Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi

Biasanya lampion dan bedug punya panggung masing-masing. Tapi tahun ini beda. Imlek 2026 dan Ramadhan datang hampir barengan, bikin Semarang serasa lagi bikin “kolaborasi budaya” versi real life. Merah dan hijau, barongsai dan dugder, semuanya nongol di waktu yang hampir sama.

T. Budianto
Last updated: Februari 13, 2026 4:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Tahun Baru Imek 2577 Kongzili yang masuk Shio Kuda Api tahun ini terasa spesial. Bukan cuma soal shio dan harapan rezeki, tapi karena waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadan.

Dua tradisi besar, dua komunitas besar, hadir dalam satu ruang kota yang sama: Semarang. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut momentum ini sebagai ruang penting untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan.

Baca juga: Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT

“Tahun kuda katanya mudah-mudahan membawa rezeki yang lebih banyak, kesejahteraan dan kemakmuran yang lebih baik bagi seluruh warga Kota Semarang,” ujarnya, kemarin. Menurutnya, Imlek bukan sekadar perayaan komunitas Tionghoa. Ini adalah bagian dari wajah Semarang sebagai rumah bersama.

Dalam acara ramah-tamah lintas agama dan lintas komunitas, ia menekankan pentingnya membangun persepsi yang sama tentang “Semarang Damai”. Yang menarik, Agustina bilang simbol-simbol budaya nanti bakal saling berdampingan. “Nanti akan kita lihat ada simbol-simbol Imlek bertemu dengan simbol-simbol Ramadan,” katanya.

Panggung Toleransi

Bayangin aja: lampion merah menyala, lalu tak lama bedug ditabuh tanda Ramadan datang. Kota ini seperti lagi bikin panggung toleransi versi nyata, bukan cuma slogan di baliho. Dalam kalender budaya kota, kawasan Sam Poo Kong bakal jadi pusat kemeriahan lewat agenda Imlek Vaganza pada 14-17 Februari 2026. Biasanya, ribuan warga tumpah ruah menikmati barongsai, atraksi budaya, sampai kuliner khas.

Belum selesai euforia Imlek, Semarang langsung bersiap ke tradisi khas jelang puasa: Dugderan. Karnaval budaya ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh wali kota dan pembacaan suhuf halaqoh sebagai simbol pengumuman datangnya bulan suci. Tahun ini, Dugderan dijadwalkan berlangsung Senin, 16 Februari 2026.

Baca juga: Forpela Resmi Lahir, Agustina: Perempuan Harus Jadi Penjaga Toleransi Kota

Artinya? Dalam hitungan hari, warga bisa merasakan dua atmosfer besar sekaligus. “Habis Imlek Vaganza di Sam Poo Kong, terus ada Dugderan karnaval. Wah seru tuh,” kata Agustina. Buat Pemkot, momen berdekatan ini bukan sekadar kebetulan kalender.

Ini peluang memperkuat harmoni, menunjukkan bahwa perbedaan bukan buat dijauhkan, tapi dirayakan bareng-bareng. Karena di Semarang, toleransi bukan cuma soal saling menghormati saat ibadah. Tapi juga soal berbagi ruang, berbagi panggung, dan berbagi kebahagiaan, tanpa perlu saling mengecilkan. (tebe)

You Might Also Like

Peringatan Al Quds Day dan Aliansi Mahasiswa Semarang Desak Indonesia Keluar dari BoP

Kado Natal di Lapas Semarang, Ada Bagi-bagi Diskon Hukuman

Calon Investor PSIS Menguap Lagi

Kota Lama & Lawang Sewu Bakal Disambung Jalur Hits, Wisata Semarang Makin Estetik!

Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS

TAGGED:agustina wilujengdugderanheadlineimlekpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Perempuan, Cantik Aja Nggak Cukup!
Next Article Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying.

Antrean BBM Mengular di Semarang, Isu Harga Naik Bikin Warga Panic Buying

Wali Kota Solo Respati Ardi.

Hemat Energi, Wali Kota Solo Dorong ASN Naik Transportasi Publik dan Bike to Work

SPBU di Ngaliyan, Kota Semarang, dipadati antrean warga yang hendak mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).

Harga BBM Terbaru Per 1 April 2026: Perlatite Tidak Naik, tapi Dibatasi

Menaker Spill Rencana Program Magang Batch Baru, Ayo Fresh Graduate Siap-Siap

MTQ 2026, Jateng Bidik Juara Umum

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi koruptor.
Hukum

20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

Februari 8, 2026
Ilustrasi mayat dalam koper
Hukum

Bau Aneh Bikin Kaget Sekampung Ujungnya Koper Berisi Mayat

Februari 17, 2026
Daerah

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

Desember 11, 2025
Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka saat rapat dengar pendapat dengan akademisi terkait dengan pembahasan RUU BUMN. Foto: dok.
Ekonomi

Revisi UU BUMN: DPR Sepakat BUMN Harus Transparan & Bebas Rangkap Jabatan

September 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?