Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anak Buah Mbak Ita Sobek-sobek Catatan saat Penggeledahan KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Anak Buah Mbak Ita Sobek-sobek Catatan saat Penggeledahan KPK

Anak buah mantan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu (Mbak Ita), Hendrawan Purwanto mengaku panik saat ada penggeledahan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Semarang.

R. Izra
Last updated: Juni 17, 2025 9:13 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Semarang, Hendrawan Purwanto (kanan), saat bersaksi di sidang korupsi Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (1662025). (bai)
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Semarang, Hendrawan Purwanto (kanan), saat bersaksi di sidang korupsi Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (1662025). (bai)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Anak buah mantan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu (Mbak Ita), Hendrawan Purwanto mengaku panik saat ada penggeledahan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Semarang.

“Waktu itu saya panik,” ujar Hendrawan, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa pada, saat bersaksi di sidang lanjutan perkara korupsi Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (16/6/2025).

Hendrawan kemudian mencari-cari catatan yang berpotensi diulik-ulik KPK. Ia menyobek beberapa kertas berisi catatan ia sobek-sobek, lalu dibuang di tempat sampah.

“Iya, saya sobek-sobek catatan terkait barang dan jasa,” kata dia saat dicecar pertanyaan.

Meski sudah disobek dan dibuang, KPK tetap menemukan. Sobekan kertas disatukan kembali hingga isi catatannya bisa dibaca.

Jaksa KPK menampilkan kolase sobekan kertas di layar monitor pengadilan.

Di antaranya kertas bertuliskan catatan “Kapendi: Peket TK N Jabungan, Jangli Undip, Kaligawe”.

Kapendi diketahui merupakan rekanan kolega Alwin Basri yang juga Ketua Tim Relawan Mbak Ita untuk Pilwakot 2024. Sementara TK Jabungan, Jangli Undip, dan Kaligawe diduga merupakan nama proyek.

Hendrawan menyatakan bahwa catatan tersebut sebatas referensi yang ia dapat Kapendi. Sebagai Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, dia biasa menerima referensi terkait pekerjaan.

“Kan, terkait barang dan jasa ada referensi, referensi ada dari banyak pihak,” jelasnya.

Menurutnya, catatan tersebut bukan berarti proyek yang dikondisikan. Ia menyobeknya hanya supaya tidak ditanya-tanya lebih jauh oleh KPK.

“Saya panik, sekiranya nanti ada banyak pertanyaan,” tuturnya.

Dalam sidang kali ini, Jaksa KPK menghadirkan tiga saksi, yakni Junaidi, Hendrawan Purwanto, dan Rahma Sandi, masing-masing merupakan pejabat di Bidang Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Semarang. (bai)

You Might Also Like

Mantan Menkes Siti Fadilah Respons Pernyataan Menkes Budi soal Ukuran Celana Jeans dan Risiko Kesehatan Pria

Kapan Anak Boleh Pakai Skincare? Ini Waktu Terbaik dan Cara Tepat Mengenalkannya

Debut Maut Rudal Khaibar Shekan: Iran Porak-Porandakan Israel dengan Teknologi Rudal ‘Hantu’

BNN Jateng Gerebek 8 Tempat Hiburan Malam di Semarang, 5 Orang Positif Narkoba

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

TAGGED:anak buah mbak itaanak buah mbak ita panikpenggeledahan kpksobek-sobek catatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Eks Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Junaidi (berdiri kiri) dan dua saksi lain bersaksi di sidang korupsi Mbak Ita dan Alwin di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (16/6/2025). (bai) Cerita Junaidi Dimutasi dari Jabatannya di Pemkot Semarang Gara-gara Alwin Basri
Next Article Ilustrasi rumput laut cokelat. Rumput Laut Cokelat Bisa Jadi Pengganti Panel Surya, Lebih Ramah Lingkungan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Koleksi berbagai macam keris yang dipamerkan dalam Pagelaran Nasional Syawalan Pusaka 2026 bertajuk “Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno” di Pendopo Pengayoman, Jumat (17/4/2026).
Unik

Agus Gondrong Ajak Gen Z Temanggung Kenali Keris: Bukan Mistis, tapi Warisan Budaya!

April 17, 2026
Unik

Galactic Phenomena: Unveiling Cosmic Secrets

September 11, 2023
Unik

Puan: Lindungi Data Pribadi WNI dalam Kerja Sama dengan AS

Juli 24, 2025
Bupati Temanggung Agus Gondrong bersama warga dan perwakilan perusahaan rokok menghadiri prosesi 'Wiwitan' atau mengawali musim tanam tembakau di Lereng Sumbing.
Unik

Wiwitan di Lereng Sumbing: saat Doa dan Benih Tembakau Bertemu di Awal Musim Tanam

April 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anak Buah Mbak Ita Sobek-sobek Catatan saat Penggeledahan KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?