Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Siswa SMP Grobogan Tewas di Kelas, Polisi Tangkap 3 Teman Sekolah Korban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Siswa SMP Grobogan Tewas di Kelas, Polisi Tangkap 3 Teman Sekolah Korban

Tragis benar nasib Angga, siswa SMP di Grobogan. Ia tewas di kelas, oleh teman-temannya sendiri. Kasus ini jadi warning, pendidikan kita sedang tak baik-baik saja.

R. Izra
Last updated: Oktober 15, 2025 10:41 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Dunia pendidikan lagi-lagi berduka. Seorang siswa SMP di Grobogan, Jawa Tengah, berinisial ABP (13) ditemukan meninggal di area sekolahnya. Diduga kuat, dia jadi korban bullying dan kekerasan dari teman-teman sekelasnya.

Kejadiannya terjadi Sabtu siang (11/10/2025). Tiga siswa yang diduga pelaku udah diamankan polisi dan lagi diperiksa di Polres Grobogan.

Dari video yang sempet viral, keliatan tiga pelajar berseragam digiring polisi dari halaman sekolah. Mereka diduga nyerang korban pas jam istirahat.

Saksi bilang, korban awalnya ditemukan kejang-kejang di teras sekolah. Teman-temannya panik dan buru-buru bawa ke UKS, tapi sayang, nyawanya nggak tertolong.

Mutia dan Syamara, teman korban yang juga pengurus OSIS, bilang mereka cuma bisa bantu seadanya.

“Pas lihat dia kejang, kami langsung bawa ke UKS, tapi udah nggak sadar,” kata mereka ke wartawan di rumah duka.

Setelah itu, jasad korban dibawa ke RSUD dr. Soedjati Purwodadi buat pemeriksaan medis. Polisi langsung pasang garis polisi dan minta keterangan dari guru, siswa, dan orang tua yang datang ke sekolah.

Yang bikin makin sedih, keluarga bilang korban udah beberapa kali ngeluh sakit kepala dan dada, bahkan takut banget buat berangkat sekolah

Paman korban, Pujio, cerita, “Dia sempat bilang sering dibully dan dipukul teman sekelasnya. Neneknya udah ke sekolah buat minta masalah itu diselesaikan, tapi ternyata gak mempan.”

Ternyata, aksi bullying itu udah berlangsung sekitar tiga minggu. Korban tinggal sama neneknya di Desa Ledokdawan, sementara orang tuanya kerja di Cianjur. Sekarang, mereka lagi dalam perjalanan pulang buat ngurus pemakaman anaknya.

Hasil pemeriksaan awal di Puskesmas nemuin ada luka lebam di bagian dada. Polisi masih dalemin kasus ini dan pastiin semua pelaku bakal ditindak sesuai hukum.

Bullying itu bukan “candaan”, bukan “main-main”, dan nggak ada alasan buat dibenarkan. Satu nyawa melayang cuma karena ego dan keisengan yang kebablasan.

Semoga kasus ini jadi alarm keras buat semua sekolah — jangan tunggu korban berikutnya. (*)

You Might Also Like

Seniman Ditangkap ARTJOG saat Teatrikal Protes, ARTJOKES Singgung Intimidasi

Nataru Bikin Bandara Ahmad Yani Full Senyum

383 Honorer Fiktif Rugikan Negara Rp7,38 Miliar, Sekda Lampung Tengah Tersangka

Dua Putri Gus Dur Ikut Desak Bebaskan Aktivis Semarang

Masa Transisi KUHP Baru Jaksa Wajib Pilih Hukum Ringan, yang Untung Terdakwa

TAGGED:bullyonggroboganheadlinesiswa smp grobogansmptewas di kelas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Terdakwa korupsi Bank BNI, Cik Mel (baju putih) menunduk sambil menangis saat dengar pembacaan tuntutan di pengadilan, Senin (13/10/2025). (bae) Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi
Next Article Perbasi Jateng Gaspol! Siap Bangun Ekosistem Basket yang Bikin Cuan dan Prestasi Sekaligus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks pejabat Bank BJB, Dicky Syahbandinata menahan tangis usai divonis bebas di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Eks-Pejabat Bank BJB Nangis Divonis Bebas dalam Kasus Korupsi Sritex

Mei 8, 2026
Hukum

Polisi Buru Narkoba hingga Septic Tank

April 9, 2026
Daerah

Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air

November 5, 2025
Info

Sekda Jateng: Boyolali Jangan Kehilangan Akar dan Mata Air

Juni 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Siswa SMP Grobogan Tewas di Kelas, Polisi Tangkap 3 Teman Sekolah Korban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?