BACAAJA, TEGAL – Suasana liburan di kawasan wisata Guci sempat berubah jadi tegang. Sabtu sore, 21 Desember 2025, banjir bandang tiba-tiba menerjang area pemandian air panas Pancuran 13. Air cokelat bercampur lumpur dan batu meluncur deras dari atas, bikin pengunjung panik dan area wisata porak-poranda.
Namun kondisi itu tak berlangsung lama. Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, memastikan situasi di Guci saat ini sudah kembali terkendali. Ia menegaskan, kawasan wisata tersebut aman dan siap menerima wisatawan.
“Untuk para wisatawan, masyarakat Kabupaten Tegal, juga masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Guci, tidak perlu khawatir. Kondisi sekarang sudah normal kembali,” kata Ischak.
Menurutnya, pipa air panas yang sempat tersapu banjir kini sedang dalam proses perbaikan. Pemerintah daerah bergerak cepat agar aktivitas wisata bisa kembali berjalan dengan nyaman.
Ischak juga menegaskan kesiapan Pemkab Tegal menyambut lonjakan pengunjung di musim liburan. Ia memastikan pengelolaan wisata Guci tetap jadi prioritas, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Tegal sudah siap menyambut wisatawan untuk menikmati masa liburan,” ujarnya.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang kawasan wisata Guci sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur cukup lama hingga membuat aliran sungai meluap dan menghantam area Pancuran 13.
Pantauan di lapangan menunjukkan lumpur, pasir, dan batu menutup sebagian area wisata. Demi alasan keselamatan, pengelola sempat menutup kawasan tersebut sementara waktu.
Tim BPBD Kabupaten Tegal langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan kaji cepat sekaligus penanganan darurat untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Kepala Polsek Bojong, Kompol Khaerun, menjelaskan banjir bandang ini terjadi akibat kiriman air dari Sungai Sawangan, yang berada di perbatasan Kabupaten Tegal dan Brebes.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Banjir terjadi karena kiriman air dari wilayah atas,” jelasnya.
Dengan kondisi yang kini sudah normal, wisata Guci kembali bersiap jadi tujuan favorit liburan. Meski begitu, pengunjung tetap diimbau waspada, terutama saat hujan deras turun di kawasan pegunungan.
Wah sudah bener aman? Jangan gugup cari cuan Nataru, tapi belum aman. (*)

