BACAAJA, SEMARANG- Angin segar nih bagi para fresh graduate yang lagi cari pengalaman kerja. Menteri Ketenagakerjaan RI, Yasserli, “spill” rencana lanjutan program magang nasional.
Tiap batch, programnya berlangsung selama enam bulan. Peserta dapat pengalaman langsung di lapangan, bahkan dapat uang saku setara UMK. Yasserli bilang, program magang bakal dibuka lagi. Tapi waktunya masih disiapkan, kemungkinan untuk tahun depan.
“Sekarang sedang disiapkan untuk dibuka tahun depan,” kata Yasserli saat meninjau peserta magang di industri kreatif Semarang, Selasa (31/3/2026). Soal kuota, belum ada angka pasti. Namun, targetnya minimal sama seperti tahun sebelumnya, dengan harapan bisa bertambah.
Baca juga: Magang Bukan Cuma “Numpang Lewat”, Menaker: Fresh Graduate Harus Siap Tempur di Dunia Kerja
“Semoga itu bisa bertambah, tapi minimal tetap seperti tahun lalu,” ujarnya. Yasserli mengakui, program ini terbilang baru. Meski begitu, responsnya cukup positif dari berbagai pihak.
Mulai dari perusahaan, industri, kampus, sampai peserta magang sendiri. Antusiasmenya dinilai tinggi sejak pertama diluncurkan. “Apresiasi luar biasa dari perusahaan, industri, dan adik-adik peserta magang,” katanya.
Siap Kerja
Dia menegaskan, tujuan utama program ini bukan langsung merekrut peserta. Tapi lebih ke menyiapkan mereka biar siap kerja. Meski begitu, di lapangan tetap ada cerita menarik. Beberapa peserta justru langsung direkrut setelah magang selesai.
Secara kasar, program ini menyasar sekitar 100 ribu peserta pada 2025. Pelaksanaannya dibagi dalam beberapa batch. Salah satu batch bahkan akan selesai pada pertengahan April mendatang. Pesertanya tersebar di berbagai bidang, dari industri kreatif sampai sektor lain.
Baca juga: Mau Masuk SMK? Ini Jurusan yang Mulai Ditinggal Zaman
Yasserli juga menyinggung tantangan ke depan. Termasuk dampak kebijakan efisiensi yang bisa berpengaruh ke dunia kerja. “Dampak pasti ada, nanti kita lihat,” ujarnya.
Meski begitu, dia optimistis program magang tetap relevan. Apalagi buat fresh graduate yang sebelumnya kesulitan cari kerja karena minim pengalaman. “Sekarang mereka punya pengalaman enam bulan, punya sertifikat magang. Kompetensinya jelas lebih baik,” katanya.
Jadi, kalau masih nunggu lowongan “fresh graduate, pengalaman 2 tahun”, mungkin ini saatnya ambil jalan pintas, magang dulu, biar nggak cuma jadi penonton di dunia kerja. (bae)


