Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warisan di Tengah Duka, Ikrar Raja Baru Bergema Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Warisan di Tengah Duka, Ikrar Raja Baru Bergema Lagi

Ia bukan hanya melepas sang ayah, tapi juga menyiapkan diri untuk memikul tanggung jawab besar: meneruskan tahta Kasunanan sebagai Pakubuwono XIV.

Nugroho P.
Last updated: November 5, 2025 4:52 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
KGPAA Hamangkunagoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA – Suasana di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat terasa haru tapi juga sakral pada Rabu, 5 November 2025. Di tengah duka melepas Sri Susuhunan Pakubuwono XIII menuju peristirahatan terakhir di Imogiri, muncul babak baru dalam sejarah Kasunanan.

Putra bungsu sang raja, KGPAA Hamangkunagoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram, berdiri tegak di pelataran Sasana Sewaka. Dengan suara bergetar tapi mantap, ia membacakan pidato pelepasan dalam bahasa Jawa halus, mengiringi kepergian ayahandanya.

Ia bukan hanya melepas sang ayah, tapi juga menyiapkan diri untuk memikul tanggung jawab besar: meneruskan tahta Kasunanan sebagai Pakubuwono XIV.

“Saya, KGPAA Hamangkunagoro, mewakili keluarga, menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah hadir memberi penghormatan kepada almarhum,” ucapnya pelan tapi jelas, disambut kesunyian yang penuh rasa hormat.

“Semoga arwah SISKS Pakubuwono XIII diterima di sisi Gusti Kang Maha Asih, menempati swarga yang kekal,” lanjutnya, sebelum suasana berubah makin khidmat.

Setelah pidato itu, Hamangkunagoro membacakan ikrar kesetiaan dan kesanggupan untuk meneruskan tahta, di hadapan keluarga besar, para abdi dalem, sentana, dan masyarakat yang memenuhi pelataran keraton.

Momen itu seperti menegaskan bahwa sejarah Kasunanan Surakarta tak berhenti di tengah duka. Justru di saat kehilangan, lahir penerus yang siap melanjutkan warisan budaya dan kepemimpinan leluhur.

Putri sulung mendiang raja, Gusti Kanjeng Ratu Timoer Rumbaikusuma Dewayani, kemudian memberi pernyataan resmi mewakili keluarga. Ia menegaskan bahwa langkah adiknya itu bukan sekadar seremoni, tapi bentuk penghormatan yang sudah jadi tradisi turun-temurun.

“Apa yang dilakukan Adipati Anom Hamangkunagoro itu sesuai adat Kasunanan,” jelasnya dalam pernyataan tertulis.

Ia menambahkan, sumpah di hadapan jenazah ayahanda bukan pelanggaran, tapi simbol kesetiaan. “Inilah cara kita menjaga kontinuitas kepemimpinan di Karaton,” tegasnya.

Menurut Gusti Timoer, tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman para leluhur raja. Sumpah semacam itu menandai kesinambungan, agar kekuasaan dan tanggung jawab di Kasunanan tidak mengalami kekosongan.

Dengan diucapkannya ikrar itu, Kasunanan Surakarta kini resmi dipimpin oleh raja baru: Sampéyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakubuwono XIV.

Bagi warga Surakarta, momen ini terasa simbolik. Duka dan harapan hadir berdampingan di tengah langit Keraton yang mendung namun syahdu.

Banyak pelayat yang meneteskan air mata, bukan hanya karena kehilangan seorang raja, tapi juga karena menyaksikan kelanjutan hidup sebuah warisan besar.

Bagi sebagian orang, prosesi itu seperti saksi hidup bahwa adat dan kebesaran Keraton masih berdiri kokoh di tengah perubahan zaman.

Meski era digital sudah menelan banyak hal tradisional, Kasunanan Surakarta tetap memegang teguh tata nilai dan prosesi yang dijaga turun-temurun.

Dan di antara isak tangis dan tabuhan gamelan lembut, Hamangkunagoro kini resmi menapaki jalan panjang sebagai Pakubuwono XIV — meneruskan kisah panjang Surakarta yang tak pernah padam. (*)

You Might Also Like

Massa Demo Pati Bakar Mobil Polisi di Depan Rumah Dinas Kapolres

85 Persen Warga Semarang Sudah Pegang JKN

Ribuan Perangkat Desa se-Indonesia Kumpul di Boyolali

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

Wali Kota Semarang Dukung Pemerintah Pusat Penuhi Kebutuhan Rumah bagi Rakyat

TAGGED:rajaraja baruraja solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakapolda Jateng (kanan) dan Dirreskrimum Polda menggelar konferensi pers di kantornya, Rabu (5/10/2025).  Dua Bintara Polisi Terseret Kasus Calo Masuk Akpol 2025
Next Article Polisi Bunuh Dosen Cantik, Terkuak Ini Motifnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Prasmanan MBG Seru Bikin Siswa Lahap, Program Unik Nih…

AI Makin Ganas, Gen Z Paling Kena Dampak PHK

Hashim: Baru Setahun Lebih Sudah Ada yang Mau Gulingkan Prabowo

Stok LPG Nyaris Kritis, Tambang Disikat Cepat Tanpa Basa-basi

“Kericuhan” Warnai Halalbihalal Ketua FPDIP DPRD Kota Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

WFH Jumat di Semarang: Bukan Buat Rebahan, Tapi Biar Hemat BBM

April 2, 2026
Daerah

Ekraf Lokal Makin Mendunia, DPR Minta Distributor Dukung Produk Anak Bangsa

Juli 28, 2025
Pengurus Kopdes Merah Putih Pekopen menjalankan usaha koperasi dengan menjual saruy-sayuran segar, Kamis (1072025). (humas pemprov)
Daerah

Kopdes Merah Putih di Jateng Sudah Beroperasi, Ini Kata Gubernur Luthfi

Juli 10, 2025
Anak di bawah umur yang tertangkap dalam demo ricuh, meminta maaf ke orang tua di Mapolda Jateng, sesaat sebelum dipulangkan, Minggu (31/8/2025). (bae)
Daerah

Dipulangin, 327 Pelaku Demo Rusuh Semarang Merengek dalam Pelukan Orangtua

Agustus 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warisan di Tengah Duka, Ikrar Raja Baru Bergema Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?