Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Guru Jombang Diduga Cabuli Siswi hingga 13 Kali
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Guru Jombang Diduga Cabuli Siswi hingga 13 Kali

Nugroho P.
Last updated: September 11, 2026 3:40 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi korban pencabulan.
SHARE

BACAAJA, JOMBANG — Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang siswi di Jombang, Jawa Timur, menyeret seorang guru berinisial S (50). Pria tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban hingga 13 kali di sejumlah tempat berbeda.

Peristiwa itu disebut berlangsung sejak September 2023, saat korban masih duduk di kelas X SMA. S sebelumnya diketahui pernah menjadi wali kelas korban ketika masih bersekolah di tingkat SMP.

Kuasa hukum korban, Wahju Prijo Djatmiko, mengatakan dugaan perbuatan tersebut tidak terjadi sekali. Beberapa lokasi yang disebut menjadi tempat kejadian antara lain kantor MTs, kawasan di tepi jalur kereta api hingga semak-semak, dengan kejadian terakhir sekitar Agustus 2024.

“Terus kejadian berulang-ulang, ada yang dilakukan bahkan di kantor MTs-nya, ada di tepi jalan kereta api, di semak-semak. Jadi, totalnya 13 kali,” kata Wahju, Selasa (8/9/2026).

Menurut Wahju, kasus ini juga diduga berkaitan dengan relasi kuasa. Saat dugaan kejadian berlangsung, S merupakan seorang pendidik yang memiliki posisi lebih tinggi dibanding korban.

Keluarga korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Jombang pada Selasa (8/9/2026). Korban yang kini berusia 19 tahun disebut baru berani membuka cerita setelah cukup lama menyimpan pengalaman tersebut.

Cerita itu awalnya disampaikan korban kepada orang terdekat. Setelah keluarga mengetahui apa yang dialami korban, mereka kemudian memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Guru Ditangkap di Rumah

Polisi bergerak setelah menerima laporan keluarga korban. S ditangkap di rumahnya pada Rabu (9/9/2026) siang tanpa perlawanan.

Setelah diamankan, S langsung dibawa ke Mapolres Jombang untuk menjalani pemeriksaan. Polisi kemudian menahan guru tersebut pada Rabu malam.

“Kemarin siang ditangkap dan tadi malam kita tahan,” kata Kasi Humas Polres Jombang Iptu Susila, Kamis (10/9/2026).

Dalam pemeriksaan, penyidik menyebut S mengakui perbuatannya. Polisi juga menemukan dugaan bahwa tindakan tersebut dilakukan berulang kali dengan cara membujuk korban.

Susila mengatakan dugaan pencabulan itu berkaitan dengan korban yang masih berusia di bawah umur ketika kejadian berlangsung. Polisi menyebut modus yang digunakan adalah bujuk rayu.

“Pasal pencabulan anak di bawah umur. Motif bujuk rayu dan ada pengakuan juga dari tersangka,” ujar Susila.

Pengakuan S tersebut disebut sejalan dengan hasil penyelidikan awal polisi. Penyidik menduga tindakan asusila terhadap korban memang terjadi sebanyak 13 kali.

Polres Jombang selanjutnya menjerat S menggunakan Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Proses hukum terhadap tersangka masih berlanjut di kepolisian. (*)

You Might Also Like

Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Berubah: dari Voting Muktamirin Menjadi Ditunjuk AHWA

Dewan Pers Dukung Uji Materi UU Pers: Biar Wartawan Gak Lagi Was-Was Saat Liputan

BREAKING NEWS: Kader Gerindra Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Pria Blora dan Jejak Terakhir Percakapan Mozza, Menguak Tabir Misteri Hilangnya Gadis 18 Tahun

Molotov Picu Duel Brutal, Empat Pemuda Diciduk Polisi

TAGGED:gurujombangpencabulansiswi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DONOR DARAH - PLN Icon Plus menggelar donor darah yang diikuti karyawan PLN Group dan masyarakat dengan tema “Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya”. Donor darah digelar di Aula Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Semarang, Rabu (9/9/2026). PLN Icon Plus Tumbuhkan Semangat Kemanusiaan melalui Aksi Donor Darah
Next Article Bukit Teletubies Bromo Dilalap Api, Pemicu Misterius

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Inayah Wahid dan sang ibu Sinta Nuriyah Wahid.
Hukum

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

Maret 5, 2026
Eks-Mendikbudristek Nadiem Makarim dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.
Hukum

Founder Gojek Nadiem Makarim Kaya Raya, tapi Jadi Tersangka Korupsi Laptop Chromebook

September 4, 2025
Hukum

Kasus Ponpes Pati: Baru 1 Korban Lapor, Lainnya Masih Diam atau Dipaksa Diam?

Mei 5, 2026
Hukum

Bawang Ilegal Masuk Oven: 6.171 Karung Dimusnahkan di Semarang

Januari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru Jombang Diduga Cabuli Siswi hingga 13 Kali
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?