Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dokter Spesialis Tak Lagi Nunggu di RS, Jateng Bidik Wisata Medis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Dokter Spesialis Tak Lagi Nunggu di RS, Jateng Bidik Wisata Medis

Pemprov Jateng mulai menggeber layanan kesehatan agar tak cuma terkumpul di rumah sakit. Dokter spesialis pun didorong lebih dekat dengan warga lewat program Speling. Target berikutnya bukan sekadar warga sehat, tapi Jateng bisa jadi jujugan wisata medis.

T. Budianto
Last updated: September 16, 2026 9:17 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FASILITAS MEDIS: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen melihat fasilitas medis saat menghadiri peresmian Queen Latifa Hospital Kota Semarang, Selasa (15/9/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Urusan berobat di Jateng diupayakan makin gampang. Pemprov Jateng menggandeng rumah sakit swasta untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan medis di daerah sendiri.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, upaya mendekatkan layanan kesehatan dilakukan lewat berbagai cara. Salah satunya melalui program Dokter Spesialis Keliling atau Speling. Program tersebut kini disebut sudah menjangkau sekitar 18 juta warga Jawa Tengah.

Menurut Taj Yasin, Speling bukan sekadar soal mengejar jumlah warga yang mendapat pelayanan. Program itu juga membawa dokter spesialis langsung mendekati masyarakat.

Baca juga: Pemprov Terjunkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana

“Ada penilaian dari pemerintah pusat, kami dinobatkan yang terbaik dalam memberikan pelayanan kesehatan,” kata Taj Yasin saat menghadiri peresmian Queen Latifa Hospital Kota Semarang, Selasa (15/9/2026).

Ia berharap pendekatan tersebut membuat masyarakat makin nyaman sekaligus percaya terhadap layanan kesehatan dan tenaga medis di Jawa Tengah.

Peluang Besar

Dari sini, Pemprov Jateng melihat ada peluang yang lebih besar. Layanan kesehatan tak hanya untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem medical tourism atau wisata medis.

Taj Yasin mengatakan, ambisi tersebut tentu membutuhkan pembuktian. Masyarakat perlu diyakinkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Jateng mampu bersaing dengan daerah lain, termasuk layanan kesehatan di luar negeri.

Apalagi, sejumlah rumah sakit di Jateng mulai mengembangkan penelitian dan inovasi kesehatan. Perkembangan itu dinilai bisa menjadi modal untuk membangun ekosistem wisata medis di provinsi ini. Pemprov Jateng pun membuka ruang kolaborasi dengan rumah sakit swasta agar jangkauan pelayanan semakin luas.

Baca juga: Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis

Direktur Queen Latifa Hospital Semarang, Alviena Bestari Savitri menyambut positif gagasan tersebut. Ia menyatakan pihaknya siap ikut mendukung pengembangan medical tourism di Jateng. “Untuk Jateng, Queen Latifa Hospital Semarang terutama siap untuk melayani,” ujarnya.

Kalau layanan makin dekat, dokter spesialis makin rajin turun ke warga, dan rumah sakit swasta ikut bergerak, harapannya warga tak perlu lagi berpikir bahwa berobat bagus harus selalu pergi jauh. Karena kalau rumah sakitnya sudah didekatkan, tinggal satu tantangan: jangan sampai yang jauh justru kepercayaan pasiennya. (tebe)

You Might Also Like

Batang Mau Jadi “Shenzhen KW Super” Indonesia?

Karang Taruna Jateng Dikasih PR Baru: Kawal Desa, Lawan Kemiskinan!

Pasar Raya Jateng 2026 Dibuka, 12 Hari Surakarta Disulap Jadi Panggung Seni

Mangrove 46 Hektare Digusur Tol, Penggantinya Masih Misteri

Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air

TAGGED:kota semarangpemprov jatengqueen latifa hospitaltaj yasinwisata medis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Kiper Timnas Menang, Sinyal Bagus Jelang ASEAN Cup
Next Article Persiapan Biliar Porwanas, Wartawan Joglosemar Adu Skill di Sleman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Biar Nggak Kaget: Wagub Mau Ada Kelas Pra-Nikah

Februari 9, 2026
Ekonomi

Dari Sawah Jadi Tenaga Jalan, Hadirlah Bensin Bobibos Nusantara!

November 7, 2025
Sirkular

Mendagri Minta Pemda Dukung Program PSEL

Oktober 4, 2025
Ekonomi

MTQ 2026 Bukan Cuma Ngaji, Tapi Juga “Panggung Cuan” UMKM Jateng

April 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dokter Spesialis Tak Lagi Nunggu di RS, Jateng Bidik Wisata Medis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?