BACAAJA, SALATIGA — Usai libur panjang Lebaran, masyarakat mulai kembali mengurus berbagai keperluan, termasuk bayar pajak kendaraan. Kabar baiknya, pelayanan di Samsat Jawa Tengah tetap berjalan lancar di hari-hari awal masuk kerja.
Pantauan di kantor Samsat, Kamis (26/3/2026), menunjukkan aktivitas pelayanan berlangsung tertib. Warga datang silih berganti, tapi prosesnya tetap teratur karena alur yang sudah jelas.
Inka (30), salah satu wajib pajak di Samsat Salatiga, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Pelayanannya baik, cepat, dan ramah,” ujarnya.
Bacaaja: PKB Didiskon 5 Persen Sampai Akhir 2026
Bacaaja: Urusan Pajak, Jateng Naik Podium Nasional
Hal serupa disampaikan Emilia (58), wajib pajak di Samsat Ungaran. Menurutnya, kejelasan alur membuat proses jadi lebih mudah diikuti.
“Alurnya jelas dan mudah dipahami. Petugas juga membantu menjelaskan,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Bapenda Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik pelayanan, seperti Samsat Semarang II, Ungaran, dan Salatiga.
Ia mengatakan, masa awal setelah libur panjang jadi momen penting untuk memastikan pelayanan tetap optimal.
“Pasca-libur Lebaran, kami pastikan pelayanan tetap berjalan baik. Alhamdulillah lancar,” ujarnya.
Menurut Masrofi, harapan masyarakat terhadap layanan sebenarnya sederhana, yakni proses yang cepat, mudah, dan didukung petugas yang ramah.
Untuk mendukung itu, Bapenda Jawa Tengah menyediakan berbagai kanal layanan, mulai dari Samsat induk, Samsat keliling, hingga kerja sama dengan BUMDes dan layanan korporasi.
Selain itu, masyarakat juga diberi kemudahan lewat kebijakan tenggat waktu pembayaran yang fleksibel, yakni hingga 30 hari sebelum dan sesudah jatuh tempo tanpa dikenai denda.
Dengan kondisi ini, layanan Samsat di Jawa Tengah tetap bisa diandalkan, bahkan di momen padat setelah libur Lebaran. (*)


