Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Hamdan ATT Tutup Usia, Dunia Dangdut Kehilangan Sosok Legendaris
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Hamdan ATT Tutup Usia, Dunia Dangdut Kehilangan Sosok Legendaris

Selama hidupnya, Hamdan dikenal bukan hanya karena suaranya, tetapi juga sikap rendah hati dan dedikasinya terhadap dunia musik dangdut, membuatnya dicintai banyak pihak.

Nugroho P.
Last updated: Juli 1, 2025 1:16 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Hamdan ATT
SHARE

KABAR DUKA  menyelimuti industri musik dangdut Indonesia. Penyanyi senior Hamdan ATT wafat dalam usia 76 tahun pada Selasa (1/7/2025), setelah bertahun-tahun berjuang melawan komplikasi kesehatan akibat stroke.

Kepastian meninggalnya pelantun lagu “Termiskin di Dunia” ini disampaikan langsung oleh sang putra, Haikal Attamami. “Iya, betul. Tadi jam 12 siang meninggal di rumah. Soal pemakaman masih didiskusikan dengan keluarga,” ujarnya, dikutip Selasa siang.

Nama Hamdan ATT telah lama mewarnai jagat hiburan tanah air. Dengan karakter vokalnya yang khas dan penuh penghayatan, ia menjadi salah satu pelopor dangdut yang dikenang lintas generasi.

Lahir di Aru, Maluku, pada 27 Januari 1949, Hamdan Attamimi muda sudah menunjukkan ketertarikan pada musik sejak remaja. Ia bahkan sempat membentuk band terinspirasi grup instrumental Inggris, The Shadows.

Langkah awalnya di dunia profesional dimulai pada 1969 saat bergabung dengan kelompok musik Nada Buana dan tampil di stasiun TVRI, memberi warna baru dalam musik pop Melayu kala itu.

Setelah menamatkan kuliahnya pada 1975, Hamdan memutuskan fokus menjadi penyanyi dangdut. Keputusannya ini menjadi titik awal kemunculannya sebagai ikon musik tradisional modern Indonesia.

Namanya makin bersinar saat lagu “Termiskin di Dunia” melambung di awal 1980-an. Lagu ini menjadi ciri khasnya sekaligus mempertegas posisinya sebagai penyanyi dengan karakter kuat di tengah maraknya penyanyi baru saat itu.

Beberapa lagu lainnya yang juga tak kalah populer antara lain “Bekas Pacar”, “Sakit Hati”, “Patah Kemudi”, dan “Mabuk Judi”. Semuanya menunjukkan konsistensi Hamdan dalam menyampaikan tema kehidupan dengan lirik sederhana namun menyentuh.

Pada 2021, Hamdan ATT menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Indonesian Dangdut Awards sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap perkembangan musik dangdut nasional.

Sayangnya, sejak 2017, kondisi kesehatannya terus menurun. Ia mengalami stroke yang membuatnya harus menjalani perawatan intensif, termasuk sempat dirawat di ICU RS Polri Kramat Jati akibat pecah pembuluh darah.

Putranya, Haikal, sempat mengabarkan bahwa sang ayah mengalami pasang surut kesehatan. “Sakit ayah ini dari tahun 2017, sempat membaik, tapi 2021 kondisinya menurun lagi,” kata Haikal pada Mei 2024.

Meski kesehatannya menurun, semangat Hamdan untuk pulih tak pernah padam. Ia terus menjalani terapi dan pengobatan alternatif untuk memperbaiki kemampuan geraknya, terutama agar kakinya tidak terlalu kaku.

Haikal juga menyebut bahwa sang ayah masih bisa diajak berkomunikasi, meski terkadang daya tangkapnya melambat. “Kalau responsnya cepat ya kita ngobrol biasa. Kalau agak lambat, ya harus diulang beberapa kali,” tuturnya.

Ia menambahkan, keluarga selalu berusaha memahami kondisi Hamdan dan bersikap sabar. “Kita harus ekstra, memahami situasi. Namanya orang tua yang sedang sakit,” ujar Haikal.

Selama hidupnya, Hamdan dikenal bukan hanya karena suaranya, tetapi juga sikap rendah hati dan dedikasinya terhadap dunia musik dangdut, membuatnya dicintai banyak pihak.

Kini, kepergian Hamdan ATT meninggalkan ruang kosong di hati para penggemarnya. Namun karya-karyanya tetap abadi dan akan terus menginspirasi generasi mendatang.

Jenazah almarhum direncanakan akan dimakamkan setelah keputusan keluarga disepakati. Sejumlah rekan musisi dan kerabat telah menyampaikan belasungkawa atas kepergian sang maestro.

Kepergian Hamdan menjadi pengingat bahwa generasi emas musik dangdut telah menorehkan sejarah yang tidak bisa dihapus zaman.

Musik dan kenangan tentang Hamdan akan tetap hidup, menjadi warisan budaya yang membentuk wajah musik Indonesia hingga kini. (*)

You Might Also Like

Breaking News: The Latest Developments and Trends

Rencana Rehab Sekolah di Semarang Dibatalkan Demi Penuhi Ambisi Suami Mbak Ita

Drama Uang Pinjaman KPK yang Bikin Publik Kepo

Jateng Surplus Hewan Kurban, Gus Yasin: Ketersediannya Capai 1,5 Juta Ekor

Menyusuri Jejak Budaya di Kota Solo, Lima Destinasi yang Tak Sekadar Tempat Wisata

TAGGED:dangdut berdukaHamdan ATT meninggalkabar dukapenyanyi dangdut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua DPR RI Puan Maharani Puan Dorong Polri Wujudkan Rasa Aman dan Keadilan Sosial Bagi Rakyat
Next Article Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Di HUT Bhayangkara ke-79, Prabowo Titip Pesan Kuat untuk Polri Seperti Ini!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Unik

Prabowo Singgung Kocok Ulang Posisi Menteri, Ancaman Serius bagi yang Tak Patuh, Siapa Tersingkir?

Juni 30, 2025
Unik

Nginep Hemat di Jogja: Murah, Nyaman, dan Penuh Cerita

September 10, 2025
Unik

Dark Matter Mysteries: Recent Findings

September 3, 2023
Unik

Wisata 2025, Kali Biru Genyem, Permata Tersembunyi di Pelukan Papua

Mei 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hamdan ATT Tutup Usia, Dunia Dangdut Kehilangan Sosok Legendaris
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?