Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menhub Masa Bodoh, Tetap Tertibkan Angkutan ODOL meski Banyak Didemo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Menhub Masa Bodoh, Tetap Tertibkan Angkutan ODOL meski Banyak Didemo

Menhub Dudy Purwagandhi tak ambil pusing, tetap tertibkan truk ODOL meski banyak ditentang dan didemo.

R. Izra
Last updated: Juni 30, 2025 6:39 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi. (IG Kemenhub)
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi. (IG Kemenhub)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi tampak masa bodoh dengan demo sopir truk di berbagai daerah yang menolak kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Dalam diskusi bersama pers di Jakarta pada Kamis (26/6/2025), Menhub menegaskan bahwa penanganan angkutan ODOL di Indonesia harus segera dilaksanakan dan tidak bisa lagi ditunda.

Sebab, menurutnya, selama ini masalah tersebut telah menyebabkan dampak mengerikan di berbagai aspek, meliputi kecelakaan lalu lintas, kemacetan, hingga kerusakan infrastruktur jalan.

Menhub menuturkan pihaknya tahun ini tidak menerbitkan aturan baru terkait angkutan ODOL. Kemenhub hanya akan menjalankan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Mulai saat ini kami hanya akan menjalankan regulasi yang sudah ada secara lebih tegas,” ujar Menhub dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, jika ada pihak yang merasa keberatan dengan penanganan angkutan ODOL atau ingin memberikan masukan, dirinya sangat terbuka untuk berdiskusi.

Pasalnya, Menhub memahami bahwa sebuah kebijakan pada dasarnya tidak bisa menyenangkan semua pihak.

“Saya terbuka untuk diskusi, tapi bukan untuk menunda. Penundaan hanya akan menimbulkan kerugian-kerugian baru dan justru tidak menyelesaikan akar masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan, angkutan over dimension atau kelebihan dimensi, termasuk dalam kategori pidana di Pasal 277 dan bisa diproses secara hukum.

Sedangkan angkutan over koading atau kelebihan muatan, termasuk dalam pelanggaran administratif di Pasal 309 dan bisa dilakukan penilangan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo) yang juga pengusaha angkutan, Kyatmaja Lookman mengatakan, semua pengusaha angkutan pada dasarnya tidak ingin melakukan pelanggaran ODOL.

Menurutnya, dengan tidak melakukan pelanggaran, kondisi truk akan jadi lebih awet dan biaya perawatan pun akan jadi lebih murah.

Hanya saja ia mengaku kondisi pasar saat inilah yang memaksa para pengusaha angkutan nekat mengoperasikan truk ODOL.

“Asosiasi ini sebenarnya terbentuk karena kerinduan kita terhadap keselamatan. Kita pernah menandatangani komitmen untuk zero Over Loading dan kita nggak mundur dari itu,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Beredar Isu WhatsApp Call Akan Dibatasi! Ini Kata Menkomdigi Meutya Hafid 

Ngantuk Jadi Lomba, Seoul Bikin Kompetisi Tidur Siang

Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Nyari Apa Ya?

Mengapa Tanggul Laut Pelabuhan Tanjung Emas Bisa Jebol?

Cita Rasa yang Menyatukan Nusantara, Menyusuri Kekayaan Kuliner Jawa dari Barat hingga Surobyoan

TAGGED:Menhub Dudy Purwagandhimenhub masa bodohmenhub tak peduli didemomenhub truk odolmenshub tetap tertibkan odol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Band yang bakal tampil di Jateng Fair 2025. (Instagram PRPP) Tiket Masuk Gratis! Berikut Jadwal Konser Musik Lintas Genre di Jateng Fair 2025
Next Article Fakta-Fakta OTT KPK di Mandailing Natal, Berikut Nama-namanya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.

Ansor Jateng Kritik Cara Polisi Geledah Ponpes Putri di Sukoharjo: Tindakan Arogan

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Malam Susah Merem Kadang Bukan Cuma Karena Pikiran Berat, Ini Masalah dan Solusi Ulama

Mei 29, 2026
Tips

Gusi Berdarah Bisa Jadi Alarm Masalah Ginjal

Juli 16, 2026
Slank kembali galak dengan realitas sosial dengan merilis lagu 'Republik Fufufafa'.
Viral

Slank Kembali Setelan Pabrik, Bikin Lagu Galak ‘Republik Fufufafa’

Desember 30, 2025
Viral

Powerbank Ngamuk di Udara, Pesawat Mendarat Darurat

Oktober 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menhub Masa Bodoh, Tetap Tertibkan Angkutan ODOL meski Banyak Didemo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?