Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Telaga Dringo Jadi Panggung Aksi Hijau, Ribuan Bibit Pohon Tumbuhkan Harapan Baru Serayu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Telaga Dringo Jadi Panggung Aksi Hijau, Ribuan Bibit Pohon Tumbuhkan Harapan Baru Serayu

Dengan sinergi lintas sektor ini, harapannya hulu Serayu bisa kembali kuat menahan ancaman banjir, longsor, sekaligus menjaga keberlanjutan energi.

Nugroho P.
Last updated: Agustus 29, 2025 10:21 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Dengan sinergi lintas sektor ini, harapannya hulu Serayu bisa kembali kuat menahan ancaman banjir, longsor, sekaligus menjaga keberlanjutan energi.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Suasana Telaga Dringo, salah satu spot cantik di kawasan Dieng, berubah jadi arena aksi hijau, baru baru ini. Bukan sekadar wisata alam, tapi kali ini ribuan orang berkumpul untuk satu misi besar: reforestasi hulu DAS Serayu.

Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemda, TNI, Polri, BUMN, tokoh masyarakat, petani, pemuda, hingga komunitas pecinta lingkungan. Mereka kompak menanam 20 ribu bibit pohon di sekitar telaga yang jadi salah satu hulu penting Serayu.

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, menyebut aksi ini bukan sekadar seremoni, tapi kebutuhan mendesak. “Serayu ini penopang hidup masyarakat dari hulu sampai hilir. Kalau rusak, dampaknya bisa besar, baik untuk pertanian maupun pariwisata,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernandus Sudarmanta. Ia menyoroti kondisi Waduk Mrica yang kini kritis akibat sedimentasi. “Desainnya untuk 50 tahun, tapi baru 30 tahun usia waduk sudah nyaris habis fungsi. Kalau tidak ada langkah cepat, satu dua tahun lagi bisa berhenti total. Itu bahaya besar,” tegasnya.

Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hadir Witono yang menekankan pentingnya kolaborasi. Menurutnya, menjaga DAS Serayu bukan hanya urusan pemerintah, tapi semua pihak. “Kita butuh pentahelix: pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, hingga media. Semua harus jalan bareng,” katanya.

Tak ketinggalan, tokoh Banjarnegara sekaligus sosiolog, Imam Prasodjo, memberi apresiasi atas lahirnya SK Kabupaten Konservasi. Menurutnya, aturan ini jadi fondasi penting untuk menggerakkan banyak pihak. “Energi, air, dan lingkungan itu masa depan kita. Harus dijaga bersama-sama,” jelasnya.

Aksi reforestasi ini makin berwarna dengan partisipasi kelompok pemuda Desa Pekasiran, komunitas petani, hingga pecinta alam yang langsung turun tangan menanam. Tak hanya itu, ada juga penyerahan bantuan bibit bagi petani dan penghargaan lomba video konservasi untuk pelajar dan masyarakat umum.

Dengan sinergi lintas sektor ini, harapannya hulu Serayu bisa kembali kuat menahan ancaman banjir, longsor, sekaligus menjaga keberlanjutan energi. Lebih dari itu, Telaga Dringo kini bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata indah, tapi juga simbol komitmen menjaga bumi untuk generasi mendatang. (*)

You Might Also Like

Ceramah di Kampus Jadi Polemik, JK Terseret Laporan Serius

Industri Gelap Buzzer Politik: Bisnis Manipulasi Opini di Medsos

Orang Kaya Thailand Ungkap Tarif Impor Trump akan Untungkan Jepang

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Next-Gen Electric Vehicles: A Leap in Green Technology

TAGGED:banjarnegarapenghijauan banjarnegaratelaga dringo banjarnegara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Laskar Cinta Jokowi Desak Prabowo Lengser: “Jika Tak Mampu Lebih Baik Mundur!”
Next Article Sah di Depan Polisi, Kembali ke Sel: Drama Ijab Kabul Tahanan Narkoba Banjarnegara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Sepanjang 2025 Jateng Diterpa 361 Bencana

Januari 2, 2026
Gambar ilustrasi warga yang sedang memberikan suaranya dalam pemilu. Usulan Cak Imin mengenai kepala daerah dipilih atau ditunjuk presiden atau pemerintah pusat, berpotensi pada kemunduran demokrasi dan menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist.
Unik

Cak Imin Usul, Gubernur Dipilih Presiden. Upaya Mundurkan Demokrasi?

Juli 26, 2025
Ridwan Kamil-Atalia Praratya.
Viral

Pengakuan Ridwan Kamil di Instagram Bikin Geger Ternyata 29 Tahun Lakukan Ini..

Desember 24, 2025
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi mengecam kinerja pemerintah yang lambat dalam menangani persoalan terisolasinya 4ribu warga masyarakat Enggano Bengkulu Sumatera.
Unik

Akses Logistik Terisolasi, 4.000 Warga Enggano Hidup Tanpa Kepastian

Juni 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Telaga Dringo Jadi Panggung Aksi Hijau, Ribuan Bibit Pohon Tumbuhkan Harapan Baru Serayu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?