BACAAJA, SEMARANG – Hidup itu kadang kayak grafik saham, naik-turun nggak jelas. Soal rezeki juga sama. Ada masa lapang, ada masa harus megap-megap. Nggak sedikit orang yang akhirnya ambil jalan berutang demi nutup kebutuhan harian.
Wajar? Iya. Tapi tetap harus tanggung jawab. Soalnya utang bukan cuma angka, tapi amanah.
Kalau kamu lagi di fase nyicil ini-itu dan rasanya berat banget, apalagi mumpung lagi puasa, nggak ada salahnya nambah amunisi spiritual. Selain atur strategi keuangan, jangan lupa minta tolong ke Allah. Siapa tahu jalannya dibukain dari arah yang nggak disangka-sangka.
Yuk, coba amalkan beberapa doa ini biar urusan utang dimudahkan.
1. Doa sebelum tidur biar utang dipermudah
Dalam hadis riwayat Sahih Muslim no. 2713, ada doa yang bisa dibaca sebelum tidur dengan posisi miring ke kanan.
Bacaannya:
Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.
Artinya kurang lebih:
Minta sama Allah yang Maha Awal dan Maha Akhir supaya dilunasi utang kita dan dijauhkan dari kefakiran.
Doa ini bukan cuma soal duit, tapi juga soal hati biar tetap tenang dan nggak keburu stres mikirin tagihan.
2. Doa biar dicukupkan dan dijauhkan dari yang haram
Doa ini juga sering diamalkan buat yang lagi pengin lepas dari jerat utang.
Bacaannya:
Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ali Muhammad
Allahummaghnini bihalalika ‘an haramika
waghnini bifadhlika ‘amman siwaka, ya hayyu ya qayyum
Artinya:
Minta dicukupkan dengan yang halal dan nggak perlu bergantung sama selain Allah.
Simple, tapi dalem. Karena kadang masalahnya bukan cuma kurang uang, tapi juga salah langkah.
3. Jangan cuma doa, ikhtiarnya juga gas
Ini penting banget. Jangan sampai kita rajin baca doa tapi usaha nol. Islam ngajarin keseimbangan.
Kalimat “Hasbiyallahu wa ni’mal wakil” itu indah banget. Tapi akan lebih bermakna kalau sebelumnya kita sudah ngerahin usaha maksimal: kerja lebih rapi, atur cash flow, kurangi gengsi, cari tambahan pemasukan kalau bisa.
Kalau cuma pasrah tanpa gerak, itu beda cerita.
Puasa itu momen refleksi. Bukan cuma nahan lapar, tapi juga ngerapihin hidup. Kalau lagi punya utang, jangan putus asa. Doa jalan, usaha jalan, mental juga dijaga.
Pelan-pelan aja. Yang penting konsisten. Karena utang bisa lunas, asal kita nggak berhenti ikhtiar dan nggak capek berharap. (*)


