Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

R. Izra
Last updated: Desember 27, 2025 7:47 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Geng balap liar lagi-lagi makan korban. Kali ini, nyawanya melayang dengan cara keji.

Seorang anggota PSNU Pagar Nusa Semarang, Mohammad Bimo Saputra (17), tewas setelah dikeroyok gerombolan balap liar di Semarang, Jumat (26/12/2025) dini hari.

Bimo, warga Dukuh Blancir, Kelurahan Plamongansari, Kecamatan Pedurungan, dihajar habis-habisan di Jl Brigjend Sudiarto, tepat di depan kompleks Perumahan Plamongan Indah. Bukan satu orang. Tapi puluhan orang.

Bacaaja: Viral, Mahasiswa Tewas Dikeroyok Saat Tidur di Masjid Sibolga
Bacaaja: IMI Jateng Gaspol Tekan Balap Liar, Bikin Dunia Otomotif Makin Hidup

Diteriaki Gangster, Dikejar, Lalu Dihajar

Menurut Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kota Semarang, Ahmad Ghozali, tragedi ini bermula setelah Bimo mengikuti kopdar lintas daerah Pagar Nusa di lapangan Pucang Gading, Mranggèn, Demak, Kamis (25/12) malam.

Sekitar pukul 00.00 WIB, Bimo mengantar temannya pulang ke arah Karangawen. Saat melintas di lokasi balapan liar, rombongannya diteriaki “gangster”, lalu dikejar dan dilempari batu.

Kejar-kejaran berlanjut sampai depan Pasar Mranggèn. Puncaknya di Fly Over Ganefo, Bimo ditendang hingga jatuh dari motor.

Di situlah horor dimulai. Bimo dikeroyok puluhan orang. Dipukul. Ditendang. Diinjak. Bahkan dihantam pakai papan skateboard sampai terkapar tak berdaya.

Saat polisi datang dan membawa korban ke RS Pelita Anugerah Mranggèn, nyawa Bimo sudah tak tertolong.

Pagar Nusa Ultimatum Polisi: 1×24 Jam!

Kematian Bimo bikin keluarga besar Pagar Nusa dan NU murka. Sabtu (26/12/2025), pengurus PC PSNU Pagar Nusa Kota Semarang dan Kabupaten Demak mendatangi Mapolres Demak dan menyampaikan sikap tegas.

Tuntutannya jelas: tangkap semua pelaku pengeroyokan

“Kami mengajak masyarakat untuk menyatakan perang terhadap balapan liar,” tegas Ahmad Ghozali.

Mereka memberi batas waktu 1×24 jam kepada aparat. Jika pelaku tak segera ditangkap, Pagar Nusa mengingatkan bahwa solidaritas masyarakat bisa meledak dan sulit dibendung.

Kasus ini jadi bukti kalau balap liar bukan cuma soal kebisingan atau pelanggaran lalu lintas. Ini soal nyawa.

Seorang remaja 17 tahun tewas bukan karena kecelakaan, tapi karena kekerasan brutal yang dipicu ego jalanan.

Pertanyaannya sekarang: sampai kapan balap liar dibiarkan? Dan berapa nyawa lagi yang harus jadi korban? (*)

You Might Also Like

Kowad Cantik Diduga Dapat Jatah Alphard dari Letjen Widi, TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Mahasiswa Untag Kenang Dosen Levi Ceria dan Friendly, Desak Polisi Usut Tuntas

2026 Belum Tiga Bulan Berjalan Tiga Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK, Apa yang Salah?

TPPU Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Keseret Kasus Pencucian Uang Rp20 Miliar

SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

TAGGED:balap liargengsterheadlinepagar nusaplamonganSemarangtewas dikeroyok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini
Next Article Petugas SAR menyelematkan korban tenggelam di Pantai Parangtritis, saat libur Natal 2025. 6 Wisatawan Keseret Ombak Prangtritis Gara-gara Main di Rip Current!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Goa Kreo Bukan Cuma Monyet, Ada Jejak Sunan Kalijaga yang Masih Dijaga

Mei 30, 2026
Info

Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label

Januari 6, 2026
Info

Taruna Baru, Perwira Lulus, Semarang Jadi Rumah Kedua…

Desember 9, 2025
OGAH PINDAH KLUB - Pelatih klub Como 1907, yang berlaga di Serie A Liga Italia, Cesc Fabergas.
Sepak Bola

Fabregas Bebas Bangun ‘Kerajaan’ di Como, Pantesan Ogah Pindah dari Klub Keluarga Djarum

Mei 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?