Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sepak Bola Bukan Cuma Laki-laki, 18 Tim Putri SD Buktikan di Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Sepak Bola Bukan Cuma Laki-laki, 18 Tim Putri SD Buktikan di Semarang

Bola ditendang, pertandingan dimulai, dan anak-anak perempuan berlari mengejar mimpi mereka. Junior Putri Cup 2026 di Semarang menjadi bukti bahwa lapangan sepak bola juga punya tempat untuk anak perempuan.

T. Budianto
Last updated: September 13, 2026 3:11 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SEPAK BOLA PUTRI: Aksi para peserta Junior Putri Cup 2026 saat berebut si kulit bundar di Lapangan SDN Sendangmulyo 04, Semarang. Turnamen ini menjadi wadah bagi 18 tim sepak bola putri tingkat SD se-Kota Semarang untuk menunjukkan bakat dan percaya diri di lapangan hijau. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Sebanyak 18 tim sepak bola putri tingkat SD se-Kota Semarang mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka melalui Junior Putri Cup 2026.

Turnamen yang digelar di Lapangan SDN Sendangmulyo 04 , Jumat-Sabtu, 11-12 September 2026 tersebut bukan sekadar mencari pemenang. Ada misi yang lebih panjang, yakni membangun kepercayaan diri dan membuka kesempatan yang sama bagi anak perempuan untuk berkembang melalui olahraga.

Panitia menyebut anak perempuan perlu memiliki ruang untuk berani tampil dan berkompetisi. “Kami ingin anak-anak perempuan memiliki ruang untuk percaya diri, berani tampil dan berkompetisi. Sepak bola bukan hanya milik anak laki-laki. Anak perempuan juga mempunyai kesempatan yang sama untuk bermain, mengembangkan bakat, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan,” kata Ketua KKG Kecamatan Tembalang, Titus.

Baca juga: Empat Pemain Timnas Sepak Bola Putri Disetujui Naturalisasi oleh DPR, Berikut Namanya

Semangat tersebut juga terlihat sejak pembukaan turnamen. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr Muhammad Ahsan, SAg, MKom membuka kompetisi secara simbolis dengan menendang bola ke arah penjaga gawang salah satu tim.

Tendangan itu menjadi tanda dimulainya pertandingan sekaligus bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat olahraga anak. Bagi panitia, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Anak-anak juga perlu belajar bekerja sama, menghargai lawan, berani mengambil keputusan, menerima hasil pertandingan, serta menjaga sportivitas.

Kembangkan Bakat

Kepala SDN Sendangmulyo 04 Semarang Rosamaji, mengingatkan para peserta untuk terus mengembangkan bakat. “Terus kembangkan bakatmu, bahwa belajar tidak hanya di kelas saja,” ujarnya. Lapangan menjadi ruang belajar yang berbeda. Di sana anak-anak belajar disiplin, kerja sama, tanggung jawab, keberanian sekaligus mengelola emosi.

Titus mengatakan pengalaman bertanding juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. “Anak-anak usia ini perlu pembinaan yang lebih dan pengalaman bertanding yang banyak. Jadi acara seperti ini sangat membantu mereka untuk berkembang dan berlatih secara lebih baik,” katanya.

Karena itu, kompetisi usia dini dinilai perlu terus digelar agar anak-anak tidak hanya mendapat latihan, tetapi juga pengalaman menghadapi lawan dan atmosfer pertandingan.

Baca juga: Gebrakan Bupati Temanggung Jaring Atlet Usia Dini: Buka Kelas Khusus Olahraga

Junior Putri Cup 2026 akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Turnamen ini menjadi pesan bahwa ketika ruang dibuka, anak perempuan juga bisa berlari, bertanding, berprestasi, dan punya mimpi besar di lapangan hijau.

Kalau masih ada yang menganggap sepak bola cuma urusan anak laki-laki, mungkin perlu datang ke Sendangmulyo. Di sana, bola sudah punya banyak pemilik baru: anak-anak perempuan yang tidak mau cuma jadi penonton. (tebe)

You Might Also Like

Pengurus Korpri Jateng Dilantik, Sekda Ingatkan Soal Integritas

Baru 6 Hari Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

Kronologi Duit SPPG di Bandung Rp 1 Miliar Raib, MBG Baru Jalan 10 Hari

LPSK Blusukan Cari Fakta Kematian Iko Unnes, Persilakan Publik Sumbang Informasi

Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

TAGGED:headlinepemkot semarangpssi kota semarangsepak bola putri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Waduk Gajah Mungkur Mengering, Muncul Puluhan Makam Kuno
Next Article SD Wonotingal Juara Junior Putri Cup 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Kemenimipas Salurkan Bantuan Air Bersih

LELAYU: Papan bertuliskan berita duka kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita dipajang di depan kediaman almarhumah di Gedawang, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). (bae)

Atlet Silat Porprov Jateng Asal Semarang Meninggal setelah Operasi, Polisi Bakal Periksa Dokter RS Primaya

SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah.

Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026).

DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Psikolog: Bullying Terus Berulang karena Pelaku Tak Mendapat Sanksi Tegas

Oktober 8, 2026
LONGSOR MELUAS - Longsor di tepi jalan turut Kelurahan Kalipacur, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, bikin warga semakin was-was saat melintas, Jumat (22/5/2026). (dul)
Info

Longsor Kalipancur Makin Melebar, Warga Semarang Was-was Jalan Ikut Ambrol

Mei 22, 2026
Ilustrasi masyarakat adat sedang berada di hutan.
Tumbuh

Putusan MK Bikin Lega: Masyarakat Bebas Berkebun di Hutan

Oktober 17, 2025
Iko Juliant Junior, mahasiswa FH Unnes, meninggal dalam kondisi tak wajar.
Daerah

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

September 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sepak Bola Bukan Cuma Laki-laki, 18 Tim Putri SD Buktikan di Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?