Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kebakaran Luluhlantakkan 500 Rumah di Kapuk Muara, Begini Nasib Ribuan Penghuninya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kebakaran Luluhlantakkan 500 Rumah di Kapuk Muara, Begini Nasib Ribuan Penghuninya

Kini, ribuan jiwa yang terdampak kebakaran masih menanti pemulihan, baik secara fisik maupun psikologis, sembari berharap ada harapan baru pascabencana yang meluluhlantakkan hidup mereka dalam hitungan jam

Nugroho P.
Last updated: Juni 7, 2025 5:48 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi rumah kebakaran
ilustrasi rumah kebakaran
SHARE

NARAKITA, JAKARTA UTARA – Kepanikan melanda warga Gang Damai, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, saat kobaran api melahap ratusan rumah mereka pada Jumat siang, 6 Juni 2025. Insiden tragis ini menyebabkan lebih dari 500 rumah hangus terbakar dan membuat ribuan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 12.18 WIB, ketika asap tebal mulai membubung dari salah satu rumah di pemukiman padat tersebut. Api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya yang sebagian besar berstruktur semi permanen. Proses pemadaman berlangsung hampir sepanjang hari, dan api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.15 WIB setelah dilakukan pendinginan sejak pukul 16.11 WIB.

Bukan hanya rumah warga, kebakaran itu juga meluluhlantakkan tiga lapak usaha dan satu unit gudang. Kepulan asap pekat dan kobaran api yang terus membesar membuat petugas pemadam kebakaran menghadapi tantangan besar di lapangan, terlebih karena akses jalan yang sempit dan padat.

Saat ini, para penyintas bencana tersebut mengungsi ke tenda darurat yang didirikan di atas lahan milik PT DHI. Lokasi ini dijadikan pusat penampungan sementara untuk menampung para korban yang kini tak lagi memiliki tempat bernaung.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa bantuan logistik mulai disalurkan secara bertahap kepada para pengungsi. Pihaknya juga menjamin seluruh kebutuhan dasar korban akan segera ditangani.

“Kami menyiapkan berbagai bantuan penting, mulai dari air bersih, kebutuhan anak-anak, hingga fasilitas tempat tinggal sementara. Kami juga terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses tanggap darurat berjalan lancar,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Sejumlah organisasi kemanusiaan, relawan, serta warga sekitar juga terlihat turut memberikan bantuan kepada korban. Dapur umum, pos kesehatan, dan distribusi kebutuhan harian telah dibentuk di sekitar lokasi pengungsian.

Sementara itu, penyebab utama terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Tim pemadam, polisi, dan petugas forensik sedang mengumpulkan informasi untuk mengetahui asal mula api yang telah menyebabkan kerusakan begitu besar.

Mengenai total kerugian materi, perhitungan masih dilakukan oleh pihak berwenang bersama warga terdampak. Mengingat skala kehancuran yang luas, nilai kerugian diprediksi mencapai miliaran rupiah.

Dalam beberapa hari ke depan, Pemprov DKI Jakarta berencana mengadakan asesmen lanjutan terhadap kebutuhan jangka menengah dan panjang para pengungsi, termasuk skema relokasi dan bantuan rekonstruksi.

Banyak warga saat ini hanya bisa berharap pada bantuan pemerintah dan uluran tangan sesama. Mereka yang tinggal di tenda darurat kini harus bertahan dengan fasilitas terbatas, sambil menunggu kejelasan nasib tempat tinggal mereka yang telah menjadi abu.

Di tengah situasi penuh duka ini, semangat gotong royong warga Kapuk Muara masih terlihat kuat. Meskipun kehilangan harta benda, mereka saling menguatkan satu sama lain untuk bangkit dari musibah besar ini.

Petugas juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat yang rawan korsleting listrik dan mudah terbakar.

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan warga kota besar lainnya akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, khususnya di lingkungan padat penduduk.

Kini, ribuan jiwa yang terdampak kebakaran masih menanti pemulihan, baik secara fisik maupun psikologis, sembari berharap ada harapan baru pascabencana yang meluluhlantakkan hidup mereka dalam hitungan jam. (*)

You Might Also Like

Kuliner Ekstrem Jawa Tengah yang Bikin Penasaran, dari Sate Kobra hingga Landak, Berani Coba?

Mas Hamenang Ajak Pelajar Klaten Siapkan Diri Songsong Indonesia Emas 2025

Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura

Kocak! Polisi Tangkap 5 Warga di Bantul karena Sering Bobol Bandar Judol, yang Lapor Siapa Ya?

Baleg DPR RI; Pileg Dan Pilpres Juga Lebih Ideal Jika Dipisah

TAGGED:bencana kebakaranDamkarkebakaranrumah kebakaranupaya Damkar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article LaLiga 2025-2026 Resmi Dijadwalkan Mulai 17 Agustus, Ini Rincian Kalender Musim Depan
Next Article Lezat, Tahan Lama, dan Antibosan, Ini 5 Resep Bakso Daging Sapi Spesial Idul Adha

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Doyan Pedas Boleh, Tapi Jangan Sampai Usus Protes Keras

Mendarat Santai di Bali, Bule Buronan Langsung Diamankan

Status Tahanan Yaqut Bolak-Balik, KPK Ngeles Tanpa Intervensi

Efisiensi Anggaran Kebablasan, PPPK Jadi Korban Diam-Diam Lagi

Digerebek Diam-Diam, Pabrik Miras Kebongkar 

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Jangan Tidur Dulu! Blood Moon Bakal Warnai Langit Indonesia, Ini Jadwalnya Sob!

September 5, 2025
Unik

Mau Bayar Tiket Kereta di Indomaret? Begini Cara Mudah dan Praktisnya

Juli 23, 2025
Unik

WNFC 2025, Parade Kreativitas dari Wonosobo si Jantung Jawa ke Panggung Dunia

Juni 9, 2025
Terdakwa Rachmat Utama Djangkar (kepala pelontos di layar monitor) terlihat tertuntuk menyeka air mata saat membaca nota pembelaan sidang yang berpusat di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (11/6/2025). (bai)
Unik

Penyuap Mbak Ita Menangis saat Sidang: Saya Menderita secara Psikis

Juni 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kebakaran Luluhlantakkan 500 Rumah di Kapuk Muara, Begini Nasib Ribuan Penghuninya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?