Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas

Badan Legislasi DPR bareng Menteri Hukum dan PPUU DPD ngadain rapat buat evaluasi Prolegnas RUU Prioritas 2025. Dari 42 RUU, sudah banyak yang jalan, termasuk RUU seru soal industri, pekerja platform, dan perampasan aset. Targetnya, legislasi makin pas sama kebutuhan masyarakat.

baniabbasy
Last updated: September 10, 2025 9:58 am
By baniabbasy
4 Min Read
Share
Badan Legislasi DPR bareng Menteri Hukum dan PPUU DPD ngadain rapat buat evaluasi Prolegnas RUU Prioritas 2025. Dari 42 RUU, sudah banyak yang jalan, termasuk RUU seru soal industri, pekerja platform, dan perampasan aset. Foto: dok/ist.
Badan Legislasi DPR bareng Menteri Hukum dan PPUU DPD ngadain rapat buat evaluasi Prolegnas RUU Prioritas 2025. Dari 42 RUU, sudah banyak yang jalan, termasuk RUU seru soal industri, pekerja platform, dan perampasan aset. Foto: dok/ist.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI lagi sibuk banget nih. Pada Selasa (9/9/2025), mereka ngadain rapat kerja kece bareng Menteri Hukum dan Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta. Tujuannya? Evaluasi Program Legislasi Nasional alias Prolegnas buat RUU Prioritas Tahun 2025. Jadi, rapat ini penting banget buat ngecek seberapa oke sih progres pembahasan RUU yang lagi dikerjain.

Ketua Baleg DPR, Bob Hasan, buka rapat dengan semangat. Dia bilang kuorum rapat udah lengkap, jadi acara ini resmi dan terbuka buat umum. “Karena jumlah anggota udah cukup, rapat saya buka dan kita jalankan terbuka untuk publik,” katanya mantap.

Nah, Bob juga kasih update soal Prolegnas 2025. Dari total 42 RUU yang jadi prioritas, DPR nanganin 33 RUU, pemerintah nyiapin 8, dan DPD cuma 1. Dari 33 RUU DPR, udah ada 14 yang sah jadi undang-undang, termasuk 12 RUU kumulatif terbuka. Sisanya ada yang lagi dibahas tahap pertama, ada juga yang masih dalam proses nyusun. Wah, kerja cepat nih!

Selain itu, Bob ngasih info menarik soal usulan RUU baru yang bakal masuk Prolegnas jangka menengah 2025-2029. Contohnya ada RUU tentang kawasan industri, kamar dagang dan industri, transportasi online, patriot bond, sampai pekerja lepas dan pekerja platform Indonesia yang lagi hits banget di dunia digital. Tiga RUU juga siap masuk perubahan kedua Prolegnas 2025, yaitu soal Perampasan Aset, Kamar Dagang Industri, dan Kawasan Industri. Semua inisiatif DPR, ya.

Rapat ini dijadwalkan sampai sore hari dan bisa diperpanjang kalau perlu. Bob bilang, Baleg sangat berharap masukan dari pemerintah dan DPD supaya Prolegnas makin pas dan sesuai kebutuhan hukum masyarakat. Biar hasilnya maksimal dan nggak cuma formalitas aja.

Nah, gak cuma Bob, anggota Baleg DPR dari Fraksi PDI-P, I Nyoman Parta, juga angkat bicara. Dia ngasih perhatian khusus buat beberapa RUU yang harus dipercepat pembahasannya. Contohnya RUU Narkotika dan Psikotropika yang masih carry over alias belum selesai dari periode sebelumnya. Menurut Nyoman, narkoba itu masalah serius yang makin rumit karena cara penyebarannya makin beragam dan susah dikontrol.

Selain itu, dia juga ngomong soal RUU Masyarakat Adat yang udah lama banget belum kelar. Padahal, menurut Nyoman, masyarakat adat itu pahlawan yang merawat alam dan budaya Indonesia. Jadi, pengakuan resmi buat mereka harus segera diwujudkan supaya lebih dihargai.

Yang gak kalah penting adalah RUU Perampasan Aset yang dinilai bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat. Nyoman bilang fraksinya dukung penuh supaya pembahasannya dipercepat dan undang-undang yang dihasilkan punya kualitas bagus dan beneran bisa diterapkan.

Rapat kerja ini jelas jadi momentum penting buat ngecek sejauh mana Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2025 berjalan dan memastikan semua RUU yang masuk itu memang sesuai dengan kebutuhan hukum masyarakat serta perkembangan zaman.

Jadi, buat kamu yang peduli dengan arah hukum dan regulasi di Indonesia, pantengin terus update soal Prolegnas ini, ya! Karena aturan yang tepat dan progres cepat bakal bikin hidup kita makin teratur dan adil. Keep it real, keep it legal!(*)

You Might Also Like

Berduka Dirut RS Indonesia di Gaza Tewas Dibom Israel, Puan: Ini Masalah Kemanusiaan

Anjing Yogi Viral Mukanya Mirip Manusia Banget Loh

Roller Matic Peyang? Jangan Tunggu Rusak Total, Ini Bahayanya

Puan Kunjungi Markas Meta dan Google di California, Tabuh Genderang Perang kepada Judol

Diskominfo Klaten Gelar Sosialisasi Pengelolaan Layanan Infromasi Publik

TAGGED:headlinePDI Perjuangan dukung RUU PARUU Perampasan Aset
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9). Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo
Next Article Sejumlah lembaga dan universitas di Jawa Tengah yang bekerjasama dengan Pemprov Jateng terkait pengadaan lapangan kerja di Jawa Tengah Lowongan Kerja Kekinian di Jawa Tengah? Intip AyoKerjo Jateng, Solusi Cari Kerja Anak Muda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

Januari 29, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China, Li Qiang, dan rombongan, di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Minggu (25/5/2025) sore.
Unik

Soal Kemanusiaan Palestina, PM China Li Qiang Nyatakan kepada Puan Siap Kerja Sama dengan Indonesia

Mei 25, 2025
Viral

Ribut Video Rasis Sunda, Warganet Desak Polisi Gerak Cepat

Desember 12, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberikan keteranan kepada awak media, Selasa (26/8/2025). Foto: dok.
Nasional

Puan Maharani Suarakan Perjuangan Royalti Lagu: Biar Musisi Gak Cuma Dapat Tepuk Tangan

Agustus 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?