada tiga titik tanggul jebol di RW 004, tepatnya RT 001, RT 005, dan RT 006. Kurang lebih 300 KK terdampak,” kata Endro, Jumat (26/12/2025).

Di wilayah Mangunharjo, panjang tanggul yang jebol masih belum bisa dipastikan karena kondisi medan dan debit air yang sempat tinggi.

Sementara itu, di Kelurahan Mangkang Kulon, tanggul jebol sepanjang kurang lebih 7 meter di RT 002/RW 002 dan berdampak ke 15 KK.

Air dari Kali Plumbon langsung nyelonong masuk ke rumah-rumah warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 40 sentimeter, cukup buat bikin perabot rumah berantakan.

Meski begitu, Endro memastikan belum ada warga yang harus mengungsi sampai saat ini. Warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil nunggu kondisi air surut.

Buat penanganan darurat, tim Pemkot Semarang langsung turun tangan. BPBD, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan BBWS Pemali Juana bergerak bareng buat ngamanin lokasi.

“Hujan sudah mulai reda. Kami berharap debit air di Kali Plumbon segera turun. Saat ini kami fokus menambal tanggul pakai sandbag,” ujar Endro.

Warga diimbau tetap waspada, apalagi cuaca ekstrem masih berpotensi datang kapan aja. Kalau hujan deras balik turun, risiko banjir susulan masih bisa terjadi. (*)

You Might Also Like

Sudah Jadi Juara Buat Semarang, Agustina Ajak Warga Vote Celyna

Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap

Gubernur Jateng Selalu Dirujak Netizen, Gimana Kinerja Luthfi-Yasin Setahun Terakhir?

SCU Luncurkan SPIL Research Center: Model Ristek dan Pembelajaran Berbasis Industri

Ribuan Perangkat Desa se-Indonesia Kumpul di Boyolali

TAGGED:banjirheadlineSemarangsungai plumbontanggul jeboltanggul sungai plumbon
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kondisi mobil yang terkena runtuhan longsor di Bukit Mitis, di jalan Alternatif Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (26/12/2025). Mobil Wisatawan Tertimbun Longsor Bukit Mitis Tawangmangu, Begini Kondisi Korban
Next Article Polisi melihat TKP kecelakaan truk keramik di pertigaan Kertek, Wonosobo, Sabtu (27/12/2025). Detik-detik Kecelakaan Truk Keramik di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, 5 Orang Terluka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Audit Notaris, PMPJ Diminta Jangan Cuma Jadi Penghias Lemari

APBD Jateng 2026 Dirombak, Anggaran Pembangunan Diperbesar

TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Di Balik New AP2T Wave 4: PLN Icon Plus Pastikan Transformasi Digital Berjalan Sesuai Kebutuhan

Agustina Ajak GP Ansor Semarang Sukseskan Ketahanan Pangan

Presiden ke-2 Republik Indonesia (RI), Soeharto.

Sidang Gugatan Gelar Pahlawan Soeharto! Gemas Bongkar Kembali Catatan HAM hingga Dugaan Korupsi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026

Februari 1, 2026
KONGRES NASIONAL - Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyambut baik pelaksanaan Kongres Nasional (Konas) dan Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) tiga organisasi profesi kedokteran terkemuka di Indonesia, yang digelar selama tiga hari di Yogyakarta. (ist)
Info

Tiga Organisasi Kedokteran Gelar Kongres di Yogyakarta: Target Eliminasi Hepatitis pada 2030

Juli 26, 2026
Daerah

Pansus Hak Angket DPRD Pati Gandeng Pakar Hukum, Siap “Kupas” Kebijakan Bupati

Agustus 25, 2025
KUTUK INTOLERANSI BERAGAMA - Pegiat lintas iman dan lintas agama berkumpul di Masjid Nusrat Jahan, Jalan Erlangga Barat, Pleburan, Kota Semarang, Senin (15/6/2026), menyatakan mengutuk keras kasus intoleransi beragama di Jateng. Dua kasus intoleransi beragama di Jateng terjadi beruntun dengan pola lama yang serupa. (dul)
Hukum

LBH Semarang Sorot Intoleransi di Jateng: Negara Harus Tegas Lindungi Hak Warga

Juni 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?