Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribut Video Rasis Sunda, Warganet Desak Polisi Gerak Cepat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Ribut Video Rasis Sunda, Warganet Desak Polisi Gerak Cepat

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, jadi salah satu yang ikut angkat suara. Ia bilang polisi harus cepat turun tangan karena kasus seperti ini bukan sekadar celotehan di internet. Baginya, ucapan rasis tetap punya dampak nyata, apalagi di ruang publik sebesar media sosial. Ia sendiri mengaku ikut tersinggung setelah mendengar isi videonya.

Nugroho P.
Last updated: Desember 12, 2025 7:26 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan
SHARE

BACAAAJA, BANDUNG – Video bernada rasis terhadap orang Sunda yang dibuat konten kreator TikTok bernama Resbob alias Adimas Firdaus langsung bikin jagat medsos panas. Cuplikan videonya nyebar ke mana-mana, dan komentar bernada kesal pun ikut membanjiri lini masa. Banyak yang merasa ucapan itu sudah kelewat batas dan rawan bikin gesekan sosial kalau dibiarkan begitu saja.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, jadi salah satu yang ikut angkat suara. Ia bilang polisi harus cepat turun tangan karena kasus seperti ini bukan sekadar celotehan di internet. Baginya, ucapan rasis tetap punya dampak nyata, apalagi di ruang publik sebesar media sosial. Ia sendiri mengaku ikut tersinggung setelah mendengar isi videonya.

Erwan menegaskan bahwa Indonesia punya terlalu banyak suku untuk saling merendahkan satu sama lain. Ia bilang, di satu keluarga saja kadang sukunya campur-campur, dan itu indah. Karena itu, menurutnya, tindakan seperti yang Resbob lakukan hanya akan menyalakan api konflik yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

Menurut Erwan, langkah cepat aparat jadi kunci biar masalah ini nggak makin melebar. Ia percaya polisi bisa bergerak dalam waktu dekat, baik menelusuri identitas pelaku maupun mempelajari isi konten yang viral itu. Menurutnya, proses hukum yang tegas bakal bikin siapa pun mikir dua kali sebelum ngeluarin konten berbau SARA.

Meski kesal, Erwan tetap mengingatkan agar masyarakat tidak meluapkan kemarahan ke suku manapun. Ia bilang, salah satu konten kreator tidak bisa mewakili satu kelompok besar. Ia sendiri sebagai orang Sunda sangat kecewa, tapi ia tidak mau warganet jadi terbawa emosi hingga menyerang hal-hal yang tidak ada kaitannya.

Dari pihak kepolisian, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan juga buka suara. Ia menyebut saat ini polisi sudah mulai mendalami laporan yang masuk dan melakukan profiling terhadap akun TikTok Resbob. Hendra memastikan penyidik sedang bekerja untuk menguatkan keterangan saksi dan bukti digital.

Hendra menambahkan bahwa laporan terkait ujaran kebencian itu sudah diterima dan sedang dalam proses verifikasi. Ia berharap masyarakat tetap tenang sambil menunggu perkembangan resmi dari penyidik. Menurutnya, kepolisian ingin memastikan langkah yang diambil sesuai prosedur agar hasil akhirnya tidak bisa digugat.

Kasus ini juga mengangkat lagi pembahasan lama tentang batasan bercanda di internet. Banyak warganet bilang beberapa kreator sering berlindung di balik kata “komedi”, padahal isi kontennya bisa menyinggung identitas etnis atau kelompok tertentu. Bagi masyarakat, video seperti itu tidak lucu, tapi justru memecah belah.

Di sisi lain, beberapa warganet mengingatkan bahwa edukasi soal literasi digital masih perlu terus diperkuat. Tidak semua orang sadar bahwa apa yang diucapkan di dunia maya bisa punya konsekuensi hukum yang nyata. Karena itu, setiap orang diminta lebih hati-hati sebelum merekam dan menyebarkan sesuatu.

Kasus ini juga dianggap sebagai momentum baik bagi pemerintah daerah dan aparat untuk memperbaiki sistem pelaporan konten berbahaya. Banyak yang berharap ada mekanisme yang lebih cepat supaya konten semacam ini tidak sempat viral terlalu lama sebelum ditindak. Semakin cepat dihapus, semakin kecil potensi konflik.

Sejauh ini, polisi belum merilis update lanjutan, tapi penyelidikan disebut terus berjalan. Warganet pun menunggu langkah tegas dari aparat sembari berharap kasus ini bisa jadi contoh agar ke depan tidak ada lagi kreator yang bikin konten rasis untuk kejar viral. Karena bagaimanapun, ruang digital harus tetap aman untuk semua orang. (*)

You Might Also Like

5 Kru Sound Horeg Sisingaan di Bekasi Kesetrum Kabel Listrik, 3 Korban Tewas

Pelaminan Banyumas Mendadak Jadi Arena Sapi Ngamuk Tengah Malam

Bukber Asik di Semarang, Tempatnya Bikin Balik Lagi

Aksi Pamer Alat Kelamin  di Cilacap, Polisi Gerak Sat-set

Jenderal Uganda Bikin Heboh, Ultimatum Aneh Tuai Sorotan Dunia, Pingin Gadis Turki Juga..

TAGGED:Erwan SetiawanKDMrasissundaviralWakil Gubernur Jawa Barat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Ambisi Purbaya Pakai AI di Bea Cukai, Berapa Sih Total Biayanya?
Next Article Rahasia Tidur Nyenyak yang Diam-Diam Bikin Otak Fresh Total

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Tikungan Bromo Bikin Heboh, Kuda Lepas Hantam Kijang Innova

Juni 16, 2026
Viral

Surat Tangan Syamsul Viral Usai OTT, Isi Bikin Geger

Maret 17, 2026
Viral

Ruang Laktasi Kok Buat Ngrokok, Satpol Kena Denda Deh

Februari 20, 2026
Viral

Ke Mana Paspampres Venezuela? Masa Presiden Gampang Banget Ditangkap!

Januari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribut Video Rasis Sunda, Warganet Desak Polisi Gerak Cepat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?