Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan

Siapa sangka, ikan yang dulu dianggap hama di Rawa Pening kini justru jadi sumber rezeki baru buat warga Desa Asinan, Bawen. Semua berkat ide out of the box dari mahasiswa Undip yang berhasil ubah “masalah ekologis” jadi peluang bisnis lokal!

T. Budianto
Last updated: Oktober 9, 2025 1:54 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Pengurus BEM FEB Undip foto bersama warga Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang usai penyampaian materi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), kemarin. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BAWEN- Kreativitas emang nggak ada batasnya. Buktinya, mahasiswa BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) berhasil bikin gebrakan lewat Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025 di Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Lewat program ini, mereka sukses “menyulap” ikan predator Red Devil di Rawa Pening yang awalnya dianggap hama jadi produk olahan bernilai jual tinggi. Dari kerupuk, nugget, sampai ide-ide branding yang bikin warga makin pede jualan produk khas desa.

Ketua BEM FEB Undip, Rafi Ridho Tokary bilang, kalau kegiatan ini jadi wujud nyata peran mahasiswa dalam pembangunan ekonomi lokal. “Mahasiswa itu nggak cuma belajar di kelas. Kita juga harus turun langsung bantu masyarakat. Di Desa Asinan ini, kami belajar bareng warga buat ubah potensi lokal jadi peluang ekonomi,” jelasnya.

Ikan Red Devil memang jadi masalah di ekosistem Rawa Pening karena sifatnya predator. Tapi di tangan tim PPK Ormawa, hama ini justru disulap jadi bahan baku camilan yang punya potensi besar di pasar.

Ketua tim, Aliya Zakira bilang, kalau program ini dikonsep kolaboratif dari awal.
“Kita nggak datang buat ngasih solusi doang, tapi bareng-bareng bikin perubahan. Mulai dari pelatihan olahan ikan, desain kemasan, sampai strategi marketing digital kita dampingi semua,” katanya.

Selain bikin produk, mereka juga ngajarin warga soal manajemen keuangan, model bisnis, dan cara jualan online biar tetap jalan meski program udah selesai. Pemerintah Desa Asinan pun ngasih dukungan penuh buat keberlanjutan program ini.

Sumber Penghasilan Baru

Sekretaris Desa Asinan, Wahyu Kusuma Dewi kasih jempol buat inovasi mahasiswa yang berhasil ubah cara pandang warga. “Dulu ikan Red Devil cuma bikin rugi, sekarang malah jadi sumber penghasilan baru. Produk olahan ini bisa banget jadi identitas khas Desa Asinan,” ujarnya.

Sementara itu, dosen pembimbing, Egi Destiartono, SE, MSE mengatakan, program ini bukti kalau ilmu ekonomi bisa langsung diterapkan buat bantu masyarakat. “Mahasiswa nggak cuma nulis teori, tapi juga praktik langsung di lapangan. Ini bentuk nyata kontribusi kampus buat masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, tim mahasiswa juga bantu bikin branding desa, konten digital, dan pelatihan wirausaha biar Asinan bisa mandiri secara ekonomi. “Kita pengin Desa Asinan dikenal bukan karena Rawa Pening-nya aja, tapi juga produk unik yang lahir dari tangan warganya sendiri,” tutup Aliya.

Dari “hama” jadi “berkah”, kisah Desa Asinan ini bukti kalau ide brilian bisa datang dari mana aja asal ada niat buat bantu dan berani berpikir beda. (*)

You Might Also Like

Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek

Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG

Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

Paham Anarko Sudah Menyebar, Ini Peringatan Keras Kapolres Banjarnegara

Lemparan Batu dan Botol saat Aksi May Day, Berbuah Tuntutan Tiga Bulan Penjara

TAGGED:bem feb undipdesa asinantri dharma perguruan tinggiundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Warung Kerupuk ke Lapangan Eropa: 8 Bocah KKS Buktikan Mimpi Nggak Kenal Status
Next Article Dengar Langsung Keluhan Warga, Agustina Kunjungi Rusunawa Karangroto

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DaerahPendidikan

Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat

Juli 17, 2025
Pendidikan

Keren, Bocah SMA Cilacap Ini Temukan Inovasi Ompreng Pendeteksi Keracunan MBG

Oktober 2, 2025
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, menjadi keynote speech pada seminar “Menghadapi Tantangan Radikalisasi dalam Mempertahankan Ideologi Negara”, di kampus FISIP Undip.
Unik

Langkah Kolaboratif Bendung Penyebaran Radikalisme di Jateng, Gus Yasin: Harus Kita Dorong

Juni 15, 2025
Pendidikan

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?