BACAAJA, SEMARANG – Banyak orang ingin jadi kaya, tapi kadang bingung harus mulai dari mana. Ada yang kerja keras siang-malam, ada yang cari peluang baru, bahkan ada yang berharap keberuntungan datang sendiri. Tapi buat orang beriman, ada satu pegangan yang nggak kalah penting: minta langsung ke Allah.
Salah satu doa yang sering banget diamalkan untuk buka pintu rezeki adalah doa Nabi Sulaiman dalam QS. Shad ayat 35. Doa ini dikenal sebagai doa yang “nggak tanggung-tanggung”, karena isinya permintaan karunia super besar yang cuma Allah bisa kasih.
Berikut doa lengkapnya:
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Qaala rabbighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin mim ba’dii innaka antal-wahhaab.
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkau Maha Pemberi.”
Doa ini muncul dalam kisah Nabi Sulaiman yang diberi banyak karunia luar biasa, mulai dari kemampuan mengerti bahasa hewan sampai memimpin kerajaan besar. Tapi yang menarik, Nabi Sulaiman tetap mengakui bahwa semua itu bukan karena kepintaran beliau, tapi murni pemberian Allah.
Makanya ayat ini sering disebut sebagai doa kekayaan tanpa batas. Bukan karena kita bisa meminta kerajaan seperti Nabi Sulaiman—tapi karena doa ini ngajarin bahwa minta hal besar ke Allah itu sah-sah aja.
Nama Allah yang disebut di akhir ayat ini, Al-Wahhab, juga jadi kunci. Al-Wahhab artinya Maha Pemberi, yang ngasih tanpa hitung-hitungan dan tanpa batas. Itu sebabnya doa ini sering jadi amalan buat yang pengen rezekinya dimudahin.
Kalau mau mengamalkan, cara bacanya juga simpel. Bisa setelah salat, pas mau mulai kerja, atau di waktu-waktu yang mustajab kayak sepertiga malam. Lebih bagus lagi kalau disertai istighfar, karena dalam doa ini Nabi Sulaiman memulai dengan permintaan ampun.
Doa ini juga cocok buat siapa aja—pengusaha, pekerja, mahasiswa, atau siapa pun yang lagi merintis rezeki halal dan berkah. Yang penting, jangan cuma baca doanya, tapi tetap usaha, jaga kejujuran, dan hindari rezeki yang haram. Karena rezeki itu bukan cuma soal uang, tapi juga kesehatan, kedamaian, peluang, keluarga yang baik, dan hidup yang tenang.
Akhirnya, doa Nabi Sulaiman jadi pengingat bahwa karunia Allah itu luas banget. Kalau dibaca dengan konsisten, disertai usaha yang bener, doa ini bisa jadi jalan buat buka pintu rezeki lebih lebar lagi. (*)


