Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Semarang Sentuh Hati Non-Muslim
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Semarang Sentuh Hati Non-Muslim

Muhammadiyah turut membagikan daging kurban kepada warga non-muslim, sebagai perwujudan kasih dan persaudaraan.

R. Izra
Last updated: Juni 8, 2025 2:50 pm
By R. Izra
6 Min Read
Share
Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera kasih milik yayasan Nasrani menyambut gembira pemberian daging kurban dari Masjid At-Taqwa Ngaliyan. Paket kurban diterima langsung Ibu Ipung sebagai pengasuhnya.
Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera kasih milik yayasan Nasrani menyambut gembira pemberian daging kurban dari Masjid At-Taqwa Ngaliyan. Paket kurban diterima langsung Ibu Ipung sebagai pengasuhnya.
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera Kasih tak dapat menyembunyikan kegembiraanya saat panitia kurban Masjid At-Taqwa Ngaliyan, Wates menyambangi kediaman mereka di jalan Robyong, Desa Wonorejo, Kecamatan Mijen. Wajah-wajah sumringah menyambut panitia yang membawakan empat besek ukuran sedang daging sembelihan kurban pihak masjid, Sabtu (7/6/2025).

Ya, di hari raya Iduladha, anak-anak panti asuhan di bawah naungan yayasan Nasrani ini bisa ikut bergembira menikmati daging kurban umat muslim. Pihak Masjid At-Taqwa Ngaliyan mendistribusikan sembelihan kurbannya ke warga dan komunitas sekitar masjid, termasuk panti asuhan Griya Bahtera Sejahtera yang hanya berjarak 500 meter dari masjid.

Ibu Ipung (55), pengelola panti asuhan, merasa senang sekaligus terharu atas kedatangan panitia kurban. “Terima kasih atas pemberian daging kurbannya. Kami senang sekali,” ucap Ipung dengan mata berbinar-binar kepada panitia kurban yang diwakili Sekretaris Takmir Masjid At-Taqwa Ngaliyan Yusuf Isnan, M. Ag (49). dan Humas Agung Setia Bakti, M.Si (47).

Tidak hanya anak-anak panti asuhan, kegembiraan serupa dirasakan pula penghuni asrama putra SMK Bagimu Negeri, yang juga dikelola yayasan Nasrani. Daging kurban tersebut diberikan ke asrama siswa yang sekolahnya tepat berdiri di seberang jalan masjid.

Ada 130 siswa yang penghuni asrama yang Mayoritas berasal dari luar Jawa. Mereka diberi beasiswa penuh Yayasan SMK Bagimu Negeri.

“Kami merasa senang sekali karena mendapat perhatian. Mendapat berbagi kasih. Ini kan simbol perhatian, simbol kasih dari rekan-rekan di masjid. Kami terima, kami senang sekali,” ujar Yosef (24), pengasuh asrama dengan penuh rasa haru.

Lulusan Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang ini mengapresiasi kepedulian masjid terhadap sesama, khususnya kepada tetangga yang berdekatan. Masjid At-Taqwa Ngaliyan mendistrisbusikan daging kurban kepada lingkungan sekitar tanpa pandang bulu, termasuk komunitas non-muslim.

“Program yang keren. Kita pikir sih program seperti ini perlu digalakkan. Terutama untuk sekitar dulu deh, untuk untuk ketangga dulu. Ini program yang bagus perlu dilanjutkan,” puji Yosef.

Sejak masjid resmi beroperasi Mei tahun 2024 lalu, kata Yusuf Isnan, pihaknya menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar tanpa membeda-bedakan, termasuk dengan pihak Yayasan SMK Bagimu Negeri. Sebagai tetangga dekat masjid, kedua pihak berhubungan erat satu sama lain. Pihak sekolah, misalnya acapkali membantu dengan menyediakan lahan parkir di halaman sekolah saat ada kegiatan besar masjid.

“Pemberian daging kurban ini adalah simbol persaudaraan yang sudah terjalin antara masjid dan yayasan. Kami ingin menunjukkan bahwa kebahagiaan di Hari Raya ini bukan hanya milik umat Muslim, tetapi juga untuk seluruh warga sekitar, tanpa memandang agama,” ujar Yusuf.

Pada Iduladha tahun ini, Masjid At-Taqwa Ngaliyan memotong tiga ekor sapi dan tujuh kambing, bagian dari total 178 ekor sapi dan 228 kambing yang berhasil dihimpun oleh Muhammadiyah Semarang melalui Lazismu.

Yusuf menambahkan, “Kami tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga berbagi kasih sayang. Ini adalah wujud dari ajaran Islam yang mengajarkan rahmatan lil ‘alamin, kasih sayang untuk seluruh umat manusia.”

