Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dicueki dan Dipelototi Presiden, Bahlil Prabowo Pecah Kongsi?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Dicueki dan Dipelototi Presiden, Bahlil Prabowo Pecah Kongsi?

Apakah ini hanya jeda koordinasi biasa dalam masa transisi pemerintahan, atau pertanda bahwa ada friksi di dalam relasi politik yang sebelumnya solid?

Nugroho P.
Last updated: Juni 18, 2025 1:52 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Bahlil Lahadalia
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Suasana di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, mendadak jadi bahan perbincangan hangat publik. Bukan soal pesawat atau agenda luar negeri Presiden terpilih Prabowo Subianto, melainkan soal satu momen kecil namun tajam—Prabowo berjalan melewati Menteri Investasi Bahlil Lahadalia tanpa satupun gestur sapaan, seolah tak melihat, tak mengenal, tak peduli.

Tayangan video yang beredar di media sosial memperlihatkan Prabowo dengan penuh energi menyalami sejumlah pejabat penting yang hadir: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Namun ketika langkahnya berhadapan dengan Bahlil Lahadalia, sang menteri yang dikenal vokal dan loyal, Prabowo justru melenggang langsung ke arah tangga pesawat.

Publik pun terbelah. Ada yang menganggap itu sinyal politik yang tak bisa disepelekan. Ada pula yang menyebutnya hanya kesalahpahaman protokoler belaka. Tapi di dunia politik, gestur sering lebih berisik daripada kata-kata.

Kubu Partai Golkar pun tak tinggal diam. Idrus Marham, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, dengan cepat memadamkan spekulasi yang menyala-nyala. “Bagaimana bisa disebut renggang? Pak Bahlil masih menjalankan tugas dengan baik sebagai pembantu Presiden,” ujarnya di Jakarta.

Menurut Idrus, Bahlil bahkan baru saja menyelesaikan tugas penting di Papua Barat, menyampaikan laporan langsung kepada Prabowo soal sengkarut tambang nikel di Raja Ampat. “Itu menunjukkan kepercayaan penuh dari Presiden,” ujarnya menambahkan.

Tak berhenti di situ, Idrus juga menegaskan bahwa Partai Golkar tetap berada dalam barisan terdepan mendukung visi besar Prabowo. “Asta Cita itu juga jadi semangat kami. Bahlil bekerja dalam koridor itu. Tidak ada kerenggangan sama sekali,” katanya tegas.

Namun, publik bukan tanpa ingatan. Dalam beberapa kesempatan terakhir, Bahlil memang terdengar lebih jarang mendampingi Prabowo. Tidak seperti masa kampanye, ketika ia kerap muncul dalam barisan depan pengusung dan pembisik.

Apakah ini hanya jeda koordinasi biasa dalam masa transisi pemerintahan, atau pertanda bahwa ada friksi di dalam relasi politik yang sebelumnya solid?

Beberapa pengamat membaca momen ini sebagai sinyal dingin yang layak dicermati. Di dunia kekuasaan, diam bisa berarti banyak. Sapaan yang tak diberi bisa lebih bertenaga dari pidato.

Partai Golkar menolak semua tafsir itu. Bagi mereka, Bahlil masih orang penting dan dipercaya. “Jangan terlalu sensitif. Itu hanya momen biasa,” tutup Idrus.

Namun publik, sebagaimana biasa, tetap punya tafsir sendiri. Sebab dalam politik, tiap langkah, tiap tatap, bahkan tiap abaikan, punya makna tersendiri. Dan kadang, ketegangan justru terasa saat tidak ada sepatah kata pun diucapkan. (*)

You Might Also Like

KLH Akui Keanekaragaman Hayati di Indonesia Terus Menurun, Bagaimana dengan Raja Ampat?

Pemprov Jateng Siap Kembangkan Jaringan Penerbangan Perintis ke Wilayah Terpencil

Menguak Warisan Sehat Nusantara di Museum Jamu Nyonya Meneer

Akhirnya..Polisi Jogja Penganiaya Warga Mijen Semarang Resmi Ditahan

Ridwan Kamil Buka Suara Nih! Penyebab Retaknya dengan Atalia Praratya

TAGGED:bahl;il pecah kongsibahlil dicueki prabowobahlil lahadaliaprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggota Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin (baju putih) diperiksa sebagai terdakwa penembakan dalam sidang di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai) Aipda Robig Muntahkan Empat Peluru ke Arah Siswa SMK di Semarang, Bikin Gamma Tewas
Next Article Gu “Jangan Semua Ikuti Mertua Anda!”: Said Didu Sentil Keras Bobby Soal Empat Pulau Aceh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi penumpang kereta api mencari tempat duduk sesuai yang tertera di tiket miliknya.

Angkutan Lebaran Usai, Penumpang Kereta Daop 4 Melonjak 14 Persen

Gedung KONI Manado runtuh setelah diguncang gempa bumi pada Kamis (2/4/2026).

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

Jumat Buat Muslimah, Amalan Ringan Tapi Pahalanya Nggak Main-main

Tiga Prajurit Gugur, MUI Ajak Salat Gaib Bersama

Campak Mulai Ngegas Lagi, Jateng Siaga Jangan Anggap Remeh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

Januari 23, 2026
Ilustrasi truk pemadam kebakaran (damkar)
Unik

Truk Damkar Saja Dicuri, Ditemukan Polisi di Luar Provinsi

Juni 10, 2025
Unik

Liburan ke Solo, Yuk Jelajahi 5 Spot Budaya yang Bikin Nambah Wawasan!

September 11, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani didapuk sebagai Presiden Uni Parlemen negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI), di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1452025).
Unik

Puan Resmi Jadi Presiden Uni Parlemen OKI, Komitmen Perjuangkan Isu-isu Ini

Mei 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dicueki dan Dipelototi Presiden, Bahlil Prabowo Pecah Kongsi?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?