Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa

baniabbasy
Last updated: Juli 10, 2025 2:11 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Polisi memberikan keterangan peristiwa pemusnahan amunisi kadaluarsa Garut yang menwaskan 11 orang
SHARE

NARAKITA, GARUT – Pemusnahan amunisi bahan peledak kedaluwarsa di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Senin (12/5/2025) pagi menjadi tragedi mengerikan.

Ledakan dari pemusnahan amunisi tersebut mengakibatkan 12 orang tewas, teridiri dari dua TNI dan sembilan warga sipil.

“Telah terjadi musibah di lokasi peledakan yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia di tempat pada saat kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai,” tulis laporan Kodim 0611/Garut.

Secara rinci, dua anggota TNI yang tewas bernama Kolonel Cpl Antonius Hermawan, ST., MM dan Mayor Cpl Anda Rohanda.

Sementara sembilan korban tewas lainnya adalah Agus Bin Kasmin, Ipan Bin Obur, Anwar Bin Inon, Iyus Ibing Bin Inon, Iyus Rizal Bin Saepuloh, Toto, Dadang, Rustiawan, dan Endang.

Ledakan ini tepatnya terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut saat proses pemusnahan amunisi tidak layak pakai yang berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 09.30 WIB.

Lokasi tersebut sebenarnya biasa digunakan untuk disposal bahan peledak karena letaknya jauh dari permukiman warga.

Saat proses pemusnahan dimulai, terjadi ledakan awal dari peluru kedaluwarsa yang hendak dimusnahkan. Ledakan ini awalnya dianggap sebagai bagian normal dari proses disposal.

Menurut informasi, tak lama setelahnya, sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mendekat untuk mengumpulkan sisa-sisa material seperti piston bekas dan kuningan dari selongsong peluru, karena dianggap memiliki nilai jual.

Tanpa disadari oleh warga maupun sejumlah personel di lokasi, masih ada bahan peledak yang belum meledak sepenuhnya. Saat warga berada di dekat area ledakan, terjadi ledakan susulan yang jauh lebih mematikan.

Para korban tewas langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. A. “Saat ini para korban sedang dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk,” ujarnya.

Kabar ledakan maut itu dibenarkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan. “Benar kejadian tersebut dan jumlah korban yang disampaikan oleh Pasi Intel,” ujarnya kepada media.

You Might Also Like

Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

Kapolri Kirim Bantuan, Dukuh Situkung Sedikit Lega

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

TAGGED:Ledakan Amunisi Garutledakan amunisi tni di garutPemusnahan Amunisi GarutTNI dan Warga Sipil Tewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tim Bhayangkara Presisi Juara PLN Mobile Proliga 2025 Putra Bhayangkara Presisi Pertahankan Gelar Proliga
Next Article Skincare Pria, Gak Serumit yang Dibayangkan!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Kisah Duka Keluarga Mayor Anda Rohanda, Korban Tragis Ledakan Amunisi Garut

Mei 13, 2025
Daerah

Usai Demo Rusuh, Gubernur Jateng Minta Bupati & Wali Kota Kebut Perbaikan

September 4, 2025
ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)
Daerah

MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan

Januari 29, 2026
Daerah

Agustina Jenguk Korban Rumah Roboh, Janjikan Pendidikan Anak

November 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?