Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Bayi di Bulukumba Meninggal Kelaparan, Saking Miskinnya Diduga Gak Makan & Minum Susu 10 Hari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Viral Bayi di Bulukumba Meninggal Kelaparan, Saking Miskinnya Diduga Gak Makan & Minum Susu 10 Hari

R. Izra
Last updated: Oktober 30, 2026 2:04 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
ilustrasi mayat bayi
SHARE

BACAAJA, BULUKUMBA – Kisa memilukan dan menyanyat hati datang dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bayi usia 14 bulan meninggal dunia karena kelaparan.

Bayi piatu itu dilaporkan tak makan dan minum susu selama 10 hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Nakla Safira, nama bayi berusia 14 bulan itu. Ia sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Kisah Nakla ramai dibicarakan di media sosial. Nakla disebut tidak mendapat asupan makanan dan susu selama sekitar 10 hari karena keluarganya mengalami keterbatasan ekonomi.

Sebelum meninggal, Nakla mengalami kejang. Setelah kejang Nakla dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya kemudian mengharuskan bayi tersebut menjalani perawatan selama sepekan di ruang perawatan intensif (ICU) Rumah Sakit Bulukumba.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Nakla dibawa pulang ke rumah keluarga untuk dimakamkan. Suasana duka menyelimuti keluarga, termasuk nenek yang selama ini merawatnya.

Berasal dari Keluarga Miskin

Kehidupan Nakla memang penuh keterbatasan. Ibunya meninggal dunia saat ia baru berusia satu bulan. Sementara ayahnya bekerja sebagai buruh di luar kota sehingga tidak selalu bisa mendampingi.

Selama ini, Nakla diasuh oleh sang nenek. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuat kebutuhan sehari-harinya sulit terpenuhi.

Tetangga keluarga, Ehmy Sandre, mengatakan sang nenek sempat meminta bantuan karena kondisi cucunya yang semakin lemah.

“Dia (neneknya) datang ke rumah nangis-nangis minta tolong cucuku 10 hari tidak makan dan minum karena habis jatuh dalam keadaan sakit tidak makan. Adminduknya baru belum diurus BPJS,” kata Ehmy.

Selain persoalan asupan, Nakla disebut pernah terjatuh dan mengalami sakit. Keluarga juga kesulitan membawanya berobat karena keterbatasan biaya. Nakla diketahui belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

DPRD Soroti Pelayanan Warga Miskin

Kasus ini turut mendapat perhatian Pimpinan DPRD Bulukumba, Syahruni Haris. Ia menilai masih ada warga miskin yang belum terjangkau pendataan dan pelayanan pemerintah. Padahal, akses kesehatan seharusnya tetap menjadi prioritas, terutama dalam kondisi darurat.

Syahruni juga mengingatkan masyarakat agar tetap membawa pasien ke rumah sakit meskipun belum memiliki BPJS Kesehatan.

“Ini kejadian berulang-ulang masyarakat kita tidak terpantau pelayanan kesehatannya ceritanya sudah 10 hari di rumah neneknya menyampaikan tidak ada BPJS ini. Kepada masyarakat tidak ada BPJS tetap datang ke rumah sakit karena kalau sudah ke rumah sakit BPJS nomor dua, nyawa yang harus diutamakan,” tegas Syahruni, Jumat (30/10/2026).

Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kelalaian pemerintah daerah dalam menangani kasus Nakla.

Ia berjanji akan mengevaluasi persoalan tersebut. Andi juga meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan warga miskin yang membutuhkan bantuan tetapi belum mendapat perhatian pemerintah.

Menurutnya, aparatur pemerintahan di tingkat bawah harus lebih aktif memantau kondisi warga di wilayah masing-masing.

“Pemerintah di tingkat bawah lurah sampai kepala dusun lingkungan itu harus proaktif mencermati kehidupan masyarakatnya. Bukti hari ini bagian daripada masyarakat yang tertutup juga yang tidak melaporkan kondisi keluarganya,” kata Andi.

Kasus Nakla menjadi pengingat pentingnya pendataan warga rentan dan respons cepat pemerintah. Jangan sampai keluarga yang membutuhkan bantuan justru luput dari perhatian hingga terlambat mendapatkan pertolongan. (*)

You Might Also Like

Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa

PBB Terancam Rungkad, Dewan Perdamaian Trump Bikin Kondisi Makin Runyam

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

Tambah Banyak, Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Nyaris 10 Ribu Orang

Ketika Rival Jadi Penyelamat, Istri Bos Persela Nakhodai PSIS

TAGGED:bayi meninggal kelaparanbulukumbaheadlinemakanminum susumiskinsulselviral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Gubernur BI Respons Pernyataan Adik Prabowo Rupiah Berpotensi Tembus Rp22.000 Per Dolar AS
Next Article Pemkab Wonosobo Gencar Gempur Rokok Ilegal: Pedagang Jangan Hanya Kejar Untung Besar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemkab Wonosobo Gencar Gempur Rokok Ilegal: Pedagang Jangan Hanya Kejar Untung Besar

Viral Bayi di Bulukumba Meninggal Kelaparan, Saking Miskinnya Diduga Gak Makan & Minum Susu 10 Hari

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.

Gubernur BI Respons Pernyataan Adik Prabowo Rupiah Berpotensi Tembus Rp22.000 Per Dolar AS

TERIMA KUNJUNGAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menerima kunjungan industri dari SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta, lingkungan PLN UID Yogyakarta.

PLN Icon Plus Terima Kunjungan Industri SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta

Adik Prabowo Peringatkan Dolar Bisa Tembus Rp22.000: Punya Dampak Politik Luar Biasa Negatif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
Info

Fakta Latsarmil KDMP: 5 Peserta Meninggal, 32 Hamil, 1 Bumil Melahirkan saat Pendidikan

Juni 29, 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Hukum

Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG

Oktober 23, 2025
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Info

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

Desember 22, 2025
TANGKAP KURIR SABU - Petugas dari Bareskrim Polri mencegat bus penumpang di Tol Pekalongan, untuk menangkap kurir sabu yang membawa kiriman 100 gram sabu-sabu. (ist)
Hukum

Bareskrim Mendadak Cegat Bus di Tol Pekalongan Bikin Kaget Penumpang, Ternyata Incar Kurir Sabu 100 Gram

Agustus 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Bayi di Bulukumba Meninggal Kelaparan, Saking Miskinnya Diduga Gak Makan & Minum Susu 10 Hari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?