Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polda Jateng Sebut 33 Preman yang Ditangkap Terafiliasi 11 Ormas, Termasuk Pagar Nusa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Polda Jateng Sebut 33 Preman yang Ditangkap Terafiliasi 11 Ormas, Termasuk Pagar Nusa

33 preman yang ditangkap Polda Jateng dalam Operasi Aman Candi 2025 terafiliasi dengan 11 ormas, termasuk Pagar Nusa dan Squad Nusantara.

R. Izra
Last updated: Juni 5, 2025 12:32 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Jajaran Polda Jateng menangkap 916 preman dalam Operasi Aman Candi 2025. Polisi menyebut, 33 preman yang ditangkap terafiliasi dengan 11 ormas.
Jajaran Polda Jateng menangkap 916 preman dalam Operasi Aman Candi 2025. Polisi menyebut, 33 preman yang ditangkap terafiliasi dengan 11 ormas.
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menangkap 916 preman dalam Operasi Aman Candi 2025 yang digelar sejak 12 hingga 31 Mei 2025.

916 preman tersebut ditetapkan sebagai tersangka pada 711 kasus yang masuk dalam laporan polisi.

33 tersangka dari 916 orang yang ditangkap disebut polisi terafiliasi dengan 11 organisasi masyarakat (ormas), termasuk Pagar Nusa (PN) yang selama ini diketahui merupakan pencak silat-nya Nahdlatul Ulama (NU).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio meyebutkan ke-11 ormas yang diduga terafiliasi dengan 33 preman yang ditangkap.

Ke-11 ormas tersebut, yakni Pemuda Pancasila (PP), GRIB Jaya, Genk Los, Sanek, PSHT 16, LSM Harimau, LSM GMBI, Pagar Nusa, PSH Winongo, Squad Nusantara, Genk Santa Cruz Solo.

Kombes Dwi menegaskan, akan menyelidiki lebih lanjut dugaan afiliasi para preman dengan ke-11 ormas tersebut.

“Bila ada bukti para ketua ormas itu memberi perintah atau menerima aliran dana dari aksi premanisme, tentu akan kami tindak,” ucapnya, saat konferensi pers di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Selasa (3/6/2025).

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda Jateng), Brigjen Pol Latif Usman mengatakan, para tersangka yang ditangkap diduga terlibat dalam berbagai tindak kriminal.

Mulai dari aksi premanisme, tawuran, penguasaan lahan secara ilegal, pungutan liar (pungli), hingga kekerasan fisik.

Kata dia, Operasi Aman Candi 2025 menjadi langkah tegas Polda Jateng dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalam menekan praktik-praktik premanisme yang kerap terjadi di wilayah-wilayah rawan.

“Ratusan orang tersebut terlibat kasus berkedok preman atau bergaya preman,” katanya.

Selepas operasi tersebut, menurut Wakapolda tidak serta merta membuat kepolisian menghentikan tindakan premanisme atau kejahatan berkedok preman.

Pihaknya bakal terus melakukan penindakan terutama yang menganggu ketertiban masyarakat.

“Operasi preman tidak berhenti di sini. Pemberantasan premanisme bakal terus kita lakukan bersama tim Satgas yang melibatkan Kodam IV Diponegoro, Kejati dan Pemerintah Provinsi Jateng,” ujarnya.

Di sisi lain, Latif meminta anak buahnya jangan sampai menjadi beking atau pelindung bagi tindakan premanisme.

“Misal ada laporkan nanti kami libas. Tidak ada beking. Masyarakat harus nyaman dan aman,” terangnya.

Kasus terbanyak yang diungkap dalam operasi Aman Candi dilakukan oleh Polrestabes Semarang sebanyak 215 kasus, Grobogan ada sebanyak 50 kasus, Wonosobo ada 46 kasus, Boyolali 35 kasus , Sukoharjo 30 kasus, Kudus 29 kasus, sisanya polres lainnya.

Jenis kejahatan yang dilakukan berupa kasus pemerasan sebanyak 428 kasus.

Kemudian kasus pengancaman, pungli dan penguasaan lahan 17 kasus.

Sisanya terbagi kasus lainnya di antaranya kekerasan antar kelompok yang mencapai ratusan kasus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah Muslichah Setiasih menyebut, sebanyak 11 ormas yang terafiliasi kejahatan yang diungkap Polda Jateng di antaranya pernah melakukan audiensi dengan Kesbangpol.

Mereka melaporkan keberadaannya dan data legalitas sudah kami terima.

Jika ada oknum terlibat kejahatan kami kembalikan ke ketua ormasnya.

“Apabila ormas itu meresahkan dan jumlah (anggota) cukup besar maka kami bisa bekukan,” paparnya. (*)

You Might Also Like

Fakta Tersembunyi di Balik 17 Agustus 1945, dari Malaria Bung Karno hingga Naskah di Tempat Sampah

Kunci Mobil Hilang? Ini Cara Cerdas Mengatasinya Tanpa Panik

Kumandangkan Deradikalisasi, Pemprov Jateng Gandeng 351 Mitra

Dibalik Digitalisasi Pendidikan, Ini Peran Kunci Nadiem Makarim yang Dibidik Kejagung

F-PKS Apresiasi 100 Hari Kinerja Wali Kota Semarang

TAGGED:operasi aman candi 2025ormas terafiliasi premanpolda jatengpreman terafiliasi ormas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Tim Pemeriksa Kasus PPDS Undip dari Inspektorat Kemenkes, Pamor Nainggolan berdiri usai bersaksi di sidang PN Semarang, Rabu (4/6/2025). (bai) Kaprodi PPDS Anestesi Undip Halangi Kemenkes Ungkap Kasus Bullying
Next Article Timnas Garuda Hadapi Tiongkok di GBK, Ini Prediksi Skuad Tempur Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BACA BUKU GRATIS - Dari mahasiswa, ojol, hingga karyawan swasta menjadikan Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan, Semarang, sebagai tongkrongan 'penuh gizi'. Di Taman Baca Gratis, pengunjung bisa menikmati ragam bacaan, mulai dari buku-buku filsata, novel, hingga komik. (dul)
Unik

Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian

Juni 21, 2026
Plesir

Bingung Bukber di Magelang? Tempat Asyik Ini Layak Dicoba

Maret 13, 2026
Unik

Gadget Guide: Your Go-To Resource for the Latest Tech

Februari 16, 2023
JALANI SIDANG: Aipda Robig Zaenudin menjalani sidang lanjutan kasus penembakan siswa SMK di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (29/7). (Foto: bae)
Hukum

Banding Pemecatan Aipda Robig Ditolak, Karier di Polri Tamat

Agustus 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polda Jateng Sebut 33 Preman yang Ditangkap Terafiliasi 11 Ormas, Termasuk Pagar Nusa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?