Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas

Kalau beneran jadi, siap-siap aja. Beli HP second nanti rasanya bakal mirip beli motor bekas: ada balik nama, ada identitas, dan semua serba resmi.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 4, 2025 3:33 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Selain wacana balik nama HP, Komdigi juga lagi siapin fitur pemblokiran IMEI buat ponsel hilang atau dicuri.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Buat kamu yang hobi gonta-ganti HP, siap-siap deh. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lagi ngulik aturan baru yang bikin jual beli HP bekas jadi mirip kayak jual beli motor atau mobil second.

Jadi, kalau aturan ini jadi diberlakukan, setiap transaksi HP seken harus ada proses balik nama kepemilikan. Nggak bisa lagi asal serah terima terus beres. Harus resmi pindah nama biar status HP jelas.

Adis Alifiawan, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio Komdigi, bilang kalau ide ini muncul buat mencegah penyalahgunaan identitas.

“HP second itu kita harapkan juga jelas, seperti jual beli motor. Ada balik namanya, ada identitasnya,” kata Adis dalam acara diskusi publik di STEI ITB, Sabtu (4/10/2025).

Tujuannya sih biar HP yang berpindah tangan nggak lagi nyeret-nyeret nama pemilik lama kalau tiba-tiba dipakai buat hal yang aneh-aneh, misalnya ponsel hilang, dicuri, atau dipakai buat kriminal.

Selain wacana balik nama HP, Komdigi juga lagi siapin fitur pemblokiran IMEI buat ponsel hilang atau dicuri. Jadi pemilik bisa blokir sendiri lewat sistem online. Kalau HP ketemu lagi, ya tinggal buka blokirnya secara mandiri. Praktis, walau katanya opsional alias nggak wajib.

Kalau beneran jalan, mekanisme ini bakal bikin HP jadi punya “STNK dan BPKB” versi digitalnya. Kalau dijual, pemilik lama bisa unreg, terus pemilik baru daftar ulang biar statusnya resmi.

Dari sisi konsumen, aturan ini jelas bisa jadi angin segar. Minimal, bisa ngurangin kasus jual beli HP ilegal hasil curian yang selama ini sering bikin ribet. Tapi ya, di sisi lain, pastinya bakal ada pro-kontra. Soalnya nggak semua orang suka ribet tiap kali mau jual HP seken.

Komdigi sendiri ngaku kalau aturan ini masih tahap wacana. Artinya belum pasti diterapin dalam waktu dekat. Mereka lagi godok bareng para stakeholder biar regulasinya matang dan nggak bikin pusing pengguna.

Kalau beneran jadi, siap-siap aja. Beli HP second nanti rasanya bakal mirip beli motor bekas: ada balik nama, ada identitas, dan semua serba resmi. Jadi, HP second-an kamu bukan cuma soal harga, tapi juga soal status yang jelas di atas kertas. (*)

You Might Also Like

Longsor Pandanarum Bikin Warga Kocar-Kacir, Ladang Ikut Ambyar, Segini Kerugiannya

Luthfi: Pelaku Ekraf Jangan Cuma Viral, Tapi Juga Buka Peluang Kerja

Semarang Jadi Etape Terakhir The Ultimate 10K Series

Uang Rumah Sakit Raib Diam-Diam, Pegawai Boyolali Main Judi Online

Gubernur Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah Jateng

TAGGED:atuaran jual beli HPhp bekasHP SecondHP sekenKomdigi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Huruf Cemerlang Ario Bawa Guru Cantik Banjarnegara Jadi Juara Porsenijar Jateng
Next Article PWI Pusat Punya Pengurus Baru, Siap Gaspol Hadapi Era AI & Perkuat Dunia Pers

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LANSIA WISUDA--Peserta Sekolah Lansia Salimah (Salsa) angkatan pertama mengikuti wisuda di Semarang, Minggu (19/7/2026). (ist)

Sekolah Lansia Salimah di Semarang Luluskan 22 Peserta, Belajarnya Setahun Penuh

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

MBG Kembali Telan Korban, 19 Siswa Blora Diduga Keracunan Susu

Dua Investasi Senilai Rp 730 Miliar Masuk Jateng

Eks Kiper Juara Liga 1 Merapat

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dr. Angga Wirahmadi.

IDAI Warning Kesehatan Mental Anak! Satu dari Tiga Remaja Indonesia Alami Masalah Psikologis

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Warga Semarang Patungan Kebaikan, PMI Kantongi Rp3,2 Miliar!

Oktober 18, 2025
Info

Indonesia Dikepung Tiga Siklon, BMKG Kasih Heads Up ke Prabowo

Desember 17, 2025
Bos Sritex, Iwan Setiawan duduk di kursi pesakitan mendengar pembacaan putusan kasus korupsinya di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (6/5/2026). (bae)
Hukum

Bos Sritex Diganjar Hukuman 14 Tahun Penjara, Bayar Uang Pengganti Rp677 Miliar

Mei 6, 2026
Ketua KPU RI Afifudin beserta komisioner KPU lainnya memberikan keterangan kepada awak media di Kantor KPU Jakarta, Selasa, (16/9/2025). KPU RI resmi mencabut Keputusan Nomor 731/2025 yang sempat menyembunyikan dokumen capres-cawapres dari publik. Foto: dok/KPU
HukumNasional

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

September 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?