Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Teknologi

Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas

Kalau beneran jadi, siap-siap aja. Beli HP second nanti rasanya bakal mirip beli motor bekas: ada balik nama, ada identitas, dan semua serba resmi.

Nugroho P.
Last updated: Agustus 23, 2026 7:59 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Selain wacana balik nama HP, Komdigi juga lagi siapin fitur pemblokiran IMEI buat ponsel hilang atau dicuri.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Buat kamu yang hobi gonta-ganti HP, siap-siap deh. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lagi ngulik aturan baru yang bikin jual beli HP bekas jadi mirip kayak jual beli motor atau mobil second.

Jadi, kalau aturan ini jadi diberlakukan, setiap transaksi HP seken harus ada proses balik nama kepemilikan. Nggak bisa lagi asal serah terima terus beres. Harus resmi pindah nama biar status HP jelas.

Adis Alifiawan, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio Komdigi, bilang kalau ide ini muncul buat mencegah penyalahgunaan identitas.

“HP second itu kita harapkan juga jelas, seperti jual beli motor. Ada balik namanya, ada identitasnya,” kata Adis dalam acara diskusi publik di STEI ITB, Sabtu (4/10/2025).

Tujuannya sih biar HP yang berpindah tangan nggak lagi nyeret-nyeret nama pemilik lama kalau tiba-tiba dipakai buat hal yang aneh-aneh, misalnya ponsel hilang, dicuri, atau dipakai buat kriminal.

Selain wacana balik nama HP, Komdigi juga lagi siapin fitur pemblokiran IMEI buat ponsel hilang atau dicuri. Jadi pemilik bisa blokir sendiri lewat sistem online. Kalau HP ketemu lagi, ya tinggal buka blokirnya secara mandiri. Praktis, walau katanya opsional alias nggak wajib.

Kalau beneran jalan, mekanisme ini bakal bikin HP jadi punya “STNK dan BPKB” versi digitalnya. Kalau dijual, pemilik lama bisa unreg, terus pemilik baru daftar ulang biar statusnya resmi.

Dari sisi konsumen, aturan ini jelas bisa jadi angin segar. Minimal, bisa ngurangin kasus jual beli HP ilegal hasil curian yang selama ini sering bikin ribet. Tapi ya, di sisi lain, pastinya bakal ada pro-kontra. Soalnya nggak semua orang suka ribet tiap kali mau jual HP seken.

Komdigi sendiri ngaku kalau aturan ini masih tahap wacana. Artinya belum pasti diterapin dalam waktu dekat. Mereka lagi godok bareng para stakeholder biar regulasinya matang dan nggak bikin pusing pengguna.

Kalau beneran jadi, siap-siap aja. Beli HP second nanti rasanya bakal mirip beli motor bekas: ada balik nama, ada identitas, dan semua serba resmi. Jadi, HP second-an kamu bukan cuma soal harga, tapi juga soal status yang jelas di atas kertas. (*)

You Might Also Like

Memori HP Penuh? Bersihkan WhatsApp Tanpa Hapus Chat

Harga Elektronik Makin Naik, Ini Rekomendasi Smartphone di Bawah Rp5 Juta dengan Spek Mumpuni

Cuma Modal HP Bekas, Rumah Bisa Aman 24 Jam: Ini 5 Aplikasi CCTV Gratisan yang Wajib Dicoba

Google Bikin Keyboard Muter, Ngetik Tinggal Tunggu Tombol

Susah Lepas dari HP Jelang Tidur? Coba Cara Ini

TAGGED:atuaran jual beli HPhp bekasHP SecondHP sekenKomdigi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Huruf Cemerlang Ario Bawa Guru Cantik Banjarnegara Jadi Juara Porsenijar Jateng
Next Article PWI Pusat Punya Pengurus Baru, Siap Gaspol Hadapi Era AI & Perkuat Dunia Pers

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Cuma Jago Ngaji! Darul Amanah Juara Football Santri 2026

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ribuan Media Cetak Tutup, DPR Desak Pemerintah Lindungi Nasib Jurnalis

Juli 9, 2025
Teknologi

Cari HP Pertama Anak? Ini 6 Pilihannya

Oktober 4, 2026
Teknologi

Sering Pindah D ke N, Transmisi Matik Bisa Jebol?

Oktober 20, 2026
Teknologi

153 Juta Data SIM Warga Dijual, FBI Bergerak

September 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?