Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Geger Geden Penjarahan, Begini Hukum dan Tinjauan Islam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Geger Geden Penjarahan, Begini Hukum dan Tinjauan Islam

Wajar kalau banyak orang bertanya-tanya: demo kan boleh, tapi kalau sampai menjarah, apa hukumnya dalam Islam?

Nugroho P.
Last updated: September 9, 2025 3:05 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menjarah Rumah (Depostphoto)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Beberapa waktu terakhir, publik lagi digegerkan dengan aksi penjarahan di tengah demonstrasi besar di Jakarta dan sejumlah kota lain. Rekaman video tersebar di media sosial, memperlihatkan rumah tokoh politik, kantor pemerintahan, bahkan fasilitas umum jadi sasaran amukan massa.

Contents
Intihab: Istilah Penjarahan dalam FiqihHukumnya: Haram, Nggak Ada DiskonHadis yang Melarang PenjarahanUlama Sepakat: Dosa BesarBukan Sekadar Soal Hukum, tapi Juga Etika Iman

Wajar kalau banyak orang bertanya-tanya: demo kan boleh, tapi kalau sampai menjarah, apa hukumnya dalam Islam?

Intihab: Istilah Penjarahan dalam Fiqih

Dalam literatur fiqih, penjarahan disebut intihab. Bedanya dengan mencuri (sariqah), kalau mencuri biasanya dilakukan diam-diam tanpa sepengetahuan pemilik barang, sementara menjarah dilakukan terang-terangan. Kadang bahkan diiringi kekerasan dan intimidasi.

Ada istilah lain yang sering dikaitkan, seperti ghashab (merampas hak orang lain secara zalim) atau qath‘ut thariq (aksi perampokan di jalan). Walau beda istilah, intinya sama: mengambil sesuatu yang bukan haknya.

Hukumnya: Haram, Nggak Ada Diskon

Dosen hukum Islam dari Universitas Indonesia, Abdul Karim Munthe, menegaskan bahwa menjarah itu haram total. Entah itu harta pribadi, aset publik, atau barang milik negara, semuanya tetap haram kalau diambil tanpa kerelaan.

Selain dosa besar, pelaku juga bisa kena sanksi pidana sesuai hukum syariat dan aturan negara. Jadi kalau ada yang beralasan, “Ya wajar dong, kan lagi demo,” itu jelas nggak bisa diterima. Demo boleh, tapi merampas hak orang lain nggak ada hubungannya dengan kebebasan berpendapat.

Hadis yang Melarang Penjarahan

Larangan menjarah juga ditegaskan dalam hadis riwayat al-Bukhari:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ … لَا يَنْتَهِبُ نُهْبَةً ذَاتَ شَرَفٍ … وَهُوَ مُؤْمِنٌ

Artinya: “Tidaklah seseorang merampas harta orang lain yang bernilai, lalu melakukannya dalam keadaan beriman.” (H.R. al-Bukhari No. 5150).

Pesannya jelas banget: orang yang menjarah, imannya sedang dipertaruhkan. Bukan sekadar tindakan kriminal, tapi juga pengkhianatan terhadap iman.

Ulama Sepakat: Dosa Besar

Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam Az-Zawajir menegaskan bahwa merampas harta orang lain termasuk dosa besar. Ia merujuk pada firman Allah SWT:

﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ﴾ (النساء: ٢٩)

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan cara yang batil.” (QS. An-Nisa: 29).

Menurut beliau, memakan harta dengan cara batil mencakup semua bentuk pengambilan yang nggak sah. Mau itu merampas, menipu, mencuri, atau lewat transaksi curang—semuanya tetap dosa besar.

Bukan Sekadar Soal Hukum, tapi Juga Etika Iman

Kalau dipikir-pikir, penjarahan saat demo nggak cuma merugikan orang yang jadi korban, tapi juga merusak citra perjuangan itu sendiri. Aspirasi yang tadinya ingin disampaikan jadi tertutup oleh tindakan anarkis.

Islam selalu mendorong umatnya untuk menyuarakan kebenaran dengan cara yang bermartabat. Menyampaikan kritik boleh, tapi jangan sampai melanggar hak orang lain. Karena pada akhirnya, cara kita menyampaikan sesuatu juga menunjukkan kualitas iman kita.

Menjarah saat demo itu haram, titik. Nggak ada toleransi, meski situasi lagi chaos. Perbuatan ini melanggar hukum negara dan sekaligus masuk daftar dosa besar dalam syariat Islam.

Jadi, kalau ikut demo, tetap jaga diri, jaga niat, dan jangan kebawa arus massa. Islam mengajarkan keadilan, menghormati hak orang lain, dan menjaga keamanan bersama. Dengan begitu, suara yang kita sampaikan akan lebih didengar, tanpa harus mengorbankan nilai iman dan kemanusiaan. (*)

You Might Also Like

Polda Jateng Sebut 33 Preman yang Ditangkap Terafiliasi 11 Ormas, Termasuk Pagar Nusa

Cerita Orang Bugis Jualan Barang Bekas di Pasar Kokrosono Semarang, Ungkap Sumber Barang Dagangan

Mau Perjalanan Jauh,  Jadi Tenang Kalau Doa Ini Nggak Ketinggalan

The Final Frontier: Delving into the Mysteries of Outer Space

Kota Lama & Lawang Sewu Bakal Disambung Jalur Hits, Wisata Semarang Makin Estetik!

TAGGED:islammenjarahmenjarah rumahtinjauan islam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 5 Cara Bikin Mood Stabil Pas Haid, Anti Drama Lagi
Next Article Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau Mbak Pinka, Putri dari Ketua DPR RI Puan Maharani, menyeruak masuk sebagai tokoh muda kandidat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Mayoritas DPC dan PAC se-Jateng solid dukung Pinka untuk memimpin PDI Perjuangan Jawa Tengah. Foto: dok. Mayoritas PAC Dukung Mbak Pinka Jadi Ketua PDIP Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Rayyan Arkan Dikha
Unik

Viral Kelas Internasional! Tarian Bocah Kuansing di Ujung Perahu Disorot Klub PSG

Juli 8, 2025
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) RI.
Unik

Selamat Untuk Anggota DPRD se-Indonesia Hasil Pemilu 2024, Jabatan Diperpanjang 7,5 Tahun

Juni 27, 2025
Tips

Napas Terasa Berat? Tujuh Sinyal Paru-Paru Minta Diperhatikan Serius

Juni 3, 2026
Tips

Seblak Pedas Favorit Ternyata Ada Sisi Gelap Buat Tubuh

Maret 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Geger Geden Penjarahan, Begini Hukum dan Tinjauan Islam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?