Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Tidur Orang Indonesia Paling Buruk di Asia, Ada Apa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Tidur Orang Indonesia Paling Buruk di Asia, Ada Apa?

Ternyata, penyebabnya nggak cuma soal kebiasaan begadang. Infrastruktur perkotaan dan gaya hidup modern jadi biang kerok utamanya.

Nugroho P.
Last updated: September 12, 2025 5:51 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Orng Indonesia kualitas tidurnya jelek.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kalau ngomongin soal tidur, ternyata Indonesia lagi-lagi dapat rapor merah. Dalam ajang World Sleep Congress 2025 di Singapura, dr. Andreas Prasadja, Spesialis Kesehatan Tidur, mengungkap fakta mengejutkan: orang Indonesia rata-rata cuma tidur 6 jam 36–39 menit per hari. Bandingkan dengan orang Asia lain yang rata-rata bisa 7 jam, atau Australia dan Eropa yang nyaman tidur 8 jam.

Contents
Kenapa Tidur Orang Indonesia Jelek?Faktor Lain yang Sering Dianggap SepeleDampak Serius Kalau Tidur BerantakanSolusi: Manfaatkan Teknologi

“Untuk Asia, Indonesia yang paling buruk. Kita tidur lebih sedikit dibanding negara lain,” kata Andreas.

Kenapa Tidur Orang Indonesia Jelek?

Ternyata, penyebabnya nggak cuma soal kebiasaan begadang. Infrastruktur perkotaan dan gaya hidup modern jadi biang kerok utamanya.

Ambil contoh Jakarta: macet parah bikin orang harus bangun lebih pagi supaya nggak telat masuk kantor. Padahal jam masuknya sama kayak di Singapura, tapi kualitas hidupnya jauh berbeda.

Belum lagi, hiburan digital yang gampang diakses bikin banyak orang rela ngorbanin jam tidur demi scroll TikTok, nonton drakor, atau main game online.

Faktor Lain yang Sering Dianggap Sepele

Selain macet dan hiburan digital, pola makan juga punya pengaruh besar. Ngemil tengah malam, ngopi sore hari, atau minum boba sebelum tidur bisa bikin mata melek lebih lama.

“Sederhana aja, sudah gelap ya sudah makan terakhir. Jangan nunggu late night snack. Hindari kafein setidaknya 12 jam sebelum tidur,” jelas Andreas.

Dampak Serius Kalau Tidur Berantakan

Banyak yang mikir kurang tidur itu cuma bikin ngantuk. Padahal, efeknya jauh lebih berat. Andreas mengingatkan bahwa kurang tidur bisa meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

“Begitu tidurnya nggak sehat, badan seperti stres. Zat oksidannya naik,” katanya.

Makanya, tidur harus dianggap sama pentingnya dengan makan sehat dan olahraga. Tanpa tidur cukup, semua usaha menjaga pola hidup sehat bisa sia-sia.

Solusi: Manfaatkan Teknologi

Menariknya, Andreas justru mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi supaya lebih peduli sama pola tidur. Salah satunya lewat jam tangan pintar dengan fitur Sleep Tracking yang bisa memantau durasi sekaligus kualitas tidur.

Contoh yang disebutkan adalah Samsung Galaxy Watch 8 Series yang terhubung ke aplikasi Samsung Health. Fitur ini bisa ngasih evaluasi personal dan panduan supaya orang bisa memperbaiki pola tidurnya.

“Dengan fitur Sleep Tracking, kita bisa evaluasi durasi tidur. Samsung Health prediktif, personalisasi sangat bagus. Kita dibimbing untuk tidur lebih sehat,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Gelombang Job Scam Makin Liar, Indonesia Jadi Target

Motor Sama, Komentar Nyala: Aura Kasih Muncul di IG Lisa Mariana

Longsor Malam Hari Guncang Majenang, 2 Tewas,  Warga Belum Pulih

Sering Tidur Saat Puasa? Jangan-jangan Lagi Terjebak Hadis Palsu

Helikopter Militer Iran Jatuh di Pasar, Empat Tewas

TAGGED:kualitas tidurtidurtidurnya buruk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Jateng ngumpulin bupati hingga wali kota bahas soal tunjangan anggota dewan, Kamis (11/9/2025). (bae) Pak Gub Bilang Jangan Naik Tunjangan Dewan di Jateng, Eh yang Sekarang Aja Udah Mode Sultan
Next Article Setelah Drama Panjang, PWI Akhirnya “Unblock” di Kemenkumham

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Jejak Sunyi Sang Guru Ulama, dari Bangkalan ke Tanah Suci

November 10, 2025
Viral

Eks Ketua DPRD Pasaman Tewas Tertimpa Alat Berat

Desember 5, 2025
Viral

Surat Tangan Syamsul Viral Usai OTT, Isi Bikin Geger

Maret 17, 2026
Viral

Saat Bencana Datang, Umrah Tetap Jalan, Inilah Nasib Sang Bupati Aceh Selatan

Desember 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tidur Orang Indonesia Paling Buruk di Asia, Ada Apa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?