Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemenhub: Kenaikan Tarif Ojol Belum Final
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kemenhub: Kenaikan Tarif Ojol Belum Final

T. Budianto
Last updated: Juli 2, 2025 2:01 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan. (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa wacana kenaikan tarif ojek online (ojol) sebesar 8 hingga 15 persen masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan resmi. Kemenhub menyatakan, langkah ini merupakan bentuk respons atas masukan dari para pengemudi, namun harus dikaji secara hati-hati dan menyeluruh.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan bahwa proses penetapan tarif melibatkan banyak tahapan dan pemangku kepentingan, mulai dari aplikator, pengemudi, akademisi, hingga konsumen.

“Kenaikan tarif 8 sampai 15 persen masih dalam kajian mendalam. Ini belum keputusan final, prosesnya panjang dan harus komprehensif,” ujar Aan dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Kemenhub menekankan bahwa kajian tarif dilakukan oleh lembaga independen guna menjamin obyektivitas. Selain tarif dasar, pemerintah juga tengah mengkaji besaran potongan aplikasi sebesar 20 persen yang selama ini menjadi sorotan para pengemudi.

Aan menyatakan kajian ini tidak bisa dilakukan secara sepihak, karena menyangkut kepentingan ekosistem yang lebih luas.

“Kita ingin hasil keputusan nanti benar-benar adil dan berkelanjutan untuk semua pihak,” tambahnya.

Usulan Driver

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani mengungkapkan, dorongan untuk menaikkan tarif datang dari para pengemudi ojol sendiri. Namun, di sisi lain, mereka juga khawatir jika tarif terlalu tinggi justru akan mengurangi minat penumpang.

“Mereka usul naik, tapi juga takut kalau tarif makin mahal, nanti sepi penumpang. Ini yang kami pertimbangkan,” kata Yani.

Sebelumnya, pernyataan Aan Suhanan dalam rapat dengan Komisi V DPR sempat menimbulkan kesan bahwa tarif ojol akan segera dinaikkan. Namun kini diklarifikasi bahwa angka 8 hingga 15 persen tersebut hanya simulasi dalam tahap kajian awal dan belum bersifat final.

Kemenhub memastikan bahwa hasil akhir baru akan ditetapkan setelah semua proses kajian selesai dan masukan dari semua pihak ditampung.

“Ini belum akan diputuskan dalam waktu dekat. Kami minta semua pihak menunggu hasil kajian secara resmi,” pungkas Aan.  (*)

You Might Also Like

Deretan Skandal Ijazah Palsu Pejabat di Belahan Dunia

16 Akademisi KIKA jadi Penjamin Pembebasan 6 Tersangka Aksi May Day Semarang

Cara Unik Sambut Tahun Baru, Tiap Negara Punya Gaya

Mahasiswa Unnes Diduga Lakukan Pelecehan Seksual: Digerudug Massa, Kampus Buka Suara

Pengakuan Teman Kuliah Jokowi di UGM: Saya Tidak Tahu Ada Jurusan Teknologi Kayu, Skripsi Saya Ekonomi Manajemen

TAGGED:kemenhubojoltarif ojol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua DPR RI Puan Maharani bersama pimpinan DPR lainnya, memerhatikan sejumlah pertanyaan wartawan yang ditujukan kepadanya dalam konferesi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Puan Berharap Duta Besar Memahami Situasi Global
Next Article Wali Kota Agustina Paparkan Enam Prioritas Pembangunan 2026, Tekankan Peran Aktif Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pegal Karena Duduk Lama, Coba Gerakan Ini

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

Cihuy.. BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Rp20 Triliun

Jangan Asal Klik, Modus Penipuan Lewat DANA Makin Beragam

Muktamar NU Disorot, Dugaan Politik Uang Mencuat

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

Prabowo Kumpulkan Menteri, Keuangan BPJS Jadi Sorotan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Jateng-Lampung Gandengan, Kerja Sama Senilai Rp 832 Miliar per Tahun Diteken

Januari 7, 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama General Manager Angkasa Pura Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Fajar Purwawidada Sabtu (26/7/2025) sebelum meresmikan Lounge Mega Diving Resort di Bandara Ahmad Yani.
Unik

Gubernur Luthfi Minta Promosi Wisata Karimunjawa Digenjot

Juli 26, 2025
Tips

Gas Mudik Gratis Jakarta 2026, Ini Klik Linknya!

Februari 22, 2026
Unik

Suap Rp1.75 M Belum Diserahkan ke Mbak Ita, Rachmat Utama Dituntut Bui 2,5 Tahun

Mei 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemenhub: Kenaikan Tarif Ojol Belum Final
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?