Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menguak Tabir Korupsi Pembangunan Perumahan Punsae Ungaran, Begini Modusnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Menguak Tabir Korupsi Pembangunan Perumahan Punsae Ungaran, Begini Modusnya

Kejari Semarang mendalami dugaan korupsi kredit macet bank BUMN untuk pembangunan Perumahan Punsae Ungaran.

R. Izra
Last updated: Mei 31, 2025 5:22 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi tindak pidana korupsi.
Ilustrasi tindak pidana korupsi.
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Kejaksaan menerima laporan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kredit bank BUMN Cabang Semarang dalam proyek pembangunan rumah subsidi di Ungaran, Semarang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Semarang, Agus Sunaryo membenarkan adanya laporan kasus tersebut. “Benar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (31/5/2025).

Pihaknya bakal menelaah laporan. Jika terdapat bukti awal yang memadai, tidak menutup kemungkinan Kejari akan mendalami dugaan korupsi bank.

“Kami telaah dulu,” kata Agus.

Laporan tersebut dilayangkan seorang konsumen perumahan subsisi yakni Perumahan Punsae di Ungaran, Kabupaten Semarang.

Kuasa hukum konsumen, Ananta menduga ada permufakatan jahat berkaitan dengan fasilitas kredit yang diberikan bank kepada PT ACK selaku pengembang perumahan.

Dalam proyek pembangunan Perumahan Punsae, bank tersebut telah memberikan fasilitas kredit Rp30 miliar untuk Kredit Pemilikan Lahan (KPL) dan Kredit Konstruksi BTN (KYG).

Saat ini status kredit PT ACK mengalami macet. Sisi lain, pembangunannya berhenti karena sejumlah masalah, seperti dugaan kekeliruan kajian analisis dampak lingkungan.

Patut diduga bank tersebut telah melakukan penyimpangan dalam proses pemberian kredit, melanggar prinsip kehati-hatian bank dalam memberikan fasilitas kredit kepada PT ACK.

Di mana, modusnya dengan menaikkan plafond pinjaman padahal status kredit PT ACK masih dalam keadaan macet dan telah jatuh tempo.

“Kemudian pihak bank kesulitan untuk melakukan eksekusi, serta banyak konsumen yang telah membayar lunas namun tidak mendapatkan haknya,” bebernya.

Laporan dugaan korupsi ini merupakan babak lanjut dari pengusutan masalah pembangunan unit rumah subsidi di Perumahan Punsae Ungaran.

Sebelumnya, pada April 2025, Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia, Maruar Sirait meminta aparat mengusut dugaan penyelewengan rumah subsidi di Perum Punsae.

Pengembang diduga menjual rumah subsidi secara tunai, bukan melalui skema perbankan milik pemerintah sebagaimana seharusnya.

Polda Jateng pun menindaklanjuti, dan telah menetapkan mantan Direktur PT ACK sebagai tersangka. (bay)

You Might Also Like

Putri Wali Kota Prabumulih Pindah Sekolah, Publik Tambah Ngotot Soroti Drama yang Terjadi

Jejak GPS Ungkap Detik Terakhir Pendaki Dimangsa Beruang Secara Tragis

Perluas Fasilitas Pendidikan untuk Santri, Pemprov Siapkan Beasiswa hingga Kemitraan Kampus

Tampil Elegan dengan Selendang Merah, Puan Sambut Ketua Parlemen ASEAN di Sidang Bersama DPR-MPR-DPD 2025

Begini Profil Awaluddin Muri, Pernah Kalah Maju Bupati Bareng Vicky Shu dan Kini Terseret Kasus Korupsi Rp237 Miliar

TAGGED:bank bumnkerjari semarangkorupsi kredit macetkorupsi pembangunan perumahan punsae ungaranperumahan punsae ungaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi rumah sederhana di Indonesia. Wow! Harga Rumah di Indonesia Termahal Nomor 4 Dunia
Next Article Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Buya Yahya dan Pendapat Mazhab

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Fakta Latsarmil KDMP: 5 Peserta Meninggal, 32 Hamil, 1 Bumil Melahirkan saat Pendidikan

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN)
Unik

Butuh Rp 300 Miliar untuk Pemeliharaan, Pembangunan IKN Tahap I Rampung

Juli 7, 2025
Unik

Berani Langgar Parkir di Banyumas? Siap-siap Terima Sanksi Berat Ini

Juni 8, 2025
Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung)
Unik

Polemik Kantor Kejaksaan Dijaga Personel TNI, Apa Sih Maunya Kejagung?

Mei 15, 2025
Unik

Masangin dan Misteri Langkah yang Tak Pernah Lurus di Alkid Yogyakarta

Mei 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menguak Tabir Korupsi Pembangunan Perumahan Punsae Ungaran, Begini Modusnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?