Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: 3,8 Juta Warga Manfaatkan Layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis Pemprov Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

3,8 Juta Warga Manfaatkan Layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis Pemprov Jateng

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar menyebut desa prioritas Speling adalah yang masuk kategori miskin. Masyarakat antusias untuk memanfaatkan kehadiran dokter spesialis tersebut.

R. Izra
Last updated: Juli 10, 2025 2:11 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Petugus sedang memeriksa masyarakat yang mengikuti program Speling dan cek kesehatan gratis di Jateng. (humas dinkes jateng)
Petugus sedang memeriksa masyarakat yang mengikuti program Speling dan cek kesehatan gratis di Jateng. (humas dinkes jateng)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan cek kesehatan gratis (CKG) yang dicanangkan Gubernur Ahmad Luthfi, telah diikuti 3,8 juta jiwa penduduk Jawa Tengah.

Program Speling merupakan skrining kesehatan ditambah layanan dokter spesialis hingga rujukan. Sementara cek keaehatan gratis hanya sebatas skrining. Layanan ini tanpa biaya atau gratis.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar, menjelaskan, target jumlah desa sasaran Speling sebanyak 1.278 setahun (Maret 2025-2026) dan saat ini sudah terealisasi di 152 desa.

Ia optimis bisa mencapai target, karena Pemprov Jateng bekerja sama dengan 361 rumah sakit pemerintah maupun swasta.

“Cek kesehatan gratis di Jateng 3,8 juta itu terbesar di Indonesia,” beber Yunita, Senin (23/6/2025).

“Kalau speling, Pak Gubernur sebenarnya menargetkan 70 desa di 105 hari menjabat. Tapi pada waktu yang sama sudah mencapai 152 desa dari target kami 1.278 desa. Kami optimis tercapai karena bisa dilakukan bersamaan”.

Dikatakan, desa prioritas Speling adalah yang masuk kategori miskin. Sejauh ini, masyarakat antusias untuk memanfaatkan kehadiran dokter spesialis tersebut.

Dari 152 desa tersebut, penyakit yang mendominasi berbeda-beda. Misal, warga di sekitar wilayah terdampak rob maka penyakit paling banyak adalah kulit seperti gatal-gatal.

Namun di wilayah lain yang pola makan atau gaya hidup kurang bagus maka didominasi hipertensi, gula hingga kolesterol.

Yunita mengatakan, layanan Speling dan cek kesehatan gratis ini berjalan beriringan. Lantaran cek kesehatan gratis merupakan program pemerintah pusat.

Penerima manfaat Speling ini, lanjutnya, tak hanya masyarakat semata. Dokter Puskesmas juga mendapatkan transfer ilmu dari para dokter spesialis. Semisal cara membaca hasil USG dengan tepat.

“Program Pak Gubernur ini merupakan program kolaborasi dan disengkuyung semua kabupaten serta kota,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

Penemuan Jenazah di Reservoir Siranda, PDAM Pastikan Air Masih Aman Dikonsumsi

Awas! Polisi di Jateng Gelar Razia Kendaraan, Ini Pelanggaran yang Dibidik

Sinergi Jadi Kunci, Kakanwil Kemenkum Jateng Tekankan Peran Kolaboratif SDM

Gerak Cepat Tim SAR Majenang di Tengah Lelah yang Menumpuk

TAGGED:cek kesehatan gratisdinkes jatengdokter spesialis kelilingspelingyunita dyah suminar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Korupsi Rp237 Miliar BUMD Cilacap Pecahkan Rekor Kerugian Terbesar Korupsi Tingkat Kabupaten
Next Article Ilustrasi transaksi nontunai menggunakan QRIS. 25 Juta Transaski Pakai QRIS di Soloraya, Ini Sektor yang Mendominasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Sekolah Rakyat Hadir di Semarang, Wali Kota: Saatnya Semua Anak Bisa Sekolah!

Oktober 1, 2025
Daerah

Agustina Jenguk Korban Rumah Roboh, Janjikan Pendidikan Anak

November 1, 2025
Daerah

Gubernur: Satgas MBG Pusat Bakal Ngantor di Jawa Tengah

September 26, 2025
Daerah

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

Desember 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 3,8 Juta Warga Manfaatkan Layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis Pemprov Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?