Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Info Terkini: Gempa NTT Renggut 47 Nyawa dan 5.000 Orang Mengungsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Info Terkini: Gempa NTT Renggut 47 Nyawa dan 5.000 Orang Mengungsi

Nugroho P.
Last updated: Agustus 16, 2026 1:04 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan berupauya mencari dan mengevakuasi korban gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan berupauya mencari dan mengevakuasi korban gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Gempa dahsyat yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) belum benar-benar usai. Setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026), wilayah terdampak masih diguncang ratusan gempa susulan.

Contents
Ribuan Warga Masih di PengungsianManggarai Catat Korban TerbanyakRumah dan Fasilitas Publik Ikut Porak-PorandaBantuan Mendesak Mulai Diburu

Dampaknya pun cukup berat. Data terbaru BNPB mencatat 47 orang meninggal dunia, lebih dari 100 warga mengalami luka-luka, sementara lebih dari 5.000 orang kini harus bertahan di pengungsian.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan hingga Minggu (16/8/2026), tercatat 341 aktivitas gempa susulan. Ribuan warga memilih meninggalkan rumah karena kondisi bangunan dan situasi di sekitar mereka belum aman.

Ribuan Warga Masih di Pengungsian

Berdasarkan data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, jumlah pengungsi paling banyak berada di Kabupaten Sikka. Totalnya mencapai 3.356 jiwa.

Sebanyak 1.356 warga mengungsi di GOR Samador. Sementara 2.000 orang lainnya mengungsi secara mandiri di 10 titik yang tersebar di wilayah tersebut.

Kabupaten Manggarai juga menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pengungsi cukup besar. Tercatat 2.078 warga harus meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih aman.

Selain itu, sekitar 500 warga dilaporkan mengungsi di Nagekeo. Pengungsi juga tersebar hingga Bima dan Kepulauan Selayar yang berada di provinsi berbeda.

Kondisi di sejumlah lokasi pengungsian kini menjadi perhatian pemerintah. Kebutuhan dasar, makanan, air bersih, obat-obatan hingga tempat tidur darurat terus diupayakan untuk para penyintas.

“Memaksa lebih dari 5.000 jiwa mengungsi. Bencana ini turut menelan 47 korban jiwa dan memicu kerusakan bangunan yang sangat masif,” kata Berton dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Manggarai Catat Korban Terbanyak

Dari 47 korban meninggal dunia, Kabupaten Manggarai mencatat jumlah paling tinggi dengan 23 korban. Disusul Manggarai Timur dengan 17 orang meninggal.

Korban lainnya tersebar di sejumlah wilayah. Rinciannya, empat orang meninggal di Kabupaten Sikka, satu di Manggarai Barat, satu di Ende, dan satu korban di Nagekeo.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat sedikitnya 101 warga mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Tim SAR dan petugas gabungan masih melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak. Proses evakuasi dan pencarian korban juga terus dilakukan di lokasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Rumah dan Fasilitas Publik Ikut Porak-Poranda

Gempa yang berpusat di laut tersebut juga membuat kerusakan bangunan di sejumlah wilayah NTT cukup parah. Data sementara BNPB mencatat 914 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, 126 rumah masuk kategori rusak sedang dan 317 lainnya mengalami rusak ringan. Jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring proses pendataan di lapangan.

Kerusakan juga menghantam fasilitas publik yang menjadi penunjang aktivitas warga. BNPB mencatat 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintah mengalami kerusakan.

Bantuan Mendesak Mulai Diburu

Situasi di pengungsian membuat kebutuhan logistik menjadi salah satu fokus utama penanganan darurat. Warga membutuhkan tempat berlindung, makanan, air bersih, obat-obatan hingga perlengkapan tidur.

Di Kabupaten Manggarai saja, kebutuhan yang mendesak antara lain puluhan tenda darurat, 30 ton beras, obat-obatan, 1.000 selimut, 1.000 velbed, dan 1.000 lembar tikar.

Pasokan air bersih melalui tandon serta genset juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga di lokasi pengungsian.

Pemerintah bersama tim gabungan masih terus memperbarui data korban, kerusakan, dan kebutuhan warga. Penanganan darurat dilakukan sambil memantau aktivitas gempa susulan yang masih terjadi. (*)

You Might Also Like

WNI Jadi Tentara Bayaran Israel Bikin Heboh Netizen, Kemenlu: Kami Belum Mengetahui

Lintasan Baru KEK Batang Bikin Pereli Ketagihan

Bisnis Haram dari Balik Jeruji: Kurirnya Justru Keluarga Sendiri

DPRD Minta Plaza Simpang Lima Dihidupkan Lagi

Molotov Terbang di Depan Mapolda Jateng, Demo Ojol & Mahasiswa Berubah Chaos

TAGGED:gempa nttinfo terkinikorban gempa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 61 Mahasiswa UMY Selamat dari Gempa NTT
Next Article Sulteng Ikut Diguncang Gempa M 5,9

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN AUTOGATE: Penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan autogate saat melewati pemeriksaan imigrasi, Rabu (30/9/2026). (bae)

Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ahmad Yani Lebih Praktis, Sekarang Pakai Autogate

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

Giant Sea Wall Dikhawatirkan Ganggu Nelayan

KORBAN KERACUNAN MBG - Polisi menjenguk korban keracunan MBG di Batang yang dirawat pada sebuah fasilitas kesehatan (faskes) setempat.

Korban Dugaan Keracunan MBG di Jateng Tembus 13 Ribu Orang

TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. KUNJUNGAN INDUSTRI - Siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Muhammadiyah Imogiri kunjungi PLN Icon Plus di Semarang, untuk mengenal lebih jauh industri teknologi digital.

PLN Icon Plus Perkuat Pembelajaran Siswa TJKT Muhammadiyah Imogiri melalui Pengalaman Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
Pendidikan

Kasus Bullying di Grobogan, Mendikdasmen Soroti Minimnya Pengawasan Guru

Oktober 16, 2025
Olahraga

900 Pelari, Rp 4,5 Miliar Ikut ‘Lari’ ke Desa

September 27, 2026
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Info

Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga

Juli 20, 2026
Ekonomi

Inggris Datang, Jateng Pamer Inovasi Hijau dan Potensi Wisata

Oktober 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Info Terkini: Gempa NTT Renggut 47 Nyawa dan 5.000 Orang Mengungsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?