Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 149 WBP Rutan Purbalingga Dapat Remisi HUT ke-80: Momentum untuk Reset Hidup
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

149 WBP Rutan Purbalingga Dapat Remisi HUT ke-80: Momentum untuk Reset Hidup

Di akhir acara, pesan yang diulang-ulang adalah soal kesempatan kedua: remisi diharapkan jadi titik balik.

Nugroho P.
Last updated: Agustus 19, 2025 8:45 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Nuansa kemerdekaan terasa beda di dalam tembok Rutan Kelas IIB Purbalingga.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Nuansa kemerdekaan terasa beda di dalam tembok Rutan Kelas IIB Purbalingga. Minggu (17/8/2025), suasana haru dan harap bercampur saat 149 warga binaan mendapat remisi dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia.

Dari total itu, 69 orang menerima remisi umum dan 80 lainnya mendapat remisi dasawarsa — sebuah kesempatan untuk menata ulang hidup dan memetik pelajaran dari masa lalu.

Upacara berlangsung sederhana tapi bermakna: Bupati Fahmi M. Hanif secara simbolis menyerahkan remisi bersama Kepala Rutan Ridwan Susilo. Sederhana, tapi pesannya kuat: kemerdekaan juga bagi yang sedang menata kembali hidupnya.

Bupati Fahmi menyampaikan sambutan Kementerian Hukum dan HAM, menekankan bahwa remisi adalah bentuk penghargaan atas disiplin dan partisipasi warga binaan dalam program pembinaan. “Remisi bukan cuma pemotongan hukuman; ini tanda bahwa proses pembinaan berjalan dan memberi hasil,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Rutan Ridwan menegaskan komitmen rutan untuk jadi tempat pembinaan, bukan sekadar menampung. Ia bilang bahwa upaya pembinaan meliputi pendidikan, pelatihan keterampilan, kegiatan keagamaan, sampai penguatan mental agar saat keluar nanti warga binaan punya bekal agar tak kembali ke jalan yang salah.

Kondisi rutan sendiri lagi jadi PR besar, penghuni tercatat 164 orang — 59 tahanan dan 105 narapidana, dengan perbandingan gender 6 perempuan dan 158 laki-laki — sehingga overkapasitas tetap jadi tantangan. Meski begitu, petugas berusaha maksimal supaya layanan pembinaan tetap jalan.

Kegiatan remisi juga diwarnai kunjungan ke stan kerajinan warga binaan. Produk-produk buatan mereka ditampilkan sebagai bukti nyata bahwa pembinaan vokasi berjalan — bukan sekadar teori. Para tamu punya kesempatan melihat langsung proses kreatifnya.

Hadir dalam acara itu Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Sekda, serta para asisten. Kehadiran mereka memberi pesan bahwa pembinaan warga binaan mendapat perhatian lintas sektor, bukan urusan internal rutan semata.

Beberapa keluarga warga binaan tampak hadir, menambah suasana haru. Momen remisi jadi ajang harap-harap cemas sekaligus bangga; harap agar anggota keluarga bisa segera pulih perannya, bangga melihat perubahan kecil yang sudah terjadi.

Di akhir acara, pesan yang diulang-ulang adalah soal kesempatan kedua: remisi diharapkan jadi titik balik. Baik pemerintah daerah maupun pengelola rutan menyampaikan harapan sama — semoga remisi yang diberikan memantik komitmen untuk hidup lebih baik setelah bebas.

Singkatnya, remisi bukan hanya angka di surat keputusan. Bagi 149 orang itu, remisi adalah sinyal: ada jalan untuk berubah, dan masyarakat — kalau didukung — bisa jadi bagian dari proses reintegrasi. (*)

You Might Also Like

Uang Tutup Mulut Judi Online Untuk Umroh

Sudah Bareng TNI-Polri, Beranikah Satgas Premanisme Brantas Tuntas Preman? Atau Sekedar Moving Saja?

Bulan Juni, Bulan Kelahiran Para Presiden Republik Indonesia

5 Toko Roti Legendaris dan Hits di Purwokerto, dari yang Usianya Seabad sampai Favorit Anak Muda

Vaksin HPV Gak Masuk Anggaran? DPR: “Pak Menteri, Prioritasnya Kok Berubah?”

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ribuan Warga Israel Demo, Netanyahu: “Perang Gaza Tetap Jalan Terus!”
Next Article 5 Fakta Lomba 17-an, Seru-Seruan yang Nggak Pernah Lekang Dimakan Zaman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langit Beijing Mendadak Gempar, Pesawat Kecil Hantam Menara Ikonik Kota

Jangan Anggap Biasa, Nyeri Saat Bercinta Bisa Jadi Alarm Tubuh

Saat Stres Melanda, Sepuluh Kalimat Ini Malah Terdengar Lebih Dewasa

Pelajar SMA Lecehkan Bule Australia

Dokter Banyak, Tapi Belum Merata, Puskesmas Jateng Masih Ketimpangan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Pemprov Jateng Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Juni 15, 2025
Unik

The Latest Advances in Artificial Intelligence

April 25, 2023
Unik

Exploring the Wonders of Space and Our Universe

Juni 12, 2023
Polisi menyemprotkan water cannon ke arah massa aksi May Day di Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (1/5/2025).
Unik

Merunut Pemicu Kericuhan Aksi May Day Semarang, Kebrutalan Polisi atau Anarkisme Massa?

Mei 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 149 WBP Rutan Purbalingga Dapat Remisi HUT ke-80: Momentum untuk Reset Hidup
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?