Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Duka Menyelimuti Najwa Shihab, Suami Tercinta Wafat,  Ini Bacaan Doa Takziah dan Adabnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Duka Menyelimuti Najwa Shihab, Suami Tercinta Wafat,  Ini Bacaan Doa Takziah dan Adabnya

Kabar duka datang dari keluarga besar Quraish Shihab, salah satu nama yang sangat dihormati dalam dunia keilmuan Islam di Indonesia. Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab, wafat pada Selasa siang, 20 Mei 2025.

Nugroho P.
Last updated: Mei 20, 2025 6:08 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga besar Quraish Shihab, salah satu nama yang sangat dihormati dalam dunia keilmuan Islam di Indonesia. Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab, wafat pada Selasa siang, 20 Mei 2025.

Kepergian almarhum terjadi di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Jakarta, tepat pada pukul 14.29 WIB. Suasana haru langsung menyelimuti keluarga besar, sahabat, dan kolega yang mendengar kabar tersebut.

Informasi wafatnya Ibrahim Sjarief disampaikan melalui pesan resmi yang disebarkan kepada kerabat dan teman dekat. Pesan tersebut juga dibenarkan oleh Hana, asisten pribadi Najwa Shihab.

“Benar, jenazah sudah berada di rumah duka,” kata Hana pada Selasa sore. Rumah duka terletak di Jalan Jeruk Purut No. 8–9, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

Sejak kabar wafatnya tersebar, pelayat mulai berdatangan untuk menyampaikan bela sungkawa. Tahlilan pertama dijadwalkan digelar malam itu, sebagai bagian dari doa bersama untuk almarhum.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada hari Rabu, 21 Mei 2025 pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Dalam pesan duka yang disampaikan keluarga, masyarakat diminta untuk memanjatkan doa bagi almarhum serta memaafkan kesalahan yang mungkin pernah diperbuatnya semasa hidup.

“Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah, dan dosanya diampuni oleh Zat Yang Maha Pengampun,” demikian kutipan dari pengumuman tersebut.

Meski dikenal sebagai suami dari sosok publik ternama, Ibrahim Sjarief lebih memilih kehidupan yang sederhana dan menjauh dari sorotan media.

Ia dikenal sebagai pribadi penyabar, pendiam, dan setia mendampingi perjalanan karier istrinya yang dikenal luas sebagai pendiri Narasi dan pembawa acara wawancara kenamaan.

Dari pernikahannya dengan Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief dikaruniai seorang putra bernama Izzat Ibrahim Assegaf. Izzat diketahui sedang menempuh pendidikan di luar negeri.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tapi juga bagi masyarakat luas yang menghormati keluarga besar Shihab.

Sebagai bentuk penghormatan, umat Islam dianjurkan untuk melakukan takziah—yakni melayat dan menyampaikan empati kepada keluarga yang sedang berduka.

Dalam hadits yang diriwayatkan at-Tirmidzi dan al-Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ عَزَّى مُصَاباً فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ
Artinya: “Siapa saja yang bertakziah kepada orang yang terkena musibah, maka dia akan mendapat pahala seperti orang yang mendapat musibah tersebut.”

Hadits lain juga menyebutkan keutamaan bertakziah kepada orang tua yang kehilangan anak:
مَنْ عَزَّى ثَكْلَى كُسِيَ بُرْداً في الجَنَّةِ
Artinya: “Siapa saja yang bertakziah kepada orang yang kehilangan putranya, maka dia akan diberikan pakaian keagungan di surga.” (HR. at-Tirmidzi).

Doa yang dianjurkan saat melayat antara lain:
أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَ لمَيِّتِكَ
A‘dlamaLlâhu ajraka wa ahsana ‘azâ’aka wa ghafara li mayyitika
Artinya: “Semoga Allah memperbesar pahalamu, menjadikan baik musibahmu, dan mengampuni jenazahmu.”

Doa lainnya yang juga bisa dibaca:
إِنَّ لِلَّهِ تَعَالَى مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمًّى، فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ
Inna liLlâhi ta‘âlâ mâ akhadza wa lahu mâ a‘thâ wa kullu syai-in ‘indahu bi ajalin musammâ faltashbir wal tahtasib
Artinya: “Sesungguhnya Allah memiliki hak atas apa yang Dia ambil dan berikan. Segala sesuatu telah ditetapkan waktunya. Maka bersabarlah dan berharaplah pahala dari Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain mendoakan, penting juga memperhatikan adab bertakziah. Imam al-Ghazali dalam Al-Adab fid Din menyebutkan empat poin utama:

Menghindari pakaian atau perilaku yang tidak pantas

Menampakkan empati dan kesedihan.

Mengurangi banyak bicara dengan keluarga duka.

Tidak menebar senyum berlebihan yang bisa menyinggung.

Dengan memperhatikan doa dan adab tersebut, takziah bukan hanya menjadi bentuk simpati, tapi juga amal ibadah yang besar pahalanya.

Semoga Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

You Might Also Like

Tsunami Bisa Capai 22 Meter, Peringatan Dini Megathrust Ancam Selatan Yogyakarta

Slank Kembali Setelan Pabrik, Bikin Lagu Galak ‘Republik Fufufafa’

BPI Danantara Disuntik Modal Asing 10 Miliar USD, Rosan: dari Bank Luar Negeri

Rachmat U Djangkar Setor Rp1,7 Miliar untuk Balas Budi Suami Mbak Ita

Mbak Ita Sebut Kesaksian Kepala Disbudpar Semarang Penuh Kebohongan

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Panik, Berikut Doa Ketika Dilanda Cuaca Panas Ekstrem
Next Article Massa aksi demo ojol di Semarang berteduh saat menunggu orator menyampaikan aspirasi. Demo Ojol Semarang, Massa Teriaki Driver yang Nekat Narik Penumpang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ngibing Nggak Ada Rem, Penari Dunia Tumplek Blek di Banyumas

Mei 4, 2026
Ilustrasi korban kerusuhan.
Unik

Korban Tewas Kerusuhan Bertambah, Polisi Umumkan Tes DNA Kerangka Manusia

November 7, 2025
Unik

Kasus Penembakan Siswa SMKN 4, DPR Minta Publik Awasi Ketat Proses Hukum

Juli 5, 2025
Unik

From Science Fiction to Reality: Advancement of AI Technologies

Juni 7, 2023

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Duka Menyelimuti Najwa Shihab, Suami Tercinta Wafat,  Ini Bacaan Doa Takziah dan Adabnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?