BACAAJA, SEMARANG- Upaya menjaga dan bahkan meningkatkan prestasi olahraga Jawa Tengah terus dilakukan. Kali ini Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Erwin Ardian menginisiasi gelaran Diskusi Publik Olahraga bertema “Menjaga Prestasi Olahraga Jawa Tengah”, Selasa (9/9) di Hotel Noormans, Semarang.
Kegiatan ini lahir dari kepedulian terhadap prestasi olahraga Jateng yang dalam beberapa tahun terakhir seakan jalan di tempat. Padahal, provinsi ini punya banyak talenta muda di berbagai cabang olahraga.
“Forum ini diharapkan bisa menjadi ruang evaluasi sekaligus merumuskan langkah strategis agar olahraga Jateng kembali berjaya, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata salah satu panitia, Sigit Pramono yang juga wartawan senior PWI.
Sejumlah narasumber dijadwalkan hadir, mulai dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, Komisi E DPRD Jateng, akademisi olahraga, hingga mantan atlet berprestasi nasional maupun internasional.
Format Panel
Diskusi akan berlangsung dalam format panel, dilanjutkan sesi tanya jawab interaktif, hingga penyusunan rekomendasi strategis. Output yang ditargetkan ialah lahirnya rumusan kebijakan konkret, jejaring kolaborasi antar-stakeholder, serta advokasi program kerja untuk memperkuat pembinaan atlet daerah.
Peserta diskusi yang direncanakan dibuka oleh Ketua KONI Jateng ini berasal dari berbagai kalangan: pengurus cabang olahraga se-Jawa Tengah, pelatih, atlet daerah, akademisi, mahasiswa, jurnalis olahraga, hingga masyarakat umum pemerhati olahraga.
Ketua Siwo PWI Jateng, Erwin Ardian menegaskan, peran wartawan olahraga bukan hanya melaporkan, tapi juga ikut mengawal lahirnya kebijakan strategis. “Kami ingin media hadir sebagai bagian dari solusi. Lewat diskusi ini, kita dorong lahirnya gagasan-gagasan segar untuk membangkitkan prestasi olahraga Jawa Tengah. Sudah saatnya semua pihak duduk bersama, saling mendukung, dan bergerak bareng,” ucapnya.
Acara akan ditutup dengan perumusan rekomendasi, foto bersama, serta ramah tamah. Panitia berharap diskusi ini jadi titik awal kebangkitan olahraga Jateng menuju prestasi yang lebih membanggakan. (*)