Syiar Islam yang penuh kasih

Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Ngaliyan, Prof. Dr. Ahwan Fanani (46), menegaskan bahwa pemberian daging kurban kepada non-Muslim adalah bagian dari syiar Islam yang penuh kasih sayang.

“Islam mengajarkan kita untuk berbagi dengan siapa saja, tanpa memandang perbedaan agama. Hari Raya Iduladha adalah saat yang tepat untuk menunjukkan bahwa kebahagiaan ini bisa dinikmati oleh semua orang, termasuk mereka yang tidak seagama dengan kita,” katanya dengan penuh semangat.

Sambutan serupa datang dari Ketua Majelis Tarjih Pimpinan Muhammadiyah Daerah (PDM) Kota Semarang, Dr. Sukendar. Dalam kesempatan terpisah, Dr. Sukendar, Ahad (7/6/2025), menyampaikan, bahwa berbagi daging kurban kepada non-Muslim merupakan bagian dari ajaran Islam yang menekankan pentingnya berbagi kebahagiaan kepada seluruh umat manusia.

“Rasulullah SAW juga mencontohkan untuk berbagi dengan tetangga, bahkan yang non-muslim. Dalam hadis, kita diajarkan untuk memberikan masakan kepada tetangga, apapun agamanya,” ujarnya.

Wakil Dekan Fakultas Ushuludin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang ini juga menyebutkan bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk menjadi rahmatan lil ‘alamin, kasih sayang untuk seluruh alam, termasuk kepada mereka yang tidak seagama.

“Kurban adalah momen untuk mempererat persaudaraan, memperlihatkan bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang, dan berbagi dengan sesama, tidak hanya sesama Muslim, tetapi juga kepada non-muslim,” jelasnya dengan penuh semangat.

Kurban sebagai wujud persaudaraan

Iduladha kali ini di Masjid At-Taqwa Ngaliyan bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, ini adalah momen berbagi, mempererat persaudaraan, dan membangun kebersamaan antara umat beragama yang hidup berdampingan.

Bagi penghuni panti asuhan Griya Bahtera Kasih dan asrama SMK Bagimu Negeri, daging kurban yang mereka terima bukan hanya memberikan kebahagiaan duniawi, tetapi juga mengingatkan mereka tentang pentingnya hidup berdampingan dalam kasih sayang.

Yosef, pengasuh asrama, mengungkapkan dengan tulus, “Kami merasa hidup berdampingan dengan teman-teman masjid. Kita saling berbagi kasih, tanpa membedakan apapun.”

Melalui tindakan sederhana ini, Muhammadiyah Semarang mengirimkan pesan kuat bahwa berbagi adalah jalan menuju kedamaian dan persatuan. Di tengah dunia yang penuh dengan perbedaan, Muhammadiyah menunjukkan bahwa kasih sayang, kebersamaan, dan pengorbanan bukanlah milik satu agama atau kelompok saja, tetapi milik seluruh umat manusia. (*)

 

You Might Also Like

The Ultimate Gaming Setup: Essential Gear for Serious Gamers

Hati-Hati FOMO Skincare, Bisa-Bisa Kulit Ikut “Drama”!

10 Ide Outfit Agustusan yang Bikin Penampilan Makin Standout

Akses Udara Dibuka Lagi, Karimunjawa Siap Sambut Lonjakan Wisatawan

Dari Gerobak ke Data Center: Perjalanan Yandi Hermawan, Pemulung yang Menyulap Nasib jadi CEO IT

TAGGED:daging kurban muhammadiyahdaging kurban muhammadiyah non muslimmuhammadiyah bagi daging kurban kepada non muslimnon muslim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Timnas Indonesia akan memainkan babak akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak pada 8 dan 11 Oktober 2025. Menang dalam dua laga tersebut, Indonesia lolos Final Piala Dunia 2026 Patrick Kluivert Bawa 30 Pemain Timnas Indonesia Menuju Jepang untuk Laga Penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026
Next Article STNK Hilang? Ini Panduan Lengkap Mengurusnya Tanpa Ribet, Termasuk Biayanya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Kelelawar Bersarang di Atap Rumah? Waspadai Ancaman Penyakit Menular dari Hewan ke Manusia

Juli 2, 2025
Saksi meringankan yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa Mbak Ita dan Alwin Basri dicecar pertanyaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (16/7/2025). (bae)
Unik

Kesaksian BKD dan Sekretaris Bappeda Semarang Ringankan Mbak Ita Mantan Wali Kota

Juli 16, 2025
Unik

Fakta Kidal Bukan Sekadar Beda, Banyak Kejutan yang Jarang Disadari

Juni 22, 2026
Unik

100 Ucapan HUT RI ke-80, 17 Agustus 2025: Singkat, Bermakna, dan Bikin Semangat!

Agustus 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Semarang Sentuh Hati Non-Muslim
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?