BACAAJA, SEMARANG – Pernah dengar istilah serangan jantung? Yup, penyakit ini sering dianggap “pembunuh diam-diam” karena bisa datang tiba-tiba dan dampaknya fatal kalau nggak segera ditangani.
Secara sederhana, serangan jantung adalah kondisi serius ketika aliran darah ke otot jantung tersumbat. Bayangin aja, mesin utama tubuh kita kekurangan bahan bakar—hasilnya, jantung nggak bisa maksimal memompa darah ke seluruh tubuh. Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada kematian.
Penyebab Serangan Jantung
Serangan jantung (alias infark miokard) umumnya dipicu oleh penyakit jantung koroner. Ini terjadi karena pembuluh darah koroner tersumbat akibat plak kolesterol yang menumpuk di dindingnya. Semakin lama plak dibiarkan, makin sempit jalurnya, makin berat kerja jantung, dan risiko serangan pun makin tinggi.
Kenali Gejalanya Sejak Dini
Gejala serangan jantung nggak selalu sama pada setiap orang. Beberapa tanda umum yang sering muncul antara lain:
- Nyeri atau rasa tertekan di dada
- Sesak napas
- Pusing, gelisah, sampai keluar keringat dingin
- Mual atau bahkan muntah
Yang bikin ngeri, ada juga kasus serangan jantung yang nggak menunjukkan gejala sama sekali alias “silent heart attack”. Penderitanya bisa tiba-tiba kolaps tanpa peringatan.
Komplikasi yang Mengintai
Kalau serangan jantung terlambat ditangani, komplikasinya bisa serius banget. Mulai dari gangguan irama jantung (aritmia), gagal jantung, syok kardiogenik, sampai henti jantung mendadak. Makanya, jangan anggap remeh kalau ada gejala aneh terkait jantung.
Pengobatan: Jangan Tunggu Lama
Ketika serangan jantung terjadi, tujuan utama dokter adalah membuka kembali aliran darah ke jantung secepat mungkin. Caranya bisa lewat obat-obatan khusus, atau prosedur medis seperti pemasangan ring jantung. Kabar baiknya, kalau ditangani cepat, peluang bertahan hidup dan kualitas hidup setelah pasang ring bisa jauh lebih baik.
Cegah Sebelum Terlambat
Kabar baiknya, serangan jantung bisa dicegah dengan gaya hidup sehat. Beberapa langkah simpel yang bisa kamu terapkan mulai dari sekarang antara lain:
– Pilih makanan yang kaya serat dan lemak sehat
– Jaga berat badan tetap ideal
– Kelola stres, jangan dipendam terus
– Rutin olahraga (nggak perlu berat, asal konsisten)
– Stop merokok sekarang juga
– Tidur cukup biar jantung bisa “recharge”
Ingat, mencegah selalu lebih gampang daripada mengobati. Jantung sehat = hidup lebih panjang dan berkualitas. (*)


