BACAAJA, SEMARANG– Kenyamanan perjalanan darat saat musim mudik menjadi perhatian serius Pemprov Jateng. Salah satu fokusnya adalah jalur tengah yang menghubungkan wilayah Pemalang-Purbalingga-Banyumas.
Percepatan pembenahan infrastruktur jalan ini merupakan instruksi langsung Gubernur Ahmad Luthfi agar seluruh ruas jalan provinsi dalam kondisi aman dan nyaman saat dilintasi pemudik.
Sejumlah pekerjaan perbaikan sudah dilakukan di beberapa titik strategis. Di antaranya betonisasi di ruas Bantarbolang Kabupaten Pemalang, serta pengaspalan ulang di ruas Belik hingga kawasan Bobotsari Kabupaten Purbalingga.
Selain proyek perbaikan besar, pemerintah juga melakukan penambalan lubang-lubang kecil yang masih tersisa sebagai bagian dari perawatan rutin jalan.
Baca juga: Sambut Arus Mudik, Perbaikan Jalan Dideadline Rampung H-10 Lebaran
Pengamat Jalan dari Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Iwan Daryanto mengatakan, kondisi jalur Pemalang-Purbalingga-Banyumas secara umum sudah jauh lebih baik.
“Penambalan lubang itu sebenarnya perawatan rutin untuk kerusakan ringan, sekaligus memastikan jalan bebas lubang saat musim mudik tahun ini,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, jalur Pemalang-Purbalingga merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Pantura menuju kawasan selatan Jawa Tengah seperti Cilacap, Banjarnegara, hingga Banyumas. Karena perannya yang vital, jalur ini menjadi prioritas agar siap dilalui kendaraan pemudik.
Lebih Baik
Perbaikan jalan tersebut juga dirasakan langsung oleh pengguna jalan. Salah satunya Bangkit Prabowo (48), sopir truk pengiriman barang yang sering melintas di jalur tersebut.
Menurutnya, kondisi jalan sekarang jauh lebih baik dibanding sebelumnya. “Jalannya bagus, jadi saya merasa lebih aman dan nyaman. Penambalan lubang juga bagus untuk menghadapi arus mudik,” katanya.
Hal senada disampaikan Erik Gunawan (36), warga Kabupaten Pekalongan yang bekerja di Pemalang. Ia mengaku merasakan perubahan signifikan terutama di ruas Bantarbolang yang dulu rusak parah.
“Dulu jalan ini rusak banget, sekarang sudah dibeton jadi bagus,” ujarnya. Ia bahkan menyebut dulu kecelakaan sering terjadi akibat lubang di jalan tersebut. Namun setelah diperbaiki, pengendara kini bisa melintas lebih tenang.
Baca juga: Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak
Pemprov Jateng menargetkan seluruh penanganan jalan provinsi rampung paling lambat H-7 Lebaran. Dengan begitu, jalur mudik diharapkan siap menopang arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026.
Mudik memang selalu punya cerita: macet, lelah, sampai drama di jalan. Tapi setidaknya satu hal mulai berubah, jalan yang dulu penuh lubang sekarang mulai mulus. Tinggal berharap, perjalanan pulang kampung tahun ini bukan lagi soal menghindari lubang… tapi tinggal fokus menahan kantuk dan rebutan playlist di mobil. (tebe)


