BACAAJA, SEMARANG- Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan menjadi titik awal kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Pengambilan api dari sumber api abadi tersebut menandai dimulainya perjalanan obor menuju Kota Semarang untuk rangkaian pembukaan Porprov.
Prosesi pengambilan api dilakukan oleh Bupati Grobogan, sebelum diserahkan kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin. Selanjutnya, api dibawa dalam kirab yang melintasi sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Baca juga: Porprov Jateng 2026, Momentum Mendulang Manfaat Ekonomi
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng, Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan, Api Abadi Mrapen dipilih karena memiliki keterkaitan dengan berbagai kegiatan penting, termasuk agenda olahraga.
Pengambilan api tersebut menjadi simbol dimulainya semangat kompetisi bagi para atlet yang akan bertanding dalam Porprov tahun ini. “Dengan mengambil api dari sini sebagai simbolisasi tumbuhnya semangat berprestasi, semangat para atlet untuk berlaga di event yang membanggakan di Porprov 2026,” ujar Sudjarwanto di Grobogan, Sabtu (24/10/2026).
Seremoni Pembukaan
Menurutnya, kirab obor tidak sekadar menjadi bagian dari seremoni pembukaan. Perjalanan api tersebut diharapkan turut membangun antusiasme masyarakat sekaligus menguatkan semangat para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.
Ia berharap semangat yang dibawa melalui kirab obor dapat menjadi dorongan bagi insan olahraga di berbagai daerah untuk menjadikan Porprov sebagai ajang menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.
Setelah prosesi di Mrapen, obor dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju sejumlah daerah sebelum tiba di Kota Semarang pada Minggu (25/10/2026). Api tersebut nantinya akan digunakan dalam rangkaian pembukaan Porprov XVII 2026 di Stadion Jatidiri.
Baca juga: Porprov 2026, KONI Jateng Segera Tentukan Venue Pertandingan
Porprov Jateng XVII 2026 menjadi salah satu ajang kompetisi olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan atlet-atlet dari berbagai kabupaten dan kota. Selain menjadi arena persaingan antar daerah, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga Jateng.
Porprov menjadi ajang bagi atlet dari berbagai daerah untuk menguji kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga. Lebih dari sekadar mengejar medali, kompetisi ini diharapkan memperkuat sportivitas dan mendorong peningkatan prestasi olahraga Jawa Tengah. (dul)

