Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Nasdem Wacanakan Moratorium Pembangunan IKN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Nasdem Wacanakan Moratorium Pembangunan IKN

Kondisi fiskal yang mengalami defisit membuat wacana moratorium pembangunan IKN terus menguat. Opsi lainnya, Presiden Prabowo perintahkan Wapres Gibran untuk berkantor di IKN.

baniabbasy
Last updated: Juli 26, 2025 11:18 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Wacana moratorium pembangunan IKN terus menguat. Wakil Ketua DPR RI dari Partai Nasdem Saan Mustopa yang mengusulkan itu dan menyarankan agar Wapres Gibran berkantor di IKN. dok.
Wacana moratorium pembangunan IKN terus menguat. Wakil Ketua DPR RI dari Partai Nasdem Saan Mustopa yang mengusulkan itu dan menyarankan agar Wapres Gibran berkantor di IKN. dok.
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa, melontarkan wacana mmoratorium pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Wacana itu menyusul tidak adanya kejelasan dari Presiden Prabowo Subianto terkait Perpres tentang IKN.

“Pemerintah sebaiknya segera melakukan moratorium sementara pembangunan IKN, sembari menyesuaikan kemampuan fiskal dan prioritas program pembangunan nasional,” kata Saan Mustopa, di Jakarta, Sabtu (26/7/2025).

Sebelum adanya kejelasan Prepres soal IKN, Wakil Ketua DPR RI itu juga mengusulkan opsi mengubah IKN menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Timur. Opsi itu dinilai dapat menghentikan polemic status IKN sekaligus memastikan infrastruktur yang sudah terbangun dimanfaatkan dengan baik.

Saan juga menyarankan kepada pemerintah agar memindahkan pemerintahan secara bertahap, diantaranya dengan memerintahkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sebagian Menteri untuk berkantor secara permanen di IKN.

Sementara itu, Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi INDEF, Andry Satrio Nugroho, mewanti-wanti moratorium pembangunan IKN dapat menimbulkan sejumlah resiko bila tidak dilakukan secara hati-hati.

Hal itu mengingat proyek IKN telah menghabiskan anggaran Rp151 triliun. Jumlah itu berasal dari Rp89 triliun dari APBN dan Rp58,41 triliun dari swasta.

Saat ini, pemerintah juga sudah menganggarkan tambahan anggaran untuk IKN sebesar Rp48,8 triliun guna kelanjutan pembangunan hingga 2029. Jika sesuai rencana awal, pembangunan IKN membutuhkan anggaran sebesar Rp466 triliun dari APBN dan investasi swasta.

Andry menegaskan, sudah banyak infrastruktur yang dibangun di IKN. Pemerintah perlu menganggarkan biaya perawatan agar fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun tidak rusak. Sebab jika rusak, justeru merugikan negara. “Menurut saya, IKN itu too big to fail. Artinya dia sudah terlalu besar untuk kita hapuskan begitu saja,” tukasnya.

Kepada pemerintah, Andry menyarakan dua opsi terkait IKN. Pertama, segera memindahkan ibu kota negara ke IKN. Atau kedua, mengubah status IKN menjadi ibu kota provinsi Kalimantan Timur agar termanfaatkan.(*)

You Might Also Like

Napi Money Laundry di Lapas Semarang Turut Dapat Diskon Hukuman

Sembilan Tewas Terinjak Saat Ibadah di Kuil Suci

Saat Bencana Datang, Umrah Tetap Jalan, Inilah Nasib Sang Bupati Aceh Selatan

Misteri Kematian Warga Korea yang Tewas dalam Mobil di Purbalingga Masih Gelap

Merah Putih di Perantauan: Begini Serunya Diaspora Indonesia Rayakan 17 Agustus di Luar Negeri

TAGGED:IKN mangkrakMoratorium IKNSaan Mustopa Nasdem
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Piala AFF U-23 di SUGBK , Selasa (29/7/2025) pukul 20.00 WIB akan menghadirkan tuan rumah Timnas U-23 melawan Vietnam. Timnas U-23 Jumpa Vietnam di Partai Final AFF
Next Article Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama General Manager Angkasa Pura Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Fajar Purwawidada Sabtu (26/7/2025) sebelum meresmikan Lounge Mega Diving Resort di Bandara Ahmad Yani. Gubernur Luthfi Minta Promosi Wisata Karimunjawa Digenjot

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rupanya Begini Rasanya Menjadi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Lorong Pocong dan Boneka Gantung, Menyibak Museum Santet

Tips Agar Tidak Terjebak Gogle Maps yang Ngaco

Lari Trail Berujung Duka, Peserta Tumbang di Sentul

Bisnis Baru, Titip Nyekar Online Jadi Tren, Jasa Ini Bikin Haru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Operasi Ketupat Candi Dimulai, Jateng Siap Tampung 38 Juta Pemudik

Maret 12, 2026
Unik

Bisa Bikin Mustahik Jadi Muzaki? Begini Cara Baznas Jateng Dorong Ekonomi Umat di Purbalingga

Agustus 13, 2025
Unik

Lagi Cari Jodoh? Cilacap Sehari Ada 30 Janda Baru

Oktober 28, 2025
Pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khalid meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025) usai koma 20 tahun.
Unik

‘Pangeran Tidur’ Arab Saudi Meninggal Dunia setelah 20 Tahun Hidup dalam Kondisi Koma

Juli 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nasdem Wacanakan Moratorium Pembangunan IKN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?