BACAAJA, SEMARANG- Tim medis PSIS Semarang lewat dokter tim Raditya Haryo membeberkan kondisi terkini empat pemain yang sedang menepi karena cedera. Kabar baiknya, sejauh ini belum ada indikasi cedera berat. Tapi tetap, semuanya butuh waktu dan treatment.
Pemain pertama adalah Rafael Rodrigues. Saat laga kontra Persela Lamongan, Rafael mengalami benturan di area wajah, tepatnya dekat mata kiri. Dampaknya? Bengkak di daerah orbital.
Baca juga: PSIS Ogah Degradasi, Persela Siap Ganggu Pesta
Untungnya, tidak ada robekan, gangguan penglihatan, atau tanda-tanda gegar otak. Bahkan pemain yang akrab disapa Rafinha ini masih bisa lanjut main sampai pertandingan selesai. Sekarang kondisinya berangsur membaik, tinggal bengkak yang masih ditangani dengan obat-obatan dan fisioterapi buat menurunkan radang.
Kedua, Rizky Darmawan. Waktu pemusatan latihan, Rizky mulai ngerasa nyeri di paha kanan depan. Setelah TC selesai, dia langsung latihan terpisah. Tim medis mencurigai ada muscle sprain di area quadriceps, tapi tanpa robekan otot.
Saat ini sudah masuk program pemulihan: obat, vitamin, plus fisioterapi untuk ngurangin nyeri dan ketegangan otot. Targetnya jelas: balik ke kondisi optimal secepat mungkin.
Bengkak Ringan
Pemain ketiga, Fridolin Yoku. Dalam uji coba di Yogyakarta, Fridolin Yoku benturan dengan rekan setim dan bikin lutut kanannya bengkak ringan. Ada dugaan sprain muscle di bagian tersebut.
Sekarang masih menunggu pemeriksaan lanjutan termasuk MRI untuk memastikan nggak ada masalah serius. Sambil nunggu hasil, dia tetap jalani terapi dan konsumsi obat pendukung. Harapannya? MRI bersih dan bisa cepat gabung latihan lagi.
Pemain terakhir adalah Aqsha Saniskara. Masih dari agenda uji coba di Yogyakarta, Aqsha mengalami muscle sprain di lutut kiri. Efeknya ada pembengkakan dan gerak jadi agak terbatas.
Baca juga: Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai
Dia dijadwalkan menjalani MRI non kontras untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, terapi dan obat suportif terus diberikan supaya proses penyembuhan lebih cepat.
Secara umum, kondisi keempat pemain masih dalam tahap pemantauan dan rehabilitasi. Belum ada alarm darurat, tapi jelas semuanya butuh waktu sebelum benar-benar comeback.
Sepak bola itu soal strategi dan mental. Tapi kadang yang paling menentukan justru… otot paha dan lutut. Semoga yang lagi di ruang fisioterapi bisa cepat keluar, karena tim butuh bukan cuma taktik, tapi juga kaki yang siap lari 90 menit. (tebe)


