Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gudang Garam Setop Beli Tembakau Temanggung, Bagaimana Nasib Petani?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Gudang Garam Setop Beli Tembakau Temanggung, Bagaimana Nasib Petani?

Dampak dari keputusan ini dipastikan akan langsung terasa di kalangan petani tembakau. Temanggung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau terbaik di Indonesia. Puluhan ribu petani menggantungkan hidup dari musim tanam yang sedang berjalan.

Nugroho P.
Last updated: Juni 16, 2025 9:57 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi tanaman tembakau.
SHARE

NARAKITA, TEMANGGUNG – Keputusan mengejutkan datang dari raksasa industri rokok nasional, PT Gudang Garam Tbk. Perusahaan yang selama ini menjadi salah satu pembeli utama tembakau Temanggung itu memutuskan untuk menghentikan sementara pembelian bahan baku dari wilayah tersebut.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, usai kunjungan bersama DPRD dan Komite Pertembakauan ke markas PT Gudang Garam di Kediri, Jawa Timur, Minggu (15/6/2025).

Menurut Agus, penghentian pembelian tembakau ini bukan keputusan sembarangan. Ia menyebut penyebab utama adalah menurunnya penjualan rokok secara drastis dalam beberapa waktu terakhir.

“Penurunan ini luar biasa. Pasarnya sedang anjlok. Ini membuat mereka sangat berhati-hati dalam menyerap bahan baku,” ujarnya.

Selain penjualan, ada faktor lain yang memperparah situasi: anjloknya harga saham perusahaan. Agus menjelaskan bahwa sebelumnya, saham Gudang Garam sempat mencapai Rp90 ribu per lembar. Namun saat ini, harganya tinggal sekitar Rp9.600.

“Ini juga jadi pertimbangan besar. Di kondisi seperti itu, mereka menahan diri untuk membeli bahan baku, termasuk dari Temanggung,” lanjutnya.

Tak hanya itu, informasi yang diterima dari manajemen menyebutkan bahwa stok tembakau Gudang Garam saat ini sudah melimpah. Bahkan bila diproses secara normal, stok yang ada cukup untuk kebutuhan hingga empat tahun ke depan.

“Secara logistik, mereka sudah kelebihan. Jadi ya wajar kalau mereka stop dulu. Tapi ini jelas pukulan berat bagi kami di Temanggung,” tegas Agus.

Dampak dari keputusan ini dipastikan akan langsung terasa di kalangan petani tembakau. Temanggung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau terbaik di Indonesia. Puluhan ribu petani menggantungkan hidup dari musim tanam yang sedang berjalan.

Tanpa kepastian pasar, hasil panen mereka bisa berubah menjadi kerugian besar. Harga jual bisa anjlok, dan distribusi jadi tersendat. Ketidakpastian ini menimbulkan keresahan luar biasa di tingkat akar rumput.

“Petani jelas cemas. Selama ini Gudang Garam menjadi harapan utama. Kalau tiba-tiba berhenti beli, lalu siapa yang menampung hasil panen nanti?” ujar salah satu tokoh pertanian setempat.

Meski disebutkan sebagai penghentian sementara, tidak ada kejelasan sampai kapan kebijakan ini akan berlangsung. Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus bergerak cepat mencari solusi alternatif.

Agus menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan koperasi dan industri lokal lainnya untuk menyerap sebagian produksi. Namun ia mengakui, kapasitasnya sangat terbatas.

“Kita akan coba cari solusi. Tapi harus jujur, tidak akan bisa menggantikan daya serap Gudang Garam,” katanya.

Sementara itu, DPRD Temanggung mendesak pemerintah pusat untuk turun tangan. Mereka meminta adanya skema jangka pendek dan menengah yang bisa melindungi petani dari dampak kegagalan pasar.

Kondisi ini mencerminkan kerentanan sistem pertanian yang tergantung pada satu-dua pembeli besar. Saat pemain utama mundur, petani nyaris tak punya daya tawar.

Ke depan, Pemkab Temanggung akan mengkaji langkah diversifikasi pasar serta peningkatan hilirisasi tembakau agar petani tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah.

Situasi ini menjadi alarm keras bagi daerah penghasil tembakau. Krisis Gudang Garam bukan hanya soal industri, tapi juga nasib ribuan petani yang kini menghadapi ketidakpastian masa depan. (*)

You Might Also Like

Grand Opening Best Pangkas Rambut, dari The MoonStar hingga Neverover

Ratusan Pejabat di Jateng Ikuti Retret Lokal Ala Gubernur Luthfi

Kunci Mobil Hilang? Ini Cara Cerdas Mengatasinya Tanpa Panik

Kurma Nggak Cuma Manis, Cara Simpannya Bikin Awet

Exploring the Wonders of Space and Our Universe

TAGGED:gudang garam stop beli tembakaunasib petani tembakaupetani tembakautembakau temanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalibening Dibangun, Jadi Simbol Kebangkitan Sosial dan Keagamaan
Next Article Ilustrasi emisi karbon. AI Bikin Emisi Karbon Raksasa Teknologi Melonjak hingga 150 Persen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi penumpang kereta api mencari tempat duduk sesuai yang tertera di tiket miliknya.

Angkutan Lebaran Usai, Penumpang Kereta Daop 4 Melonjak 14 Persen

Gedung KONI Manado runtuh setelah diguncang gempa bumi pada Kamis (2/4/2026).

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

Jumat Buat Muslimah, Amalan Ringan Tapi Pahalanya Nggak Main-main

Tiga Prajurit Gugur, MUI Ajak Salat Gaib Bersama

Campak Mulai Ngegas Lagi, Jateng Siaga Jangan Anggap Remeh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Kocak Banget, Aksi Nyeleneh Kakek Mohan Bikin Geger dengan Kematiannya

Oktober 23, 2025
Rangkaian Grand Opening Best Pangkas Rambut diwarnai dengan praktik cukur rambut di atas mobil yang sedang konvoi, Minggu (13/7/2025). (bae)
Unik

Serunya Cukur Rambut di Atas Pikap Berjalan, Grand Opening Best Pangkas Rambut di Semarang

Juli 13, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Unik

Respati: Masing-masing 54 Koperasi Merah Putih di Solo Dapat Suntikan Modal Rp 15 Juta

Juli 5, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berbincang santai dengan warga nelayan yang biasa menyandarkan kapalnya di PPP Asemdoyong Pemalang
Unik

Gubernur Luthfi Diam-diam Keruk Muara Asemdoyong Pemalang Karena Ganggu Nelayan

Juni 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gudang Garam Setop Beli Tembakau Temanggung, Bagaimana Nasib Petani?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?