BACAAJA, SEMARANG – Menangis memang jadi cara alami tubuh melepas emosi, baik karena sedih, kecewa, maupun terharu. Namun setelah air mata berhenti, mata sering kali terlihat bengkak, merah, dan wajah pun tampak lebih lelah.
Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi. Saat menangis, produksi air mata meningkat sehingga cairan menumpuk di jaringan sekitar mata dan memicu pembengkakan sementara.
Selain itu, pembuluh darah di sekitar mata ikut melebar selama menangis. Jika ditambah kebiasaan mengucek mata terlalu keras, bengkaknya bisa bertahan lebih lama.
Kabar baiknya, mata sembap bisa mereda dengan beberapa langkah sederhana yang mudah dilakukan di rumah. Perawatan ini juga membantu mata terasa lebih nyaman sebelum kembali beraktivitas.
Salah satu cara paling ampuh adalah mengompres mata menggunakan air dingin. Suhu dingin membantu mengecilkan pembuluh darah sekaligus mengurangi penumpukan cairan di area kelopak mata.
Cukup rendam kain bersih ke dalam air dingin, lalu tempelkan perlahan pada mata selama sekitar 10 hingga 15 menit. Bisa juga memakai eye mask atau sendok yang sudah didinginkan di dalam kulkas.
Selain meredakan bengkak, sensasi dingin juga membuat mata terasa lebih rileks. Pastikan kompres dilakukan dengan lembut agar kulit di sekitar mata tidak mengalami iritasi.
Alternatif lainnya adalah memanfaatkan kantung teh yang sudah didinginkan. Teh hijau maupun teh hitam mengandung kafein dan antioksidan yang dipercaya membantu mengurangi mata sembap.
Setelah diseduh, simpan kantung teh di lemari pendingin beberapa menit. Tempelkan pada kedua mata selama sekitar 10 hingga 15 menit agar efek segarnya lebih terasa.
Menangis dalam waktu lama juga dapat membuat tubuh kehilangan cairan. Karena itu, jangan lupa minum air putih yang cukup setelah menangis agar tubuh kembali terhidrasi.
Saat kebutuhan cairan terpenuhi, tubuh lebih mudah menyeimbangkan kadar air sehingga pembengkakan di sekitar mata perlahan berkurang. Sebaiknya batasi juga makanan tinggi garam yang dapat memicu penumpukan cairan.
Cara berikutnya adalah memijat area sekitar mata dengan sangat lembut. Pijatan ringan membantu melancarkan aliran cairan yang sempat menumpuk setelah menangis.
Gunakan jari manis karena tekanannya lebih ringan dibanding jari lainnya. Lakukan gerakan memutar secara perlahan di bawah mata tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Kalau ingin lebih nyaman, tambahkan eye cream yang mengandung aloe vera, hyaluronic acid, atau kafein. Kandungan tersebut dapat memberikan sensasi sejuk sekaligus membantu menyegarkan area mata.
Yang perlu dihindari adalah menggosok mata terlalu keras. Kebiasaan ini justru membuat pembuluh darah semakin meradang sehingga bengkak lebih sulit hilang.
Istirahat yang cukup juga berperan besar mempercepat pemulihan. Saat tidur, tubuh memperbaiki jaringan sehingga mata yang merah dan sembap biasanya akan membaik keesokan harinya.
Supaya hasilnya lebih maksimal, gunakan bantal tambahan agar posisi kepala sedikit lebih tinggi saat tidur. Cara ini membantu mengurangi penumpukan cairan di area wajah dan kelopak mata.
Meski mata bengkak setelah menangis tergolong normal, kondisi ini biasanya hanya berlangsung sementara. Dengan kompres dingin, menjaga tubuh tetap terhidrasi, pijatan lembut, serta tidur yang cukup, mata bisa kembali segar dan nyaman dalam waktu lebih singkat. (*)

