BACAAJA, SEMARANG – Pergi jauh selalu butuh persiapan, bukan cuma soal barang dan rute, tapi juga kesiapan hati. Dalam Islam, doa perjalanan jadi teman penting agar langkah terasa aman dan tenang. Doa ini dibaca sebagai bentuk pasrah dan berharap perlindungan dari Allah SWT.
Allah sendiri memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dalam setiap kondisi. Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan bahwa doa adalah pintu yang selalu terbuka bagi siapa saja yang mau memohon. Perjalanan jauh pun jadi momen tepat untuk memperbanyak doa.
Rasulullah SAW juga selalu membaca doa ketika hendak bepergian. Beliau memohon perlindungan dari beratnya perjalanan dan kepulangan yang tak menyenangkan. Ini jadi contoh bahwa safar bukan hal sepele.
Salah satu doa perjalanan jauh yang paling sering dibaca saat naik kendaraan darat adalah berikut ini:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبَّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Subḥānallażī sakhkhara lanā hāżā wa mā kunnā lahū muqrinīn wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn
Artinya: Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sungguh kepada Tuhan kami lah kami akan kembali.
Untuk perjalanan laut, doa yang dianjurkan juga sederhana namun penuh makna. Doa ini dibaca saat kapal mulai berlayar maupun bersandar. Isinya menegaskan bahwa perjalanan berada dalam kuasa Allah.
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Bismillāhi majrāhā wa mursāhā inna rabbī laghafūrur raḥīm
Artinya: Dengan nama Allah saat berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Sementara untuk perjalanan udara atau safar jauh yang berat, doa berikut sering diamalkan. Doa ini memohon kemudahan, jarak yang terasa dekat, serta perlindungan bagi keluarga yang ditinggal.
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ
Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hāżā waṭwi ‘annā bu‘dahū, Allāhumma antaṣ-ṣāḥibu fis-safar wal-khalīfatu fil-ahl
Artinya: Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah pendamping dalam perjalanan dan pelindung bagi keluarga.
Selain doa, ada juga adab yang dianjurkan saat melakukan perjalanan jauh. Mulai dari pamit kepada keluarga, salat sunnah sebelum berangkat, hingga memperbanyak dzikir selama di jalan. Adab ini dipercaya membawa keberkahan dalam safar.
Pada akhirnya, perjalanan jauh bukan sekadar soal sampai tujuan. Doa membuat hati lebih tenang dan langkah terasa ringan. Dengan melibatkan Allah sejak awal, safar pun jadi lebih aman dan penuh makna. (*)


