Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gubernur Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Gubernur Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mewacanakan pencak silat sebagai bagian dari kurikulum sekolah di provinsinya. Ia menilai seni bela diri tradisional ini tidak hanya memperkuat fisik, tetapi juga menanamkan nilai budaya dan karakter kepada generasi muda.

baniabbasy
Last updated: Agustus 3, 2025 9:57 am
By baniabbasy
2 Min Read
Share
PELANTIKAN PENGURUS IPSI JATENG: Gubernur Jateng dan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IPSI Sugiono menyalami pengurus IPSI Jateng masa bakti 2025–2029 dalam acara pelantikan di Semarang, Sabtu (2/8). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Pencak silat, seni bela diri asli Indonesia, akan segera masuk ke dunia pendidikan formal di Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan keinginannya agar pencak silat menjadi bagian dari kurikulum, baik sebagai materi pelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMA.

Hal tersebut disampaikan Luthfi dalam acara Pelantikan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Tengah yang digelar di Semarang, Sabtu (2/8). Ia bahkan memberi instruksi lisan agar Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti rencana tersebut.

“Mulai besok seluruh SMA harus punya materi pencak silat. Ini bagian dari pendidikan karakter dan pelestarian budaya,” ujar Luthfi dalam sambutannya.

Untuk merealisasikan gagasan itu, Luthfi meminta IPSI Jateng segera menyusun roadmap yang memuat teknis pelaksanaan, mulai dari kurikulum, teknik ajar, perlengkapan, hingga metode pelatihan. Ia juga menginstruksikan agar pengurus IPSI segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pembangunan Padepokan

Tak hanya dalam bentuk pendidikan, dukungan Pemprov Jateng juga diwujudkan dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan padepokan pencak silat bertaraf nasional dan internasional. Alternatif lokasi telah ditawarkan dan tinggal menunggu keputusan IPSI Jateng.

Menurut Luthfi, sejarah panjang pencak silat di Jawa Tengah harus diteruskan dengan prestasi dan regenerasi. Ia menyinggung keterkaitan historis antara IPSI dan tokoh Jateng, termasuk Wongsonegoro yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jateng sekaligus Ketua IPSI.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IPSI Sugiono menyambut baik langkah Gubernur Luthfi dan berharap pencak silat bisa menjadi penguat karakter pelajar serta dikembangkan lebih luas ke tingkat nasional. “Kami apresiasi langkah ini dan berharap jadi contoh bagi provinsi lain,” kata Sugiono yang juga Menteri Luar Negeri ini.

Senada, Ketua IPSI Jateng Harry Nuryanto menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti instruksi gubernur. Ia menegaskan bahwa pencak silat adalah bagian dari jati diri bangsa yang harus terus dikenalkan ke generasi muda. “Kami siap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar pencak silat masuk sekolah secara sistematis,” ujarnya. (*)

You Might Also Like

Kontra China, Kluivert Pastikan Komposisi Timnas Berubah

Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Inter Milan Bawa Berkah untuk Lawan di Final Liga Champions, selain PSG Klub Mana Saja?

Gebrakan Bupati Fahmi, GOR Mahesa Jenar Bakal Glowing!

Jateng Siap Gebrak Fornas VIII, Bidik Kembali Juara Umum

TAGGED:ahmad luthfiipsi jatengpencak silat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Megawati Tegur Keras PDIP Jateng: Jangan Lagi Memalukan Saya!
Next Article Eks Kadispen AU Marsma TNI Fajar Adriyanto Jenderal TNI AU Gugur dalam Insiden Pesawat Jatuh di Bogor

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Timnas U-23 yang bermain dalam kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2025. Dalam laga perdana, Garuda Muda ditahan imbang Timnas U-23 Laos 0-0. Foto: dok.
Sepak Bola

Timnas U-23 Indonesia Gagal Menang Lawan Laos di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia U-23

September 4, 2025
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Sepak Bola

PSIS Semarang Degradasi, Yoyok Klaim Keuangan Mahesa Jenar Sehat

Mei 26, 2025
Sepak Bola

PSCS Cilacap Gaspol Persiapan Liga 4, Eks Timnas Ikut Trial

September 19, 2025
Olahraga

Sujarwanto Gaspol! Pasang Target Bawa Jateng Balik ke Empat Besar PON

September 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gubernur Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?