BACAAJA, SEMARANG- Tim pendukung Sujarwanto datang paling pagi ke Kantor KONI Jateng di Kompleks GOR Jatidiri Semarang untuk ambil formulir, Kamis (18/9). Rombongan berjumlah sekitar 26 orang itu dipimpin mantan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Budi Santoso yang membawa surat kuasa langsung dari Sujarwanto.
Budi menegaskan dukungan mereka berangkat dari kapasitas dan rekam jejak panjang Sujarwanto, baik di birokrasi maupun olahraga. “Beliau punya kapabilitas lengkap, dari perencanaan sampai posisi strategis di dinas. Di dunia olahraga juga bukan orang baru,” ujarnya.
Selain itu, Sujarwanto, yang kini menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng juga dinilai punya integritas tinggi, pengalaman sebagai Pj Bupati di tiga daerah, dan diterima di banyak kalangan. Budi mengklaim, saat ini sudah ada 52 cabang olahraga yang menyatakan dukungan.
Ambil Langsung
Tak lama setelahnya, giliran Kolonel (Purn) Catur Puji Santoso yang datang langsung untuk ambil formulir. Ia mengaku sudah mengantongi dukungan dari 25 cabang olahraga. “Banyak cabor yang datang ke rumah, minta saya maju. Kalau memang untuk Jawa Tengah, saya siap,” tegasnya.
Catur, yang kini aktif membina beberapa organisasi olahraga seperti Muaythai, Karate-Do Gojukai, FASI Jateng, hingga klub sepatu roda Kairos, menekankan niatnya hanya satu: membangun KONI dengan lebih sportif dan profesional. “Targetnya, prestasi Jawa Tengah harus meningkat dan bisa bersaing di level nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Panitia Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) 2025 memastikan jadwal pemilihan masih on track. Rencananya digelar 24-25 Oktober mendatang, meski kepastian bisa bergeser menunggu pembahasan Permenpora 14/2024 yang masih jadi polemik.
Ketua Tim Jaring Saring, Prof Joko Priyono menjelaskan, syarat calon ketum, mulai dari WNI berdomisili Jateng, minimal lulusan SMA, pernah jadi pengurus KONI atau cabor, serta punya dukungan tertulis minimal 20 persen anggota KONI Jateng. “Yang pasti, calon tidak boleh sedang terjerat masalah hukum,” tegasnya.
Dengan dua nama besar yang sudah ambil formulir, persaingan menuju kursi Ketua Umum KONI Jateng dipastikan berlangsung seru. Pengambilan formulir bakal calon sendiri masih digelar hingga Selasa, (23/9). Ayo, siapa yang mau menyusul? (*)



